Keefektifan Cinema Therapy untuk Meningkatkan Efikasi Diri Siswa SMK

Cholidahanum Wieddar Syahriar, Wardatul Djannah, Ulya Makhmudah

Abstract

Abstract: This research aimed to determine the effectiveness of group guidance using cinema therapy technique to improve self-efficacy of the eleventh grade office administration student. This was a Quasi-Experimental Design with nonequivalent control group design consisting of experiment group and control group. The subjects of this research were the eleventh grade office administration students who had low self-efficacy totaling 9 persons each group Therefore, the amount of the subjects in this research were 18 persons. The data were collected using self-efficacy questionnaires. Based on the analysis using the Mann-Whitney U test, the calculated Z score was measured at -3,499 with a significance value of 0,000. The significance number of 0,000 is less than 0,05 so there is a significant difference between the results of pretest and post test in the research after the subjects was given treatment using guidance group with cinema therapy technique. The conclusion of this research was group guidance with cinema therapy technique  was proven to be effective in improving  students’ self-efficacy.

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan bimbingan kelompok teknik cinema therapy untuk meningkatkan efikasi diri peserta didik kelas XI Administrasi Perkantoran. Penelitian ini merupakan penelitian Quasi Experimental Design dengan rancangan Nonequivalent Control Group Design yang terdiri dari kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas XI Administrasi Perkantoran yang memiliki efikasi diri rendah berjumlah 9 orang pada masing-masing kelompok, sehingga jumlah keseluruhan subjek penelitian ini adalah 18 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa angket efikasi diri. Berdasarkan analisis menggunakan uji Mann Whitney U diketahui nilai Zhitung sebesar -3,499 dengan nilai signifikansi sebesar 0,000. Angka signifikansi 0,000 lebih kecil dari 0,05, sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil pretest dan hasil posttest pada subjek penelitian setelah diberikan treatment berupa bimbingan kelompok teknik cinema therapy. Simpulan dari penelitian ini adalah bimbingan kelompok teknik cinema therapy efektif untuk meningkatkan efikasi diri siswa.

Keywords

group guidance; cinema therapy; self-efficacy

Full Text:

PDF

References

Abedin, A., & Molaie, A. (2010). The Effectiveness of Group Movie Therapy (GMT) on Parental Stress Reduction in Mothers of Children with Mental Retardation in Tehran. Procedia Social and Behavioral Sciences, 5 (p. 988–993)

Bandura, A. (1997). Self-Efficacy in Changing Societies. New York: Cambridge University Press

Cervone, D., & Pervin, L. (2012). Kepribadian: Teori dan Penelitian. Jakarta: Salemba Humanika

Ghufron, M. N & Risnawita R. S. (2012). Teori-teori Psikologi. Jogjakarta: Ar- Ruz Media

Greene, J. H., et al. (2014). The Influence of Film and Experiential Pedagogy on Multicultural Counseling Self-Efficacy and Multicultural Counseling Competence. Journal of the Scholarship of Teaching and Learning, Vol. 14, No. 5, December (p. 24– 28)

Hartinah. (2009). Konsep Dasar Bimbingan dan Kelompok. Bandung: PT Refika Aditama

Joseph, A. E. (2015). Reel Therapy: Using Movie in Counselling and Psychotherapeutic Practice. International Journal of Scientific and Engineering Research, 6 (8) (p. 2100–2108)

Kartikasari, L.T. (2015). Pengaruh Bimbingan Kelompok Teknik Cinema Therapy terhadap Rasa Percaya Diri Siswa Kelas X SMA Negeri 4 Kediri Tahun Pelajaran 2015/2016. Artikel Skripsi. Universitas Nusantara PGRI Kediri

Lestari, N. A. (2015). Hubungan antara Efikasi Diri dengan Motivasi Berprestasi pada Siswa MAN Pangkalan

Madeshia, P. K., & Tyagi, M. K. (2014). Altering Low Self-Efficacy and High Stress Through Loud Reading, Movie Watching, And Association of Neighboring High Self Efficacy Child -A Case Study of Low Efficacy Student. International Journal of Education and Psychological Research Vol. 3, Issue 1, March (p. 24-28)

Molaie, A., et al (2010). Comparing the Effectiveness of Cognitive Behavioral Therapy and Movie Therapy on Improving Abstinence Self-Efficacy in Iranian Substance Dependent Adolescents. Procedia Social and Behavioral Sciences, 5 (p. 1180-1184)

Muthi’ah, A. (2013). Keefektifan Cinema Therapy untuk Meningkatkan Resiliensi Siswa SMP Kelas Akselerasi. Skripsi. Malang: Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang

Niva, H. (2016). Penerapan Pendekatan Cinema Therapy untuk Meningkatkan Perilaku Prososial pada Siswa Bosowa International School Makassar. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling. 2 (41–46)

Robiah, F. (2012). Efektivitas Penggunaan Cinema Therapy untuk Meningkatkan Motivasi Berprestasi Siswa MTs. Skripsi. Malang: Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang

Schunk. (2012). Learning Theories: An Educational Perspective. Terj. Eva Hamdiah & Rahmat Fajar. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Smithikrai, et al. (2015). Effect of Using Movies to Enhance Personal Responsibility of University Students. Asian Social Science. 15 (5) (p. 1–9)

Wolz, B. (2004). E-motion Picture Magic A Movie Lover’s Guide to Healing Transformation. Colorado: Glenbridge Publishing Ltd

Zahra, Y. (2015). Pengaruh Teman Sebaya, Efikasi Diri, dan Prokrastinasi Akademik Terhadap Prestasi akademik Remaja di Wilayah Pedesaan. Skripsi. Bogor: Fakultas Ekologi Manusia, Institut Pertanian Bogor.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.