Time management practices among student officers of internal school organizations in vocational education

Amelia Wulansari, Patni Ninghardjanti

Abstract

Abstrak: Manajemen waktu merupakan kompetensi penting bagi remaja yang mengejar prestasi akademik sekaligus memegang peran kepemimpinan dalam organisasi siswa, namun bagaimana siswa menerapkannya masih kurang dikaji. Penelitian ini mendeskripsikan penerapan manajemen waktu pada siswa pengurus organisasi internal di SMK Negeri 1 Banyudono, sebuah sekolah menengah kejuruan negeri di Jawa Tengah, Indonesia, meliputi keseimbangan antara tugas akademik dan organisasi, hambatan, solusi, dan dampaknya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara mendalam, serta dianalisis melalui kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil menunjukkan bahwa siswa menerapkan manajemen waktu melalui perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, serta evaluasi dan pengendalian. Keseimbangan dicapai dengan menentukan prioritas dan menyusun jadwal. Hambatan bersifat internal (menunda-nunda, kurang fokus, kelelahan) dan eksternal (benturan jadwal, kegiatan mendadak), yang diatasi melalui to-do list, skala prioritas, pemanfaatan waktu luang, dan pembagian tugas. Manajemen waktu meningkatkan kedisiplinan, tanggung jawab, produktivitas, dan kerja sama, tetapi juga menimbulkan kelelahan dan berkurangnya waktu istirahat. Temuan ini menegaskan pentingnya pembinaan manajemen waktu oleh sekolah untuk menjaga keseimbangan antara prestasi akademik dan keaktifan berorganisasi.

 

Kata kunci: keseimbangan akademik organisasi; pendidikan vokasi; pengelolaan aktivitas; peran ganda siswa

 

Abstract: Time management is a critical competency for adolescents who pursue academic achievement while holding leadership roles in student organizations, yet how such students enact it remains underexamined. This study describes the application of time management among student officers of internal organizations at SMK Negeri 1 Banyudono, a public vocational secondary school in Central Java, Indonesia, covering the balance between academic and organizational duties, obstacles, solutions, and effects. A qualitative descriptive design was used. Data were collected through observation and in-depth interviews, and analyzed through data condensation, display, and conclusion drawing, with source and technique triangulation. The findings show that students enacted time management through planning, organizing, implementation, and evaluation and control. Balance was achieved by setting priorities and constructing schedules. Obstacles were internal (procrastination, reduced focus, fatigue) and external (schedule conflicts, unplanned activities), addressed through to-do lists, priority scales, use of spare time, and task delegation. Time management increased discipline, responsibility, productivity, and collaboration, but also caused fatigue and reduced rest. These findings underscore the importance of school-led time management guidance to sustain a balance between academic achievement and organizational participation.

 

Keywords: academic organizational balance; activity management; organizational academic balance; vocational education

Keywords

keseimbangan akademik organisasi; pendidikan vokasi; pengelolaan aktivitas; peran ganda siswa; academic organizational balance; activity management; organizational academic balance; vocational education

Full Text:

PDF

References

Adebisi, J. F. (2013). Time management practices and its effect on business performance. Canadian Social Science, 9(1), 165–168. https://doi.org/10.3968/j.css.1923669720130901.2419

Aeon, B., & Aguinis, H. (2017). It's about time: New perspectives and insights on time management. Academy of Management Perspectives, 31(3), 309–330. https://doi.org/10.5465/amp.2016.0166

Claessens, B. J. C., van Eerde, W., Rutte, C. G., & Roe, R. A. (2007). A review of the time management literature. Personnel Review, 36(2), 255–276. https://doi.org/10.1108/00483480710726136

Covey, S. R. (2004). The seven habits of highly effective people. Free Press.

Ibrahim, A. (2018). Metodologi penelitian kualitatif. Ar-Ruzz Media.

Kristy, D. Z. (2019). Manajemen waktu, dukungan sosial, dan prokrastinasi akademik siswa kelas XI SMA. Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application, 8(1), 49–54. https://doi.org/10.15294/ijgc.v8i1.27736

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldãna, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.

Moleong, L. J. (2016). Metodologi penelitian kualitatif. Remaja Rosdakarya.

Nurhaliza, T., & Mulyani, E. (2022). Kegiatan organisasi mahasiswa dan dampaknya terhadap keterlambatan studi. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa, 11(4), 1021–1030. https://doi.org/10.35931/aq.v18i3.3439

Putri, A. N. (2020). Efektivitas manajemen waktu dalam meningkatkan prestasi belajar mahasiswa. Jurnal Ilmu Pendidikan, 8(2), 70–78.

Rahmawati, L. (2019). Strategi manajemen waktu dan dampaknya terhadap produktivitas belajar mahasiswa. Jurnal Pendidikan Tinggi, 7(3), 45–53.

Robbins, S. P., & Coulter, M. (2007). Management (10th ed.). Pearson Prentice Hall.

Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2017). Organizational behavior (17th ed.). Pearson.

Singh, D., & Jain, S. C. (2013). Working process of time management in SAP HR module. International Journal of Management Research and Reviews, 3.

Sugiyono. (2015). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Wahyuni, R., & Susanto, A. (2020). Strategi manajemen waktu dalam menyelesaikan studi tepat waktu pada mahasiswa aktif organisasi. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling, 6(1), 34–40. https://ejournal.unp.ac.id/index.php/konseling/article/view/106579

Yuliana, T. (2021). Disiplin akademik melalui manajemen waktu yang efektif. Jurnal Manajemen Pendidikan, 9(1), 60–68.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.