PENGARUH PROBLEM-BASED LEARNING MELALUI MEDIA BUSY BOOK TERHADAP KEMAMPUAN MEMECAHKAN MASALAH

Febry Ratna Sari Munawaroh, Anayanti Rahmawati

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan kognitif anak usia dini yang perlu distimulasi melalui pengalaman belajar yang kontekstual dan menarik. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan menerapkan model pembelajaran Problem-based learning (PBL) berbantuan media Busy book, yang mampu mengajak anak aktif mengeksplorasi dan menemukan solusi dari permasalahan yang dihadirkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan Problem-based learning melalui media Busy book terhadap kemampuan pemecahan masalah anak usia 5–6 tahun. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen One Group Pretest-Posttest pada 16 anak usia dini. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes, yaitu pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan kemampuan anak. Data dianalisis menggunakan uji prasyarat analisis (uji normalitas) dan uji hipotesis untuk mengetahui signifikansi peningkatan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan rata-rata skor dari 5,56 pada pre-test menjadi 9,19 pada post-test. Temuan ini membuktikan bahwa penerapan Problem-based learning berbantuan Busy book efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah anak, serta menumbuhkan sikap mandiri dan kolaboratif dalam proses belajar.

Keywords

problem based learning; busy book; pemecahan masalah anak usia dini; keterampilan kognitif

Full Text:

PDF

References

Alucyana, A., & Raihana, R. (2023). Pembelajaran saintifik dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan memecahkan masalah pada anak. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 829–841. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i1.4096.

Aprita, N., & Kurniah, N. (2021). Pengembangan media busy book untuk meningkatkan kemampuan membaca awal dan perkembangan kognitif anak usia dini (studi pada anak kelompok A PAUD Kota Bengkulu). Diadik: Jurnal Ilmiah Teknologi Pendidikan, 50–63.

Bruner, J. S. (1961). The act of discovery. Dalam W. D. Romey (Ed.), Inquiry techniques for teaching science (pp. 83–94). Prentice Hall.

Dewi, A. C., Hapidin, H., & Akbar, Z. (2019). Pengaruh model pembelajaran dan kemampuan berpikir kritis terhadap pemahaman sains fisik. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(1), 18–25. https://doi.org/10.31004/obsesi.v3i1.136.

Han, S., Capraro, R., & Capraro, M. M. (2015). How science, technology, engineering, and mathematics (STEM) project-based learning (PBL) affects high, middle, and low achievers differently: The impact of student factors on achievement. International Journal of Science and Mathematics Education, 13(5), 1089–1113. https://doi.org/10.1007/s10763-014-9526-0.

Jean, P. (1977). The Development of Thought: Equilibration of Cognitive Structures. Basil Blackwell..

Sanusi, A., Muqowwim, & Munastiwi, E. (2020). Studi kasus lingkungan keluarga di Desa Pejanggik: Pembiasaan pemecahan masalah bagi anak usia dini. Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 4(1), 201–215.

Lestari, L. D. (n.d.). Pentingnya mendidik problem solving pada anak melalui bermain. Jurnal Pendidikan Anak, 9(2).

Magnusson, B. (2023). Inquiry-based and problem-based approaches in preschool: Effects on children’s cognitive engagement. Early Childhood Education Research Journal.

Ningtyas, D. P., Setyosari, P., Kuswandi, D., & Ulfa, S. (2024). Enhancing early childhood problem-solving abilities through game-based learning and computational thinking: The impact of cognitive styles. Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini, 9(3), 409–419. https://doi.org/10.14421/jga.2024.93-04.

Polya, G. (1973). How to solve it: A new aspect of mathematical method (2nd ed.). Princeton University Press.

Putri, A., & Huda, N. (2022). Analisis kemampuan pemecahan masalah barisan dan deret berdasarkan asimilasi dan akomodasi pada gaya kognitif reflektif dan impulsif. Jurnal Pendidikan Matematika, 6(2), 1210–1221.

Raihana. (2018). Urgensi sekolah PAUD untuk tumbuh kembang anak usia dini. Generasi Emas: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini.

Schunk, D. H. (1991). Self-efficacy and academic motivation. Educational Psychologist, 26(3–4), 207–231.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Alfabeta.

Sundayana, R. (2020). Statistik Penelitian Pendidikan (2nd ed.). Alfabeta.

Suwatra, W., Magta, M., Labore, C., & Christiani, A. (2019). Pengaruh media busy book terhadap kemampuan problem solving anak kelompok A taman kanak-kanak. Jurnal Mimbar Ilmu, 24(2).

Syaodih, E., Setiasih, O., Romadona, N. F., & Handayani, H. (n.d.). Pengembangan kemampuan pemecahan masalah anak usia dini dalam pembelajaran proyek di taman kanak-kanak. Jurnal Pendidikan Usia Dini, 12(1). https://doi.org/10.21009/JPUD.121.

Tyas, R. (2017). Kesulitan penerapan problem-based learning dalam pembelajaran matematika. Jurnal Tecnosienza, 2(1), 43–52. https://ejournal.kahuripan.ac.id/index.php/TECNOSCIENZA/article/view/26.

Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes (M. Cole, V. John-Steiner, S. Scribner, & E. Souberman, Eds.). Harvard University Press. https://doi.org/10.2307/j.ctvjf9vz4.

Zimmerman, B. J. (2002). Becoming a self-regulated learner: An overview. Theory into Practice, 41(2), 64–70. https://doi.org/10.1207/s15430421tip4102_2.

Zuriati, E., & Astimar, N. (n.d.). Peningkatan hasil belajar pada pembelajaran tematik terpadu menggunakan model problem-based learning di kelas IV SD (studi literatur). Jurnal Pendidikan Dasar, 8(2).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.