The Legal Validity of Information Technology Utilization by Judges in Supervising the Execution of Criminal Sentences
Abstract
The oversight and monitoring of the implementation of criminal sentences represent a vital yet inadequately developed aspect of Indonesia’s criminal justice system, especially in achieving sentencing goals such as rehabilitation, deterrence, and social reintegration. This article is urgent because criminal penalties are getting more complicated, judges have too much work to do, and information and communication technology (ICT) is moving too quickly for the Criminal Procedure Code (KUHAP) to keep up. The study aims to examine the legal obstacles encountered by courts in the oversight of criminal offenders via ICT and to develop a suitable legislative framework that confers binding legal authority to such technology. Utilizing a normative juridical methodology encompassing statutory, conceptual, philosophical, and comparative frameworks, this study examines Indonesian criminal procedural law in conjunction with comparative practices from several jurisdictions. The findings indicate substantial normative deficiencies in KUHAP regarding the utilization of ICT for judicial oversight and monitoring, leading to the constrained efficacy of post-sentencing supervision. The study suggests the explicit integration of ICT-based supervision standards into KUHAP to enhance judicial oversight of sentence implementation. The study enhances the evolution of criminal law by promoting discourse on criminal law policy, especially in reconciling procedural law reform with technological advancements and the changing aims of punishment.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Abd. Choliq. (2020, October 20). Peran Pengawasan Dalam Meningkatkan Kedisiplinan Kerja Pegawai. Djkn Kemenkeu. https://www.djkn.kemenkeu.go.id/kpknl-palu/baca-artikel/13454/Peran-Pengawasan-Dalam-Meningkatkan-Kedisiplinan-Kerja-Pegawai.html?
Alhumami, K. (2018). Peranan Hakim Pengawas Dan Pengamat Untuk Mencegah Terjadinya Penyimpangan Pada Pelaksanaan Putusan Pengadilan / the Role of Supervisory Judge To Prevent the Discretion in Court Decision Implementation. Jurnal Hukum Dan Peradilan, 7(1), 45. https://doi.org/10.25216/jhp.7.1.2018.45-66
Amiruddin. (2017). Fungsi Pengawasan Dalam Meningkatkan Kinerja Pegawai Pada Badan Pengelola Keuangan Dan Aset Daerah Kabupaten Biak Numfor. Gema Kampus IISIP YAPIS Biak, 12(1), 45–53. https://doi.org/10.52049/gemakampus.v12i1.56
Arief, B. N. (2018). Masalah Penegakan Hukum dan Kebijakan Hukum Pidana Dalam Penanggulangan Kejahatan. Kencana Prenada Media.
Awaluddin Habibi Siregar, Deby Rinaldi, F. L. (2024).Pengertian Kebijakan Hukum Pidana Alasan dan Pola Kebijakan Hukum Pidana.Yustisi Jurnal Hukum & Hukum Islam, 11(3), 225–234. https://doi.org/https://doi.org/10.32832/yustisi.v11i3.17890
Bambang Poernomo. (1985). Asas-Asas Hukum Pidana. Ghalia Indonesia.
Daems, T., & Vander Beken, T. (2018). Privatising punishment in Europe? In Privatising Punishment in Europe? Routledge. https://doi.org/10.4324/9781315269726
Dünkel, F., Thiele, C., & Treig, J. (2017). “You’ll never stand-alone”: Electronic monitoring in Germany. European Journal of Probation, 9(1), 28–45. https://doi.org/10.1177/2066220317697657
E. Utrecht. (1958). Rangkaian Sari Kuliah Hukum Pidana I. Universitas Padjajaran.
Eddy O.S. Hiariej. (2016). Prinsip-Prinsip Hukum Pidana. Cahaya Atma Pustaka.
Firman Yudhanegara, Qadriani Arifuddin, Mohammad Hidayat Muhtar, Mas Ahmad Amalia, Loso Judijanto, M. A. H. (2024). Pengantar Filsafat Hukum (Sebuah Ontologi, Epistimologi, dan Aksiologi Ilmu Hukum) (M. H. Moh. Mujibur Rohman, S.H. (ed.). Sonpedia Publishing Indonesia.
Ibrahim, J. (2007). Teori dan Metodologi Penelitian hukum normatif (2nd ed.). Bayumedia Publishing.
Ikawati, L., Sulaiman, S., & Huseini, M. F. (2024). Masa Depan Penegakan Hukum Indonesia : Sistem Peradilan Pidana Berbasis Kecerdasan Buatan ( AI ). Prosiding Seminar Nasional Ilmu Hukum, 1(2). https://prosiding.appihi.or.id/index.php/PROSEMNASHUK/article/view/19/19
Iswariyani, N. M. G., Sujana, I. N., & Sudibya, D. G. (2021). Pelaksanaan Pengawasan dan Pengamatan oleh Hakim Pengawas dan Pengamat Dalam Pembinaan Narapidana di Pengadilan Negeri Denpasar. Jurnal Analogi Hukum, 3(1), 68–73. https://doi.org/10.22225/ah.3.1.2021.68-73
