Dari Integrasi Menuju Disintegrasi: Timor Timur 1976-1999

Mila Agustina, Tri Yuniyanto, Akhmad Arif Musadad

Abstract

Timor Timur merupakan wilayah yang pernah berintegrasi dengan Indonesia pada tahun 1976-1999, bergabungnya dengan Indonesia dilatabelakangi adanya proses dekolonisasi wilayah jajahan yang tidak sesuai dengan keinginan masyarakat Timor Timur. Keluarnya Resolusi PBB menyebabkan koloni Portugis memberikan politik dekolonisasi dengan diberikan kebebasan untuk mendirikan partai politik, dengan diberikanya kebebasan pembentukan partai tidak membuat situasi di Timor Timur damai akan tetapi perpercahan semakin terlihat jelas, perbedaan pandangan untuk masa depan adanya keinginan untuk berintegrasi dengan Indonesia dan adanya keinginan untuk mendirikan negara merdeka merupakan faktor penyebab munculnya perang saudara. Metode penelitian yang digunakan adalah historiografi peneliti menggunakan teknik pengumpulan data melalui analis dokumen, dan studi pustaka. Peneliti menemukan dalam proses Integrasi terdapat kesadraan masyarakat mengenai ketidaksiapan untuk mendirikan negara merdeka dan Disintegrasi Timor Timur terdapat permasalahan yaitu adanya ketidakpuasan masyarakat dalam pembangunan di wilayahnya, serta adanya serangan dari kelompok pro-kemerdekaan. Pada akhirnya, penelitian ini memberikan rekomendasi kepada para pembaca untuk membaca sumber lain juga, agar lebih maksimal dalam mengetahui sejarah integrasi dan disintegrasi Timor Timur.

Full Text:

PDF

References

Andrianto. (2013). Peranan Partai Fretilin dalam Kemerdekaan Timor Timur Tahun 1974-

Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta.

Anwar. (2003). Hari-Hari Terakhir Timor Timur: Sebuah Kesaksian . Jakarta: PT. Sportif

Media Informasindo.

Arajuo. (2014). Timor Timur Gagalnya Sebuah Diplomasi. Depok: Indie Publishing.

Basri. (1995). Sejarah Perjuangan Rakyat Timor Timur untuk Sekolah Lanjutan Tingkat

Pertama. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Burton. (1990). Conflict Resolution and Provention. New York: St. Martin Press.

Chaniago. (1988). Timor Timur dalam Gerak Pembangunan . Jakarta: Direktorat Sejarah

dan Nilai-nilai Tradisional Proyek Inventarisasi dan Dokumentasi Nasional.

Cruz. (1999). Kesaksian Aku dan Timor Timur. Jakarta: Yayasan Tunas Harapan Timor

Timur.

D, Nicholas. (2001). The Lorikeet Warriors: East Timor New Generation National Resistance

-1999. Melbourne: University of Melbourne.

Indrawan. (2015). Analisis Faktor-Faktor Penyebab Terjadinya Konflik di Timor Timur

sebelum Kemerdekaanya dari Indonesia. Jurnal Fisip, 169-190.

Madjiah, L. (2002). Perginya Si Anak Hilang. Jakarta: Pustaka Utama.

Mubyarto. (1982). Pengantar Ekonomi Pertanian. Yogyakarta: LP3ES.

Muthoifin. (2015). Pemikiran Pendidikan Multikultural Ki Hadjar Dewantara. Intizar, 21(2),

-320.

Noor. (1997). Lahirnya Timor Timur. Jakarta: BP. Alda.

Organization. (2024, Juli 18). Global watch GIEWS Timor Leste. From Organisasi Pangan

dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa:

https://www.fao.org/giews/countrybrief/country.jsp?code=TLS

Ramadanti, E. C. (2020). Integrasi Nilai-nilai Islam dalam Pembelajaran IPA. Jurnal

Tawadhu, 4(1), 1053-1062.

Rcklecfs, M. (2005). Sejarah Indonesia Modern (1200-2004). Jakarta: PT. Serambi Ilmu

Semesta.

Rina Tiya Lestari, E. P. (2018). E-book Interakitf. Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan, 1(1), 71-

Robinson. (1999). Laporan Komisaris Tinggi Hak Asasi Manusia tentang Studi di Timor

Timur. Swiss: OHCR.

Sastrowignyo, S. (1995). Dampak Pembangunan Ekonomi (Pasar) Terhadap Kehidupan

Sosial di Daerah Timor Timur. Dili: Direktorat Sejarah dan Nilai Tradisional Bagian

Proyek Pengkajian dan Pembinaan Nilai-Nilai Budaya Timor Timur.

Soekanto. (1976). Integrasi: Kebukatan Tekad Rakyat Timor Timur. Jakarta: Bumi Restu.

Soekanto. (1976). Integrasi: Kebulatan Tekad Rakyat Timor Timur. Jakarta: Bumi Restu.

Suandito, B. (2017). Bukti Informal Dalam Pembelajaran Matematika. Al-Jabar : Jurnal

Pendidikan Matematika, 8(1), 13.

Subroto. (1997). Saksi Mata Perjuangan Integrasi Timor Timur. Jakarta: Pustaka Sinar

Harapan.

Sulpina. (2023). Konflik Indonesia Terhadap Timor Leste 1975-1999. Kala Manca, 11-18.

Syahbuddin. (2020). Proses Dekolonisasi Republik Demokratik Timor-Leste dan

Keterlibatan Indonesia. Jurnal Pendidikan IPS, 108-120.

Tomodok. (1976). Hari-Hari Akhir Timor Portugis. Jakarta: Pustaka Jaya

Trianto. (2007). Model Pembelajaran Terpadu dalam Teori dan Praktek. Jakarta: Prestasi

Pustaka Publisher.

Wardayanti. (2021, Mei 27). Inilah Iklim Timor Leste. From intisari Online:

https://intisari.grid.id/read/032712994/inilah-iklim-timor-leste-kapan-sebaiknya-berkunjung-ke-negara-ini

Zuhdi. (1994). Sejarah Perjuangan Rakyat Timor Timur. Jakarta: Direktorat Menengah

Umum .