PERSEPSI SISWA TENTANG NILAI KEMANDIRIAN PADA PENDIDIKAN ANTIKORUPSI (STUDI DI SMK)

Nela Suryaningtyas, Siswandari Siswandari, Nurhasan Hamidi

Abstract

ABSTRACT

The aims of this study were to investigate: 1) Students’ perceptions the value of independence viewed from the social aspect of Anti-Corruption Education; (2) Students’ perceptions the value of independence viewed from the economic aspect of Anti-Corruption Education. This research was descriptive qualitative research. The population of this research was grade X student of class accounting of SMK in the 2018/2019 academic year. In this research, there were ten students as informant. The source date of this research were informant, document, picture, record, and the location of research. This research collected the data by using interview, obsevation, and document. Sampling technic used was purpose sampling. The analysis used was interractive analysis. The data validities used were source and method triangulation. The result of this research showed that 1) student’s social aspect was positive. That was evidenced by students having adequate knowledge about the act of corruption by releazing that they have potential to commit corruption. Students strongly supported the efforts to eradicate corruption by Anti-corruption Education. The independence of this social aspect was also evidanced by the attitude of students always completing their work without having to always rely on the help of others, having an effort to improve personal independence, and having the ability to interact with others well. 2) students’ econmic aspect had negative perception evidanced by students not being able to distinguish between fulfiling needs and desires. Students tended to be consumptive in allocating the finance that they had. Consumptive life made students less inclined to set aside part of their finances.

Keywords: student’s perception, independence value, anti-corruption education.

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) persepsi siswa mengenai nilai kemandirian yang ditinjau dari aspek sosial pada Pendidikan Antikorupsi, 2) persepsi siswa mengenai nilai kemandirian yang ditinjau dari aspek ekonomi pada Pendidikan Antikorupsi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X bidang keahlian akuntansi SMK tahun ajaran 2018/2019. Jumlah informan pada penelitian ini adalah 10 siswa. Sumber data penelitian ini adalah informan, dokumen, gambar, rekaman, dan lokasi penelitian. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Model analisis yang digunakan adalah analisis interaktif. Validitas data yang digunakan adalah triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) aspek sosial siswa memiliki persepsi positif. Hal ini dibuktikan dengan siswa memiliki pengetahuan yang memadai mengenai tindakan korupsi dengan menyadari bahwa dirinya berpotensi melakukan korupsi. Siswa sangat mendukung upaya pemberantasan korupsi dengan Pendidikan Antikorupsi. Kemandirian aspek sosial ini dibuktikan pula dengan sikap siswa selalu menuntaskan pekerjaannya tanpa harus selalu mengandalkan bantuan orang lain, memiliki upaya meningkatkan kemandirian personal, dan memiliki kemampuan berinteraksi dengan baik terhadap orang lain. 2) aspek ekonomi memiliki persepsi negatif, dibuktikan dengan siswa belum dapat membedakan antara pemenuhan kebutuhan dengan keinginan. Siswa cenderung konsumtif dalam mengalokasikan keuangan yang dimiliki. Hidup konsumtif menjadikan siswa cenderung tidak mampu menyisihkan sebagian dari keuangannya.

Kata kunci: persepsi siswa, nilai kemandirian, pendidikan antikorupsi.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.