Tingkat Kesesuaian Lokasi Shelter Pedagang Kaki Lima di Kawasan Perkotaan Madiun

Choirun Nisa Nur Rahmadhani, Murtanti Jani Rahayu, Erma Fitria Rini

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), termasuk Pedagang Kaki Lima (PKL), memiliki peran signifikan dalam perekonomian Indonesia, terutama dalam menciptakan lapangan kerja dan peluang pendapatan. Namun, pandemi Covid-19 telah berdampak negatif pada sektor ini, termasuk pada penurunan pendapatan. Pemerintah Kota Madiun merespons permasalahan dengan membangun shelter bagi PKL untuk meningkatkan ekonomi lokal juga estetika kota, meskipun terdapat tantangan seperti kesesuaian lokasi dan minat pengunjung. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian lokasi shelter PKL dengan karakteristik lokasi berdagang PKL di Kawasan Perkotaan Madiun. Di antara empat lokasi shelter PKL yang menjadi wilayah penelitian, Shelter Kembulsari, Shelter Rejomulyo, dan Shelter Kampir termasuk dalam kategori cukup sesuai sebagai lokasi shelter PKL, sementara Shelter Banjarejo termasuk dalam kategori kurang sesuai sebagai lokasi shelter PKL. Secara keseluruhan, penelitian ini menyoroti pentingnya kedekatan dengan aktivitas utama yang produktif dan aksesibilitas transportasi umum dalam menentukan kesesuaian lokasi shelter PKL. Fasilitas dasar yang memadai tidak cukup untuk menjamin keberhasilan jika lokasi tidak strategis dan sulit dijangkau oleh pelanggan. Oleh karena itu, perbaikan aksesibilitas dan pemilihan lokasi strategis menjadi kunci dalam meningkatkan daya tarik pengunjung, memastikan keberlanjutan usaha, serta mendorong stabilitas ekonomi PKL di Kawasan Perkotaan Madiun.

Keywords

kesesuaian lokasi; Pedagang Kaki Lima; PKL; shelter PKL

Full Text:

PDF

References

Adonis, D. (2023). Penataan Kawasan Kuliner Pedagang Kaki Lima Seafood Di Pasar Malam Kampung Solor Kota Kupang-NTT. Insitut Teknologi Nasional Malang.

Amalia, A., Rahayu, M. J., & Utomo, R. P. (2023). Kawasan Alun-Alun Timur Pati sebagai lokasi relokasi pedagang kaki lima. Region: Jurnal Pembangunan Wilayah dan Perencanaan Partisipatif, 18(2), 468-486.

Bromley, R. (2000). Street Vending and Public Policy: a Global Review. International Journal of Sociology and Social Policy, 20(1–2), 1–28. https://doi.org/10.1108/01443330010789052

Demas, K. L., & Dewanti, A. N. (2021). Analisis Faktor-Faktor yang Berpengaruh Dalam Pemilihan Lokasi Relokasi Pedagang Kaki Lima di Kawasan Pasar Pagi, Kota Samarinda. Jurnal Ruang, 7(2), 96-104.

Dewi, S., Listyowati, D., & Napitupulu, B. E. (2020). Sektor Informal dan Kemajuan Teknologi Informasi di Indonesia. Jurnal Mitra Manajemen, 11(1), 29–38. https://doi.org/10.35968/jmm.v11i1.391

Febrianto, E. N. (2020). Hubungan Sektor Informal dan Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia. JPE Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Ilmu Ekonomi dan Ilmu Sosial, 14(1), 151–158. https://doi.org/10.19184/jpe.v14i1.16620

Firdaus, S. A., Ilham, I. F., Aqidah, L. P., Firdaus, S. A., Astuti, S. A. D., & Buchori, I. (2020). Strategi UMKM untuk meningkatkan perekonomian selama pandemi COVID-19 pada saat new normal. OECONOMICUS Journal of Economics, 5(1), 46-62.

