SELOKA KOTAWARINGIN BARAT: NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DAN PEMANFAATANNYA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMA
Abstract
Integrasi kearifan lokal dalam pembelajaran belum maksimal. Padahal penerapan kearifan lokal memberi banyak manfaat bagi siswa, di antaranya adalah manfaat pada penanaman karakter positif dan pelestarian budaya lokal pada generasi muda. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan nilai pendidikan karakter pada pantun seloka Kotawaringin Barat serta pemanfaatan hasil kajiannya dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA. Penelitian dilakukan di MAN 1 Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan analisis isi (content analysis). Sumber data penelitian ini berupa karya-karya pantun seloka Kotawaringin Barat dan informan. Pengumpulan data dilakukan dengan analisis dokumen dan wawancara terstrukur. Untuk menjamin validitas data digunakan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menemukan 77 data dari 19 karya pantun seloka di Kotawaringin Barat. Ada 22 data yang merepresentasikan nilai beriman, bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa dan berakhlak mulia, 12 data nilai berkebhinekaan global, 10 data nilai bergotong-royong, 14 data nilai mandiri, 16 data nilai bernalar kritis, dan 3 nilai kreatif. Dari hasil wawancara dengan guru dan siswa MAN 1 Kotawaringin Barat, pantun seloka dan hasil kajian nilai pendidikan karakternya dapat dimanfaatkan sebagai bahan ajar Bahasa Indonesia kelas X pada materi puisi. Pantun seloka belum pernah dijadikan sebagai bahan ajar dalam pembelajaran Bahasa Indonesia sehingga hasil kajian ini dapat menjadi alternatif baru dalam dunia pembelajaran, khususnya pada daerah Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah.
Keywords
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.


