Pengukuran Pengetahuan Sejarah Lokal dan Literasi Digital Siswa SMA di Sukoharjo

Davena Salsabilla

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan sejarah lokal dan literasi digital pada siswa SMA di Sukoharjo. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi kepustakaan dan kuesioner yang mengacu pada empat dimensi pengetahuan Bloom yaitu faktual, konseptual, prosedural dan metakognitif serta mengacu pada empat kompetensi literasi digital Bawden yaitu kemampuan dasar literasi digital, latar belakang pengetahuan informasi, kompetensi utama bidang TIK, serta sikap dan perspektif pengguna informasi. Koresponden penelitian ini adalah siswa kelas X IPS di SMA Negeri 1 Kartasura sebanyak 170 siswa dan siswa kelas X IPS SMA Negeri 2 Sukoharjo sebanyak 170 siswa. Berdasarkan hasil pengukuran dengan angket, diperoleh rata-rata persentase 43.13% untuk pengetahuan sejarah lokal dan persentase 70% untuk literasi digital. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pengetahuan sejarah lokal siswa SMA di Sukoharjo rendah dan literasi digital siswa SMA di Sukoharjo sedang. Atas hal tersebut diperlukan peningkatan pengetahuan sejarah lokal dan literasi digital pada siswa SMA di Sukoharjo, salah satunya dengan menggunakan web based learning.

Full Text:

PDF

References

Abdullah, T. (2005). Sejarah Lokal di Indonesia. Yogyakarta: Gadjah Mada. University Press.

Bawden, D. (2001). Information and digital literacy: a review of concepts, Journal of Documentation, 52(2), 218-259.

Bloom, B. S.; Engelhart, M. D.; Furst, E. J.; Hill, W. H.; Krathwohl, D. R. (1956). Taxonomy of educational objectives: The classification of educational goals. Vol. Handbook I: Cognitive domain. New York: David McKay Company.

Cholid, A.A, Elmunsyah H & Patmanthara S. (2016). Rancangan Pengembangan Web Based Learning Mata Pelajaran Jaringan Dasar Paket Keahlian TKJ Pada SMKN Se Kota Malang. Seminar Nasional Pendidikan (SNP) 2016, ISSN: 2503Ͳ4855

Daradjati. (2013). Geger Pacinan 1740 -1743: Persekutuan Tionghoa – Jawa Melawan VOC. Jakarta: Kompas Media Nusantara.

Figna, H.P, Rukun, K & Irfan, D. (2019). Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Web pada Mata Pelajaran Komputer dan Jaringan Dasar di SMK Negeri 1 Lembah Melintang. Jurnal PTK: Research and Learning in Vocational Education, 2 (3), 80-84.

Kurniawan, H. (2018). Literasi dalam Pembelajaran Sejarah. Yogyakarta: Gava Media.

Permana, R. (2020). Pembelajaran Sejarah Lokal di Sekolah. Tangerang: Media Edukasi Indonesia.

Sugiyono. (2012). Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta

Sutopo. 2006. Metodologi Penelitian Kualitatif (Dasar Teori dan. Terapannya Dalam Penelitian). Surakarta: Sebelas Maret Press.

Syahputra, M.A, Sariyatun, & Ardianto D. T. (2020). Peranan Penting Sejarah Lokal Sebagai Objek Pembelajaran untuk Membangun Kesadaran Sejarah. Historia: Jurnal Pendidik Dan Peneliti Sejarah, 4(1), 85–94.

Sormin, S. A., Siregar, A. P., & Priyono, C. D. (2019). Konsepsi Literasi Digital dalam Pembelajaran Sejarah di Era Disruptif. Seminar Nasional Sejarah Ke 4 Jurusan Pendidikan Sejarah Universitas Negeri Padang.

Wijayanti, Y. (2017). Peranan Penting Sejarah Lokal Dalam Kurikulum di Sekolah Menengah Atas. Jurnal Artefak History and Education., 4 (1), 53-60.