Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) dengan Multimedia Interaktif untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar IPAS Tentang Kearifan Lokal di Masyarakat Sekitarku
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendiskripsikan langkah-langkah penerapan model Problem Based Learning (PBL) dengan multimedia interaktif untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan hasil Belajar IPAS tentang Kearifan lokal di Masyarakat Sekitarku; (2) meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan multimedia interaktif pada pembelajaran IPAS materi Kearifan Lokal di Masyarakat Sekitarku; (3) meningkatkan hasil belajar siswa melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan multimedia interaktif pada pembelajaran IPAS materi Kearifan Lokal di Masyarakat Sekitarku; (4) mendiskripsikan kendala dan solusi yang ditemukan selama penerapan model Problem Based Learning (PBL) dengan multimedia interaktif untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar IPAS tentang Kearifan lokal di Masyarakat Sekitarku. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam tiga siklus dengan subjek 30 siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan tes, dan dianalisis secara kualitatif serta kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan langkah-langkah Problem Based Learning (PBL) berbasis multimedia interaktif pada pembelajaran IPAS tentang kearifan lokal mengalami peningkatan pada setiap siklus, baik dari segi keterlaksanaan guru maupun keaktifan siswa. Keterampilan berpikir kritis siswa meningkat terlihat pada ketiga indikator keterampilan berpikir kritis, yaitu interpretasi, analisis, dan penalaran. Nilai rata-rata indikator interpretasi meningkat dari 73,89% pada siklus I menjadi 86,25% pada siklus II, dan 91,95% pada siklus III. Indikator analisis juga mengalami peningkatan dari 69,87% menjadi 83,19%, dan selanjutnya 87,22% pada siklus III. Sementara itu, indikator penalaran meningkat dari 71,53% di siklus I, menjadi 80,55% pada siklus II, dan mencapai 90,28% pada siklus III. Model PBL berbasis multimedia interaktif terbukti efektif dan menyenangkan dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPAS.
Keywords
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.

