Penerapan Metode Pembelajaran Multisensori dengan Pendekatan Emotional Quotient dalam Pendidikan Inklusif bagi Anak Slow Learner

Wiwik Kristiani, Riyadi Riyadi, Joko Daryanto, Gunarhadi Gunarhadi

Abstract

Pendidikan inklusif masih menghadapi tantangan dalam menyediakan strategi pembelajaran yang adaptif bagi anak slow learner yang membutuhkan dukungan akademik dan emosional secara bersamaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode pembelajaran multisensori dengan pendekatan Emotional Quotient (EQ) dalam mengoptimalkan proses dan hasil belajar anak slow learner, sekaligus mengkaji efektivitas integrasi keduanya dalam meningkatkan keterlibatan, pemahaman, serta peran guru dalam menciptakan lingkungan belajar yang suportif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode multisensori yang dipadukan dengan pendekatan EQ mampu meningkatkan keterlibatan belajar dan stabilitas emosi siswa, memperkuat daya ingat, serta mempercepat pemahaman konsep melalui aktivitas yang melibatkan berbagai indera. Dukungan emosional berupa empati, penguatan positif, dan komunikasi interpersonal yang hangat juga berkontribusi dalam mengelola perilaku serta menumbuhkan motivasi intrinsik siswa. Dengan demikian, integrasi metode multisensori dan pendekatan Emotional Quotient terbukti efektif dalam mengoptimalkan pembelajaran inklusif bagi anak slow learner.

Keywords

anak slow learner; kecerdasan emosional; pembelajaran multisensori; pendidikan inklusif

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.