Pemetaan Keterkaitan Spasial dan Interaksi Wilayah sebagai Dasar Penataan Pusat Pertumbuhan di Kabupaten Bogor

Ullya Vidriza, Sarah Ghania, Khusnul Khatimah

Abstract

Kerangka ekonomi Kabupaten Bogor menunjukkan saling ketergantungan yang kompleks antara berbagai sektor dan wilayah geografis. Oleh karena itu, sangat penting untuk melakukan analisis terhadap komponen penting yang mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bogor di samping faktor-faktor penentu yang intrinsik terhadap dinamika ekonomi daerah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memeriksa hubungan spasial dan interaksi antardaerah antar kabupaten di Kabupaten Bogor, dengan tujuan mengidentifikasi hub/simpul pertumbuhan, pedalaman, dan dinamika konektivitas antardaerah. Pendekatan metodologis yang digunakan meliputi hibrida teknik kuantitatif dan kualitatif, memanfaatkan analisis skalogram dan model gravitasi, bersamaan dengan Focus Group Discussion (FGD) kolaboratif yang difasilitasi oleh Bappedalitbang Kabupaten Bogor. Data kuantitatif, yang mencakup jumlah fasilitas, statistik demografis, dan jarak antar wilayah, diproses melalui Microsoft Excel dan direpresentasikan secara visual di Tableau, sementara data kualitatif menjadi sasaran analisis melalui metodologi analisis konten. Temuan penelitian menunjukkan bahwa konektivitas spasial di Kabupaten Bogor tetap tidak merata. Kecamatan-kecamatan seperti Kecamatan Cibinong, Kecamatan Citeureup, dan Kecamatan Gunung Putri telah muncul sebagai pusat pertumbuhan terkemuka, menunjukkan tingkat sentralitas dan interaksi regional tertinggi. Sebaliknya, wilayah barat dan selatan, termasuk Kecamatan Jasinga dan Kecamatan Sukajaya, menunjukkan tingkat interaksi yang rendah karena keterbatasan infrastruktur dan jaraknya dari pusat kota. Wawasan yang diperoleh dari FGD memperkuat temuan kuantitatif, menunjukkan bahwa pembangunan terus terkonsentrasi dalam area inti. Penelitian ini menganjurkan strategi pembangunan yang didasarkan pada interkonektivitas spasial, menekankan peningkatan sub-pusat pertumbuhan, konektivitas regional, dan perencanaan berbasis bukti.

Keywords

interaksi wilayah; Kabupaten Bogor; keterkaitan spasial; model gravitasi

Full Text:

PDF

References

Badan Pusat Statistik Kabupaten Bogor. (2025). Produk Domestik Regional Bruto Kabupaten Bogor Menurut Lapangan Usaha 2020-2024.

Emalia, Z., Ciptawaty, U., & Dawami, A. (2017). Interaksi dan Keterkaitan Spasial Wilayah Pusat Pertumbuhan di Provinsi Banten. Ekonomi Pembangunan, 1(9).

Fauzi, M. R., Rustiadi, E., & Mulatsih, S. (2019). Ketimpangan, Pola Spasial, dan Kinerja Pembangunan Wilayah di Provinsi Jawa Timur. Journal of Regional and Rural Development Planning, 3(3), 1–15. https://doi.org/10.29244/jp2wd.2019.3.3.157-171

Filipus, T., Tondobala, L., & Rengkung, M. M. (2019). Analisis Struktur Ruang Berdasarkan Pusat Pelayanan di Kabupaten Minahasa Utara. Jurnal Spasial, 6(1), 14–23.

Fitriani, F., & Nusriah, A. M. (2025). Kajian Interaksi Wilayah Berbasis Model Gravitasi dan Analisis Ketimpangan Wilayah di Provinsi Sulawesi Tenggara. Jurnal PeWeKa Tadulako, 4(2), 169–189. https://doi.org/10.22487/peweka.v4i2.72

Gaffara, G. R., Fathu, A., & Fatih. (2015). Kajian Skalogram Guttman dan Indeks Sentralitas Marshall untuk Penentuan Pusat-Pusat Pelayanan Wilayah. Prosiding Seminar Nasional ReTII Ke-10 2015, 150–153.