Kristian, I. (2021). Evaluasi Kebijakan Penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jalan Kiara Condong Kota Bandung. Jurnal Dialektika: Jurnal Ilmu Sosial, 19(2), 23–34. https://doi.org/10.63309/dialektika.v19i2.4

Lahengko, D. S., & Suryono. (2023). Sistem Tata Kelola Perdagangan dan Jasa Sektor Informal di Kecamatan Tuminting Kota Manado. Sabua, 12(1), 60–69.

Mandasari, L., Rahmadhani, E., & Wahyuni, S. (2020). Efektivitas Perkuliahan Daring pada Mata Kuliah Analisis Kompleks Selama Pandemi Covid 19. Jurnal As-Salam, 4(2), 269–283. https://doi.org/10.37249/as-salam.v4i2.205

McGee, T. G., & Yeung, Y. M. (1977). Hawkers in Southeast Asian Cities: Planning for The Bazaar Economy. International Development Research Centre.

Nisa, H. (2021). Arahan Penentuan Kriteria Relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) di Sepanjang Koridor Jalan Jenderal Sudirman Berdasarkan Preferensi PKL Kawasan Lapangan Merdeka dan Pantai Melawai. Insistut Teknologi Kalimantan.

Perdana, E. A. L., Rahayu, P., & Hardiana, A. (2020). Karakteristik pedagang kaki lima dan preferensinya terhadap lokasi kawasan Solo Techno Park. Region: Jurnal Pembangunan Wilayah dan Perencanaan Partisipatif, 15(2), 172-188.

Rahayu, M. J. (2020). Stabilisasi Pedagang Kaki Lima di Ruang Publik Kota Surakarta. Yayasan Kita Menulis.

Rahayu, M. J., Buchori, I., & Widjajanti, R. (2019). The Need for The Improvement of Street Vendors Management in Public Spaces at Surakarta City. Journal of the Malaysian Insitute of Planners, 17(2), 146–157. https://doi.org/10.21837/pmjournal.v17.i10.636

Rahayu, M. J., Buchori, I., & Widjajanti, R. (2020). Upaya Penataan Lingkungan Sosial dan Ekonomi Pedagang Kaki Lima di Kota Surakarta Berdasarkan Tipologi Lokasi Stabilisasi Surakarta. Jurnal Wilayah Dan Lingkungan, 8(1), 51–66. https://doi.org/10.14710/jwl.8.1.51-66

Rahayu, M. J., & Suminar, L. (2024). Kesesuaian Teras 1 Malioboro sebagai Lokasi Relokasi Pedagang Kaki Lima Malioboro Yogyakarta. Ekasakti Jurnal Penelitian dan Pengabdian, 4(2), 261-273.

Riyanto, A. F. (2020). Kajian Sebaran dan Karakteristik PKL Bermobil di Kota Bandung. Insitut Teknologi Nasional Bandung.

Sedyastuti, K. (2018). Analisis pemberdayaan UMKM dan peningkatan daya saing dalam kancah pasar global. INOBIS: Jurnal Inovasi Bisnis dan Manajemen Indonesia, 2(1), 117-127.

Setyaningrum, W., Pandelaki, E. E., & Suprapti, A. (2021). Karakteristik Pedagang Kaki Lima (PKL) Di Pusat Kota Pekalongan. Sinektika: Jurnal Arsitektur, 18(2), 160–168. https://doi.org/10.23917/sinektika.v18i2.15327

Sriharyati, S., & Marlina, M. (2021). Penataan Pasar Sebagai Upaya Pemberdayaan Pedagang Kaki Lima di Pasar Tradisional Sindangkerta Kabupten Bandung Barat. ATRABIS Jurnal Administrasi Bisnis, 7(1), 75–85. https://doi.org/10.38204/atrabis.v7i1.549

Widjajanti, R., Sunarti, S., & Tyas, W. P. (2017). Pola Sebaran Ruang Aktivitas PKL di Ruang Publik Kawasan Pecinan Semarang. TATALOKA, 19(3), 242-255.

Widodo, A. (2000). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pemilihan Lokasi Usaha Pedagang Kaki Lima (Studi Kalus: Kota Semarang). Doctoral dissertation, Program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.