HUBUNGAN SECURE ATTACHMENT NENEK TERHADAP KEDISIPLINAN ANAK USIA DINI

Sekar Kurnia Wulan Sari, Warananingtyas Palupi

Abstract

Kedisiplinan adalah kondisi yang terbentuk dari serangkaian perilaku yang mencerminkan nilai-nilai seperti ketaatan, kepatuhan, kesetiaan, keteraturan, dan ketertiban. Kedisiplinan tidak hanya dapat diukur dari kepatuhan terhadap peraturan dan sanksi, tetapi juga mencakup perkembangan kesadaran diri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara secure attachment nenek dan kedisiplinan anak berusia 5-6 tahun. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif, data dikumpulkan melalui kuesioner yang menggunakan skala Likert. Penelitian ini melibatkan 40 nenek berusia 45-70 tahun yang memiliki cucu berusia 5-6 tahun di lima Taman Kanak-kanak di Kecamatan Serengan, Kota Surakarta. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan signifikan antara secure attachment nenek dan kedisiplinan anak (r = 0,406, p < 0,009), yang menunjukkan semakin tinggi tingkat secure attachment nenek, semakin tinggi pula kedisiplinan anak. Temuan ini mengindikasikan penerapan secure attachment yang konsisten dapat berkontribusi pada peningkatan kedisiplinan anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini memberikan wawasan penting bagi orang tua, figur pendamping, dan pendidik mengenai peran secure attachment dalam memengaruhi kedisiplinan anak, serta menekankan pentingnya kerjasama antara berbagai figur dalam pola pengasuhan yang konsisten.

Keywords

secure attachment; kedisiplinan; nenek; anak usia dini

Full Text:

PDF

References

Annisa, B. S. (2024). Hubungan pola asuh orang tua dengan kepercayaan diri anak usia dini. Jurnal Family Education, 4(2), 544–556. https://jurnal.unej.ac.id/index.php/JLC/article/download/34391/11885.

Aristi, A. F., Rizqi, C. R., Puspita, I. A., Arianto, H., Olivia, F., Lelono, G., Daryono, G., & Slamet, R. S. (2024). Nilai dan norma sebagai dasar membangun karakter. Jurnal Abdimas, 10(1), 75–85.

Rachmayani, A. N. (2015). Kelekatan aman orangtua-anak dan kaitannya dengan kedisiplinan siswa. Suloh: Jurnal Bimbingan Konseling Universitas Syiah Kuala, 7, 33–39.

Astriningsih, S., & Saptandari, E. W. (2021). Kontrol diri anak dalam mengakses YouTube. Intuisi: Jurnal Psikologi Ilmiah, 12(3), 326–339. https://doi.org/10.15294/intuisi.v12i3.24846.

Cenceng. (2015). Perilaku kelekatan pada anak usia dini (perspektif John Bowlby). Lentera, 19(2).

Aulina, C. N. (2013). Penanaman disiplin pada anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 2(1), 36–49.

Dhiu, K. D., & Fono, Y. M. (2022). Kedisiplinan anak usia 4–6 tahun. Jurnal Pendidikan Tambusai, 6(2), 711–714.

Direktorat Bina Keluarga dan Anak Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional. (2018). Pengasuhan kakek nenek (pp. 1–72).

Ernawati, I. (2019). Pengaruh layanan informasi dan bimbingan pribadi terhadap kedisiplinan siswa kelas XII MA Cokroaminoto Wanadadi Banjarnegara tahun ajaran 2014/2015. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 1(1), 1–13. https://doi.org/10.31316/g.couns.v1i1.40.

Sudarnoto, L. F. N. (2011). Hubungan Antara Dua Variabel dengan Statistik Parametrik. Surakarta: Universitas Sebelas Maret.

Fadillah, N., Rasmani, U. E., & Rahmawati, A. (2021). Pengaruh secure attachment terhadap kemandirian anak kelompok B Gugus Mawar Matesih Karanganyar. Muwazah: Jurnal Kajian Gender, 10(2), 157–163. https://doi.org/10.21831/jpa.v10i2.43563.

Fono, Y. M., Fridani, L., & Meilani, S. M. (2019). Kemandirian dan kedisiplinan anak yang diasuh oleh orang tua pengganti. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(2), 537–545. https://doi.org/10.31004/obsesi.v3i2.245.

Hardiyanti, D. (2017). Proses pembentukan kelekatan pada bayi. Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini, 24(2), 63–69.

Inneke, A. P. (2017). Hubungan antara pola interaksi orang tua-anak dengan kedisiplinan anak di sekolah TK PKK Marsudi Siwi, Gunung Kelir, Pleret, Bantul.

Kappenberg, E. S., & H. D. F. (2006). Development of a caregiver-completed measure for children younger than 6 years. Early Childhood Research Quarterly, 21(4), 852–873.

Komariah, N., Erliana, Y. D., & Rosandi, F. H. (2021). Kelekatan aman (secure attachment) terhadap ibu dan kemandirian pada anak di Taman Kanak-Kanak Ryaadhul Jannah Sumbawa Besar. Jurnal Psimawa, 4(1), 1–6. https://doi.org/10.36761/jp.v4i1.1263.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2014). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 146 Tahun 2014 tentang Kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini.

Rahmadani, S. (2017). Hubungan Secure Attachment dan Kemandirian dengan Motivasi Berprestasi pada Remaja. Skripsi Sarjana, Universitas Negeri Medan.

Rahmatullah, S. A. (2020). Pendidikan resiliensi mental pada anak yang beribu nenek (studi terhadap tiga nenek sukses yang mengasuh cucu kandungnya). Muwazah: Jurnal Kajian Gender, 12(2), 155–180. https://doi.org/10.28918/muwazah.v12i2.8583

Rosanbalm, K. (2017). Promoting self-regulation in the first five years: A practice brief. Center for Child and Family Policy, Duke University.

Sari, S. L., Devianti, R., & Safitri, N. (2018). Kelekatan orang tua untuk pembentukan karakter anak. Educational Guidance and Counseling Development Journal, 1(1), 17–31. https://doi.org/10.24014/egcdj.v1i1.4947.

Vinny, A. (2021). Hubungan secure attachment (kelekatan aman) ibu dan anak dengan perkembangan sosial emosional pada anak di RA Aisyah IT Pekanbaru.

Zusy, A. (2015). Kelekatan dalam perkembangan anak. Tarbawiyah, 12(2), 245–258.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.