Gulo, Y. (2015). Identifikasi Pusat-Pusat Pertumbuhan dan Wilayah Pendukungnya Dalam Pengembangan Wilayah Kabupaten Nias. Jurnal Widya Riset, 18, 37–48.

Hariyanti, E., & Rendra, M. I. (2022). Identifikasi Pusat Pertumbuhan dan Sektor Ekonomi Unggulan di Kawasan Wanarakuti. Jurnal Kajian Ilmu Dan Pendidikan Geografi, 6(1), 1–12. https://doi.org/10.29408/geodika.v6i1.4362

Hidayah, N., & Gunanto, E. Y. A. (2023). Analisis Interaksi Spasial Ekonomi di Kawasan Kedungsepur. BISECER (Business Economic Entrepreneurship), 6(2), 21–33.

Optari, L. K., & Yunitasari, D. Y. D. (2021). Analysis of the Economic Growth at the District Levelin Asahan Regency, North Sumatra. Media Trend, 17(2), 228–237.

Pahlifi, K., Emalia, Z., Ciptawaty, U., & Suparta, I. W. (2023). Keterkaitan dan Interaksi Spasial Pertumbuhan Ekonomi di Pulau Jawa Tahun 2016-2019. BULLET : Jurnal Multidisiplin Ilmu, 2(5), 1162–1167.

Priyadi, U., & Atmadji, E. (2017). Identifikasi Pusat Pertumbuhan dan Wilayah Hinterland di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Asian Journal of Innovation and Entrepreneurship, 2(2), 193–219. https://doi.org/10.20885/ajie.vol2.iss2.art9

Putra, M., Giyarsih, S. R., & Kurniawan, A. (2017). Sektor Unggulan dan Interaksi Antarwilayah pada Kawasan Strategis Nasional Perkotaan MEBIDANGRO. Jurnal Wilayah dan Lingkungan, 5(3), 181–187. https://doi.org/10.14710/jwl.5.3.181-187

Rohmah, N. A., & Fitrianto, A. R. (2024). Analisis Interaksi Spasial Antarwilayah di Kabupaten Sidoarjo: Identifikasi Pusat Pertumbuhan Ekonomi dan Dampaknya terhadap Ketimpangan. Jurnal Perencanaan Wilayah, Kota, dan Permukiman, 6(1), 1–13. https://doi.org/10.20961/desa-kota.v6i1.76207.1-13

Sitasari, N. W. (2022). Mengenal Analisa Konten dan Analisa Tematik dalam Penelitian Kualitatif. Forum Ilmiah Indonesia, 19(1), 77–84.

Soares, L., Rustiadi, E., & Mulatsih, S. (2017). Analisis Disparitas dan Interaksi Spasial di Timor-Leste. Journal of Regional and Rural Development Planning, 1(1), 74–86. https://doi.org/doi.org/10.29244/jp2wd.2017.1.1.74-86

Sulistya, I. E. (2025). Penentuan Pusat Pertumbuhan Ekonomi dan Analisis Interaksi Spasial Antarwilayah di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Dinamika Ekonomi Pembangunan, 8(1), 63–78. https://doi.org/10.33005/jdep.v8i1.712

Tuar, I. G., Sela, R. L. E., & Lakat, R. S. M. (2021). Kajian Pusat-Pusat Pelayanan Kota Tomohon Berdasarkan Hirarki. Jurnal Spasial, 8(1), 133–142.

Wagey, L. J., Tilaar, S., & Takumansang, E. D. (2023). Sistem Pusat-Pusat Permukiman di Kota Manado Menggunakan Indeks Sentralitas Terbobot. Jurnal Spasial, 11(1).

Wahyudin, Y. (2022). Analisis Desa/Kelurahan Pusat Pertumbuhan Wilayah Sekitar Calon Ibu Kota Negara Indonesia. Jurnal Ekonomi, Manajemen Dan Akuntansi, 24(1), 195–203. https://doi.org/10.30872/jfor.v24i1.10448

Yusliana, Y., & Devi, M. K. (2020). Interaksi Wilayah Pusat Pertumbuhan melalui Pendekatan Skalogram dan Gravitasi di Wilayah Pesisir Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Kajian Ilmu Dan Pendidikan Geografi, 4(2), 148–159. https://doi.org/10.29408/geodika.v4i2.272110.29408

Refbacks

  • There are currently no refbacks.