Model Rekording dan Pengolahan Data untuk Program Seleksi Sapi Bali

L. Hakim, Suyadi Suyadi, V.M.A. Nurgiartiningsih, Nuryadi Nuryadi, T. Susilawati

Abstract

Sapi Bali merupakan ternak lokal asli Indonesia sangat berpotensi untuk dikembang-biakkan dan sebagai plasma nutfah harus tetap dilestarikan agar tidak tercemar dengan “darah” bangsa sapi lain. Disinyalir performans sapi Bali cenderung menurun disebabkan aplikasi program pemuliaan yang kurang ketat, sehingga mutu genetiknya rendah. Dalam upaya memperbaiki mutu genetik, Pola Peternakan Inti Terbuka (Open Nucleus Breeding) tampaknya sesuai untuk diterapkan dalam pengembangan sapi Bali yang banyak melibatkan peternakan rakyat sebagai populasi dasar dengan dukungan kegiatan seleksi pada berbagai lapisan peternakan dan harus ditunjang dengan rekording performans produksi dan reproduksi secara tertib, benar dan akurat, serta berkesinambungan. Rekording merupakan metode untuk menunjang keberhasilan program perbaikan mutu genetik ternak yang sangat bermanfaat dalam program seleksi berdasarkan performans individu, dan dapat membantu manajemen beternak yang baik. Dari rekording dapat diketahui silsilah ternak sehingga sangat bermanfaat untuk melakukan analisis komponen ragam dan menduga nilai pemuliaan (breeding value) ternak. Tujuan penelitian untuk mengembangkan manajemen rekording bagi pola perbibitan sapi Bali dan perangkat lunak (software) sistem rekording dan pengolahan data. Luaran berupa laporan Kegiatan Model Rekording dan Pengolahan Data Untuk Program Seleksi Sapi Bali; model rekording  sederhana untuk data primer di lapang dan model tabulasi data secara manual; dan perangkat lunak program rekording (sistem rekording data produksi dan reproduksi, rekapitulasi data, faktor koreksi, dan nilai pemuliaan ternak). Kesimpulan adalah perbaikan mutu genetic untuk memperbaiki performans produksi pada keturunan secara bertahap dan kontinyu perlu dilakukan sehingga perlu perencanaan dan implementasi program breeding yang tepat dan berkelanjutan. Diperlukan format recording dan pengolahan data yang sederhana dan standar sehingga mudah diaplikasikan. Program recording di lapangan yaitu recording langsung di lapangan dengan menggunakan lembar isian recording oleh peternak dan komputerisasi data pada petugas atau di pusat pembimbitan, dinas atau instansi terkait. Diperlukan pelatihan mengenai manfaat dan teknik pengisian paket recording baik di tingkat peternak maupun petugas/dinas. Penggunaan perangkat lunak (software) dalam program recording akan sangat membantu dalam pengarsipan, pengolahan dan pencarian data yang diperlukan dalam rangka mendukung program breeding.

 

Kata Kunci : sapi Bali, data, model rekording, program seleksi

Full Text:

PDF

References

Dwipa, I.B.G. dan B.D. Sarwono, 1992. Musim dan Bobot Badan Sapi Bali yang Di-antar-pulaukan dari Lombok. Jurnal Penelitian Universitas Mataram, Nusa Tenggara Barat. I(2): 1 – 10.

Hardjosubroto, W. 1994. Aplikasi Pemuliabiakan Ternak di Lapangan. PT Gramedia Widiasarana Indonesia, Jakarta.

Henderson, C.R. (1984) Estimation of variance and covariance under multiple traits models. Journal Dairy Sci. 67:1581-1589.

Mastika, I.M. 2002. Feeding Strategies to Improve the Production Performance and Meat Quality of Bali Cattle (Bos sondaicus). Working Papers: Bali Cattle Work-shop. Bali, 4 – 7 February 2002.

Mrode, R. A. (2000) Linear Models for the Prediction of Animal breeding Values. CAB International, UK.

Saka, I.K. 2000. Potensi Sapi Bali Sebagai Ternak Potong Ditinjau Dari Karakteristik Karkas. Prosiding Seminar Nasional Peranan Balai Inseminasi Buatan Singosari Dalam Menghadapi Swasembada Daging Tahun 2005 Melalui Uji Keturunan Sapi Bali dan KSO Semen Beku. Universitas Brawijaya, Malang.

Sarwono, B.D. 1995. Penggemukan Sapi Rakyat: Kemitraan Pedagang Ternak Dengan Petani di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Prosiding Simposium Nasional Kemitraan Usaha Ternak: “Industrialisasi Usaha Ternak Rakyat Dalam Menghadapi Tantangan Globalisasi”. Ikatan Sarjana Ilmu-Ilmu Peternakan Indonesia Bekerja-sama Dengan Balai Penelitian Ternak Ciawi, Bogor, 30 – 31 Agustus 1995.

Searle, S.R., G.Casella, dan C.E. McCulloch. 1992. Variance Components. Willey and Sons. New York.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.