PENGEMBANGAN PERMAINAN LATHE WORKER BERBASIS ANDROID SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PADA MATERI PEMESINAN MESIN BUBUT KELAS XI SMK KAL 1 SURABAYA

Bima Anggana W.P, Dian Wahyuni, Cristian Emanuel R

Abstract

Perkembangan dunia pendidikan yang semakin pesat menuntut lembaga pendidikan untuk lebih dapat
menyesuaikan dengan perkembangan ilmu pengetahuan. Pengembangan media pembelajaran yang sangat popular saat ini
adalah media pembelajaran berbasis android karena sesuai dengan perkembangan zaman. Pada dewasa ini simulator
materi mesin bubut masih minim didunia pendidikan jika dibandingkan dengan simulator mesin cnc. Maka dari itu
muncul suatu gagasan dalam pengembangan media belajar menggunakan aplikasi android bernama Lathe Worker.
Aplikasi Lathe Worker adalah sebuah aplikasi berbasis android yang menerapkan simulasi mesin bubut. Tujuan penelitian
ini yaitu mengetahui kelayakan dari permainan berbasis Android lathe worker yang dikembangkan sebagai media
pembelajaran pada materi pemesinan mesin bubut, mengembangkan materi mesin bubut yang lebih menarik,
menyenangkan serta mudah dipahami melalui perangkat mobile, dan menunjukan hasil belajar siswa dari penerapan
aplikasi lathe worker. Jenis penelitian ini menggunakan model pengembangan yang diadaptasi dari Plomp. Pada penelitian
ini dilakukan pada SMK KAL 1 Surabaya pada kelas XI TPm. Kelayakan dari permainan berbasis Android lathe worker
ini dilihat dari aspek validitas, kepraktisan, dan keefektifan. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa aplikasi
yang dikembangkan lathe worker layak, dibuktikan dengan data persentase validasi isi sebesar 91,14 %; validasi konstruk
sebesar 92,12%; observasi aktivitas siswa dengan persentase aktivitas siswa yang termasuk dalam kategori baik dan
sangat baik; kepraktisan permainan lathe worker berdasarkan angket respon siswa dengan persentase rata-rata sebesar
94%; dan efektivitas yang diperoleh dari hasil belajar berdasarkan skor gain rata-rata 0,7 dengan kategori tinggi.

References

Antunes, M; M. A. R. Pacheco, and M.

Giovanela. 2012. Design and

Implementation of an Educational

Game for Teaching Chemistry in

Higher Education. Journal of Chemical

Education, 89 (4), 2-3

Badru. 2009. Pengembangan Alat Permainan

Edukatif di Lembaga Pendidikan Anak

Usia Dini (Paud), (online),

(http://badruzaman.staf.upi.edu/files/20

/12/materi-media-paud-upi.pdf),

diakses padatanggal15 januari 2016

Baharudin & Wahyuni, Nur. 2007. Teori

Belajar dan Pembelajaran.Yogjakarta:

Ar-Ruzz Media.

Brensell& Hansen, C. B. S. 2010. Designing an

Educational Game: Design Principles

from a Holistic

Perspective.International Journal of

Learning, 17(10), 279-290

Chang, Raymond. 2011.General Chemistry

Sixth Edition. New York: Mc-Graw

Hill

Daryanto. 2011. Media Pembelajaran.

Bandung: Nurani Sejahtera.

Denok, Rachmawati. 2008. Psikologi

Pendidikan. Surabaya : Unesa

University Press

Depdikbud. 2014. Salinan

LampiranPermendikbudNomor 103

Tahun 2014

tentangPembelajaranPadaPendidikan

DasardanPendidikanMenengah.

Jakarta: Depdikbud.

Fenrich, P. 1997. Practical Guideliness for

Creating Instructional: Multimedia

Applications. For Worth.New York:

Harcourt College Publishers

Hamalik, Oemar. 2009. Dasar-Dasar

Pengembangan Kurikulum. Bandung :

Remaja Rosdakarya

Hamid, Soleh. 2012. Metode Edutainment.

Jogjakarta: Diva Press.

Haryani, Yuli. 2014. Meningkatkan Motivasi

Belajar Bahasa Inggris Siswa melalui

Kwartet Game. Jakarta: Sistem

Monitoring dan Evaluasi Bermutu.

Gredler, M.E . 2004. Games and Simulations

and Their Relationships to Learning.

Review of Educational Research, 65(3),

–281

Refbacks

  • There are currently no refbacks.