PELESTARIAN AIR TANAH MENGGUNAKAN TEKNOLOGI BIOPORI
Abstract
Munculnya sumur-sumur dalam mengancam kelestarian air tanah sebagai sumber air bersih bagi keberlangsungan hidup manusia maupun makhluk hidup yang lain. Permasalahan lain yang timbul dari banyaknya lahan hijau menjadi pemukiman adalah banjir, kurang pedulinya masyarakat terhadap lingkungan adalah hal utama penyebab banjir. Kegiatan manusia dalam memenuhi kebutuhan hunian maupun fasilitas publik tidak disertai dengan penyediaan lahan terbuka yang mengakibatkan area resapan air hujan semakin berkurang. Selain itu pola masyarakat yang masih membuang sampah pada sungai atau selokan menyebabkan debit air hujan tidak lagi bisa tertampung dan saluran tersumbat. Hal ini yang mendasari ide sosialisasi dan pendampingan pembuatan resapan biopori dimana bahan utamanya adalah sampah organik di Kelurahan Gergunung Kecamatan Klaten Utara Kabupaten Klaten. Saat ini sosialisasi telah dilakukan oleh tim pengabdi kepada mitra sasaran, dan pendampingan pembuatan sumur resapan biopori telah dilakukan.
Keywords
Full Text:
UntitledDOI: https://doi.org/10.20961/ijcee.v10i1.34811
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2024 Indonesian Journal Of Civil Engineering Education

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



3.png)
6.png)


7.png)