Hambatan Dalam Pelaksanaan Implementasi Kebijakan Merdeka Belajar Mandiri (MBKM) Mandiri di Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah III

Alisa Nurhaziza

Sari

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hambatan implementasi Kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Mandiri di LLDIKTI Wilayah III. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka yang melibatkan informan dari LLDIKTI, khususnya Tim Kerja Pembelajaran, Kemahasiswaan dan Prestasi (Belmawa), dosen pengampu, dan mahasiswa. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diuji keabsahannya menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hambatan implementasi MBKM Mandiri dapat dikelompokkan ke dalam tiga sisi yang saling berkaitan. Pertama pada sisi karakteristik masalah, hambatan ditunjukkan oleh kesulitan konversi SKS oleh perguruan tinggi, luasnya cakupan sasaran kebijakan, serta keberagaman kapasitas perguruan tinggi dalam mengimplementasikan program MBKM Mandiri. Kedua pada sisi karakteristik kebijakan, hambatan terlihat belum jelasnya pedoman teknis, keterbatasan pada sumber daya manusia (SDM), serta koordinasi antar stakeholder yang belum optimal sehingga menimbulkan perbedaan dalam pelaksanaan program. Sementara itu, pada sisi faktor lingkungan, hambatan ditunjukkan oleh rendahnya partisipasi mahasiswa yang dipengaruhi oleh terbatasnya sosialisasi kebijakan MBKM Mandiri serta belum meratanya dukungan dan keterlibatan mitra dalam pelaksanaan program, sehingga berbagai hambatan tersebut menunjukkan bahwa kebijakan tersebut masih belum berjalan secara optimal.

Kata Kunci

Implementasi Kebijakan, Pendidikan Tinggi, Hambatan

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.