Visual Culture Transformation in the Myths of Prince Samudra

Asep Yudha Wirajaya

Abstract

The Prince of Samudra Myths is a story about a noble preacher who experienced a "historical twist" so that now people are more familiar with the figure of the preacher as the figure behind the myth of pesugihan on Mount Kemukus. The Regional Government of Sragen Regency also has difficulty in restoring the image of the preacher. Therefore, various strategic steps were sought to normalize the deviated flow of historical stories. Among them is physical development which is expected to change the mindset of the community. In addition, a short film was also made as part of an effort to correct history. This article will focus on the visual culture transformation contained in the process of regenerating the Prince Samudra myths which were made into short films in the docudrama genre. With this study, it is hoped that the meaning that occurs in the visual culture transformation process of the Prince Samudra docudrama film can be revealed

Keywords

Prince Samudra, transformation, visual culture, film

Full Text:

PDF

References

K. Arif, Gunung Kemukus: Asal Usul Ritual Wik Wik dan Pesugihan. 2022.

K. Arif, Kisah Pangeran Majapahit di Gunung Kemukus. 2022.

M. Muhibbuddin, Konflik dan Taktik Perang Jawa 1825 -1830: Menelusuri Jejak Jihad dan Pengorbanan Pangeran Dipanegara. Yogyakarta: Araska Publisher, 2018.

dkk Wirajaya, Asep Yudha, Menelusuri Manuskrip di Tanah Jawa. Surakarta: Garengpung Publisher, 2016.

M. Subarkah, “Gatoloco dan Darmogandul: Sinisme Terhadap Islam di Awal Abad 20,” Republika.co.id, Jakarta, p. Khazanah, 2016.

M. C. Ricklefs, Mengislamkan Jawa: Sejarah Islamisasi di Jawa dan

Penentangnya dari 1930 sampai Sekarang. Jakarta: Serambi Ilmu Semesta, 2013.

S. W. Achmad, Hitam Putih Kekuasaan Raja-Raja Jawa: Intrik, Konspirasi Perebutan Harta, Tahta, dan Wanita. Yogyakarta: Araska Publisher, 2019.

J. Moleong, Lexy, Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya, 1995.

M. B. M. dan A. M. Huberman, Analisis Data Kualitatif: Buku Sumber tentang Metode-metode Baru. Jakarta: UI Press, 1992.

Haris Herdiansyah, Metodologi Penelitian Kualitatif. Jakarta: Salemba Humanika, 2012.

C. Barker, Cultural Studies: Teori dan Praktik. Yogyakarta: Kreasi Wacana, 2004.

N. K. Ratna, Teori, Metode, dan Teknik Penelitian Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2015.

C. Jenks, Culture: Studi Kebudayaan, Kedua. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2017.

A. Y. Wirajaya, Pengantar Ilmu Folklor: Mengungkap Potensi Lawu sebagai Ikon Budaya Lokal. Semarang: Semarang University Press, 2007.

A. Y. Wirajaya, “Ritus-Mitos Dhukutan sebagai Ekspresi Budaya dalam Memperjuangkan Hak atas Lingkungan Masyarakat Adat Daerah Lawu, Karanganyar,” in Ekspresi Kebudayaan dan Keadilan dalam Memperjuangkan Hak atas Lingkungan bagi Masyarakat Adat Volume 3, 2020, pp. 37–95.

S. Endraswara, Metodologi Penelitian Sastra. Yogyakarta: CAPS, 2013.

A. Y. Wirajaya, Pengantar Ilmu Folklor. Surakarta: Assalam Publishing, 2014.

J. Danandjaja, Folklor Indonesia: Ilmu Gosip, Dongeng, dan Lain-lain. Jakarta: Grafiti Press, 1986.

S. Endraswara, Falsafah Kepemimpinan Jawa. Yogyakarta: Yogyakarta: NARASI, 2013.

J. A. & S. C. Walker, Visual Culture. New York: Manchester University Press, 1997.

C. Jenks, Visual Culture. New York: Routledge, 1995.

H. . Sutopo, Metodologi Penelitian Kualitatif: Dasar-Dasar dan Terapannya Dalam Penelitian. Surakarta: UNS Press, 2002.

Sugiyono, Metode penelitian kuantitatif kualitatif dan R dan D. Bandung: Alfabeta, 2012.

