Penerapan Model Contextual Teaching and Learning (CTL) untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis IPAS pada Siswa Kelas IV SD Negeri 1 Wonorejo
Abstract
Keterampilan bepikir kritis sangat dibutuhkan di abad 21 karena mampu menciptakan sesuatu yang sangat diperlukan dalam pembelajaran di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan langkah-langkah penerapan model CTL, meningkatkan keterampilan berpikir kritis, serta mendeskripsikan kendala dan solusi. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Hasil penelitian penerapan model CTL yang dilaksanakan dengan tujuh langkah yaitu: (1) konstruktivisme; (2) Inkuiri; (3) bertanya jawab; (4) kelompok belajar; (5) pemodelan; (6) refleksi; dan (7) penilaian yang sebenarnya. Peningkatan keterampilan berpikir kritis IPAS pada siswa dengan menerapkan model CTL yaitu ketuntasan siswa pada siklus I sebesar 50%, siklus II sebesar 85,92%, siklus III sebesar 91,16%. Kendala yang dominan dalam penelitian ini adalah siswa kurang memperhatikan ketika kelompok lain melakukan presentasi. Solusinya adalah dengan diberikan arahan oleh guru agar fokus terhadap kelompok yang sedang presentasi. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model CTL dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis IPAS pada siswa kelas IV SD Negeri 1 Wonorejo tahun Ajaran 2024/2025.
Keywords
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.