Jusafri, Nur Hidayani Ali muddin, dan A. C. (2024). Disrupsi Teknologi Digital dalam Pelaksanaan Sistem Peradilan Pidana dan Pemenuhan Keadilan di Indonesia Disruption of Digital Technology in the Implementation of the Criminal Justice System and Fulfillment of Justice in Indonesia. Jurnal Kolaboratif Sains, 7(9), 3551–3560. https://doi.org/10.56338/jks.v7i9.6212
loan Durnescu, James M. Byrne, Benjamin J. Mackey, and F. S. T. (2019). The Routledge Handbook on Global Community Corrections (Vol. 11, Issue 1). Routled. http://scioteca.caf.com/bitstream/handle/123456789/1091/RED2017-Eng-8ene.pdf?
Lubis, F., & Hidayat, N. (2021). Penerapan Pembuktian Terbalik dalam Undang-undang Tindak Pidana Pencucian Uang di Kota Medan. Jurnal Mercatoria, 14(2), 34–39. https://doi.org/10.31289/mercatoria.v14i2.5554
M. Abas, Mia Amalia, Ridwan Malik, Abdul Aziz, S. S. (2023). Sosiologi Hukum: Pengantar Teori-Teori Hukum dalam Ruang Sosial. (M. H. Moh. Mujibur Roham, S.H. (ed.)). PT. Sonpedia Publishing Indonesia.
M. Sholehuddin. (2007). Sistem Sanksi Dalam Hukum Pidana: Ide Dasar Double Track System Dan Implementasinya. RajaGrafindo Persada.
Mike Nellis, K. B. and K. (2013). Electronically Monitored Punishment International and Critical Perspectives. Routledge.
Muladi. (1995). Kapita Selekta Hukum Pidana.
Murni, W., & Sulchan, A. (2021). Peran Hakim Pengawas Dan Pengamat ( KIMWASMAT ) Terhadap Pelaksanaan Putusan-Putusan Pengadilan Dalam Sistem Peradilan Pidana. Prosiding, 197.
Nellis, M. (2014). Understanding the electronic monitoring of offenders in Europe: expansion, regulation and prospects. Crime, Law and Social Change, 62(4), 489–510. https://doi.org/10.1007/s10611-014-9540-8
Ohoitimur, J. (2018). Disrupsi: Tantangan bagi Perkembangan Ilmu Pengetahuandan Peluang bagi Lembaga Pendidikan Tinggi. Respons: Jurnal Etika Sosial, 23(2), 143–166.
Pemerintah Indonesia. (1986). Undang-Undang Republik Indonesia Tentang Peradilan Umum (UU No. 2 Tahun 1986). https://peraturan.bpk.go.id/Details/46874/uu-no-2-tahun-1986
Pemerintah Indonesia. (2008). Undang-Undang Republik Indonesia Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU Nomor 11 Tahun 2008) (Issue September, pp. 1–2). https://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/37589/uu-no-11-tahun-2008
Pemerintah Republik Indonesia. (1981). Undang-Undang Republik Indonesia Tentang Hukum Acara Pidana (UU Nomor 8 Tahun 1981) (Vol. 3, Issue September, pp. 675–687).
Peraturan Pemerintah RI. (2020). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Tentang Tata Cara Pelaksanaan Tindakan Kebiri Kimia, Pemasangan Alat Pendekteksi Elektronik, Rehabilitasi, dan Pengumuman Identitas Pelaku Kekerasan Seksual Terhadap Anak (PP Nomor 70 Tahun 2020) (Issue 031530, pp. 1–23).
Permono, B. E. (2021, November 22). Pengawasan pada Program Pembinaan Narapidana. Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.
Pribadi, I. (2018). Legalitas Alat Bukti Elektronik Dalam Sistem Peradilan Pidana. Jurnal Lex Renaissance, 3(1), 109–124. https://doi.org/10.20885/jlr.vol3.iss1.art4
Republik Indonesia. (2023). Undang-undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 Tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. In Direktorat Utama Pembinaan dan Pengembangan Hukum Pemeriksaan Keuangan Negara Badan Pemeriksa Keuangan (Issue 16100, pp. 1–345).
Rivanie, S. S., Muchtar, S., Muin, A. M., Prasetya, A. M. D., & Rizky, A. (2022). Perkembangan Teori-teori Tujuan Pemidanaan. Halu Oleo Law Review, 6(2), 176–188. https://doi.org/10.33561/holrev.v6i2.4
Sholehuddin, M. (2003). Sistem Sanksi dalam Hukum Pidana. Raja Grafindo Persada.
Sobandi. (2023, September 25).Paradigma Disrupsi Dalam Dunia Peradilan Indonesia. Mahkamah Agung Republik Indonesia. https://www.mahkamahagung.go.id/id/artikel/5922/paradigma-disrupsi-dalam-dunia-peradilan-indonesia
Sohilait, R., Hehanussa, D. J. A., & Titahelu, J. A. S. (2023). Implementasi Tugas Hakim Pengawas Dan Pengamat Terhadap Pelaksanaan Putusan Pengadilan Pada Lembaga Pemasyarakatan Di Indonesia. LUTUR Law Journal, 4(1), 27–52. https://doi.org/10.30598/lutur.v4i1.10498
Tampang, B. L. (2012). Peran Teknologi Informasi Dalam Pengembangan Vokasi Pendidikan Tinggi. Aptekindo, 2010, 415–422.
Widiarty, W. S. (2024). Buku Ajar Metode Penelitian Hukum. Publika Global Media.
Yulianti, W. D. (2020). Upaya Menanggulangi Over Kapasitas Pada Lembaga Pemasyarakatan di Indonesia. Al-Qisthu: Jurnal Kajian Ilmu-Ilmu Hukum, 18(2), 61–66. https://doi.org/10.32694/010980
Refbacks
- There are currently no refbacks.

.png)


_b.png)




10.png)