R. Taylor, S. J., & Bogdan, Introduction to Qualitative Research Methods: A Guidebook and Resource (3rd ed.). (Michigan: John Wiley & Sons Inc., 1998.

Koentjaraningrat, Metode-metode Penelitian Masyarakat. Jakarta: Gramedia, 1981.

S. Endraswara, Metodologi Penelitian Folklor: Konsep, Teori, dan Aplikasi. Yogyakarta: Med Press, 2009.

A. Y. Wirajaya, Mitos dalam Perspektif Sastra Bandingan. Surakarta: Assalam Publishing, 2014.

T. Detik Jateng, “Kisah Gunung Kemukus, dari Mitos Ritual Seks hingga Diresmikan Puan,” Detik.com, Solo, p. DetikJateng, Apr. 27, 2022.

Stanley, Seputar Kedung Ombo: Jakarta: Lembaga Studi dan Advokasi Masyarakat (ELSAM) bekerja sama dengan INFID (International NGO Forum on Indonesian Development), 1994.

A. H. G. dan B. T. Nusantara, Dua Kado Hakim Agung Buat Kedung Ombo: Tinjauan Putusan-putusan Mahkamah Agung Tentang Kasus Kedung Ombo. Jakarta: Lembaga Studi dan Advokasi Masyarakat (ELSAM), 1997.

S. W. Achmad, Sejarah Raja-Raja Majapahit. Yogyakarta: Araska Publisher, 2019.

M. Abdullah, Huru-Hara Majapahit dan Berdirinya Kerajaan Islam di Jawa. Yogyakarta: Araska Publisher, 2020.

S. W. Achmad, Pesona & Sisi Kelam Majapahit: Sejarah Panjang Kerajaan Terbesar di Nusantara Sejak Mula Berdiri, Kejayaan hingga Keruntuhannya. Yogyakarta: Araska Publisher, 2021.

P. Mardiyono, Sejarah Kelam Majapahit: Jejak-jejak Konflik Kekuasaan dan Tumbal Asmara di Majapahit. Yogyakarta: Araska Publisher, 2020.

P. Ramadhan, Jejak-jejak Peradaban Majapahit: Imperium Raksasa Penguasa Nusantara. Yogyakarta: Araska Publisher, 2020.

K. M. Suhardana, Negarakretagama & Pararaton: History of Majapahit Development. Surabaya: Paramita, 2008.

K. H. Baidawi, Sejarah Islam Di Jawa: Menelusuri Genealogi Islam di Jawa. Yogyakarta: Araska Publisher, 2020.

F. T. El Jaquene, Demak Bintoro: Kerajaan Islam Pertama di Jawa dari Kejayaan hingga Keruntuhan. Yogyakarta: Araska Publisher, 2020.

H. . dan T. P. De Graaf, Kerajaan Islam Pertama di Jawa: Tinjauan Sejarah Politik Abad XV dan XVI. Yogyakarta: Pustaka Utama Grafiti, 2001.

Admin, “Sejarah Makam Pangeran Samudra,” Pariwisata.sragenkab.go.id, 2016. http://pariwisata.sragenkab.go.id/?p=665.

D. dan J. Widiani, “Rekonstruksi Kisah Pangeran Samudro: di Tengah Mitos Ritual Seks Gunung Kemukus, Sumber Lawang, Sragen,” Lekt. Keagamaan, vol. 17, no. 1, pp. 77–98, 2019, doi: https://doi.org/10.31291/jlk.v17i1.632.

N. Meidinata, “Ternyata Begini Sejarah dan Asal Usul Nama Gunung Kemukus di Sragen,” Solopos.com, Solo, 2022.

BPS, “Jumlah Pendapatan Objek Wisata Gunung Kemukus,” Sragenkab.bps.go.id, 2019. https://sragenkab.bps.go.id/indicator/16/204/1/jumlah-pendapatan-objek-wisata-gunung-kemukus.html (accessed Sep. 06, 2022).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.