PENGEMBANGAN INTAKE MANIFOLD DENGAN BAHAN DASAR KOMPOSIT (SERAT NANAS)

Bayu Gilang Purnomo, Andri Setiyawan, Farthur Ahkyat

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Intake Manifold dengan bahan dasar komposit serat nanas. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Sampel dalam penelitian ini adalah sepeda motor Honda Supra X 125 tahun 2007. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik sampel bertujuan/ purposive sample. Pengukuran konsumsi bahan bakar pada penelitian ini menggunakan gelas ukur dan dilaksanakan pada kondisi statis. Pengujian dilakukan dengan cara mengukur waktu yang diperlukan mesin untuk menghabiskan bahan bakar dalam volume tertentu pada putaran mesin rendah menengah dan tinggi. Pengukuran emisi gas buang karbon monoksida (CO) dan hidrokarbon (HC) dalam penelitian ini menggunakan gas analyzer tipe 898 OTC STARGAS Global Diagnostic dan dilaksanakan berdasarkan pada SNI 09-7118.3-2005 tentang cara uji kendaraan bermotor kategori L pada kondisi idle. Pengujian torsi dan daya menggunakan Sportdyno V 3.3 pada putaran 4500 rpm hingga putaran 9500 rpm. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada penggunaan intake manifold komposit serat nanas rata-rata konsumsi bahan bakar mengalami penurun sebesar 20.7%, emisi gas buang CO mengalami penurun sebesar 38.7%, emisi gas buang HC mengalami penurun sebesar 3.1%, torsi maksimal mengalami peningkatan sebesar 3,5%, dan daya maksimal mengalami peningkatan sebesar 2%.

 

Kata kunci: seminar, rekayasa, teknologi, intake manifold, komposit serat nanas

Full Text:

PDF

References

Arends, BPM & Berenschot, H. (1980). Motor Bensin. Sukrisno, Umar. Jakarta: Erlangga

Badan Pusat Statistika. (2012). Jumlah Pesawat dan Kendaraan Bermotor Menurut Jenisnya, 1949 - 2012. Diperoleh 03 Maret 2014, dari http://www.bps.go.id/tab_sub/view.php?kat=2&tabel=1&daftar=1&id_subyek=17&notab=25

Badan Standardisasi Nasional. (2005). Emisi Gas Buang – Sumber Bergerak – Bagian 3: Cara Uji Kendaran Bermotor Kategori L pada Kondisi Idle. Jakarta: Dewan Standardisasi Nasional.

Brouwer, W.D. (2000). Natural Fibre Composites in Structural Components, Alternative for Sisal, on the Occasion of the Joint FAO/CFC Seminar. Rome: Food and Agriculture Organization of the United Nations (FAO).

Diharjo, K. dkk. (2012). Sifat Tahan Api dan Kekuatan Bending Komposit Geopolimer: Analisis Pemilihan Jenis Partikel Geomaterial. Surakarta: Universitas Sebelas Maret.

Eriningsih, Rifaida dkk. (2011). Komposit Sunvisor Tahan Api dari Bahan Baku Serat Nanas.

Fardiaz, S. (1992). Polusi Air dan Udara. Yogyakarta: Kanisius.

Food and Agriculture Organization (FAO). (2011). Action to Unlock Commercial Fibre Potential Multi-Stakeholder Consultation Held in Conjunction with the Intergovernmental Group on Hard Fibers and the Intergovernmental Group on Jute Kenaf and Allied Fibers. Salvador: FAO.

Gay, D., Hoa, S. V., & Tsai, S. W. (2003). Composite Materials. New York: CRC Press.

Handoyo, E. A., & Febriarto, T. (2004). Pengaruh Penghalusan Intake Manifold terhadap Performansi Motor Bakar Bensin. Surabaya: Universitas Kristen Petra.

Jones, R.M. (1975). Mechanics of Composite Materials. Washington, DC: Taylor & Francis.

Karnani, R., Krishnan, M., & Narayan, R. (1997). Biofiber-Reinforces Polypropylene Composites. Polymer Engineering and Science, 37 (2), 476-483.

Kaw, A.K. (1997). Mechanics of Composite Materials. Florida: C R C Press LLC.

Kementerian Negara Lingkungan Hidup. (2006). Ambang Batas Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor Lama. Jakarta: Kementerian Negara Lingkungan Hidup.

Madhukiran J., Rao S., & Madhusudan S. (2013). Fabrication and Testing of Natural Fiber Reinforced Hybrid Composites Banana/ Pineapple. International Journal of Modern Engineering Research (IJMER), 3 (4), 2239-2243.

Mueller, D.H., & Krobjilowski, A. (2003). New Discovery in the Properties of Composites Reinforced with Natural Fiber. Journal of Industrial Textiles, 33 (2), 111-130.

Rohman, N. (2008). Pengaruh Modifikasi Intake Manifold terhadap Unjuk Kerja Mesin pada Motor Honda GL Pro. Malang: Universitas Muhammadiyah Malang.

Santoso, Tomi Rachmad. (2007). Pengaruh Penghalusan Dinding Dalam Intake Manifold dan Variasi Putaran Motor Terhadap Konsumsi Bahan Bakar dan Emisi Gas Buang pada Honda Supra Fit. Malang. Universitas Negri Malang.

Surdia,T., & Saito, S. (1999). Pengetahuan Bahan Teknik. Jakarta: Pradnya Paramita. Wahyudi, Agung. (2011). Efek Porting Polish Motor. Diperoleh 17 Juni 2014, dari https://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20110726040411AA4WSbu

Refbacks

  • There are currently no refbacks.