ANALISIS KOMUNIKASI PETANI KARET POLA SWADAYA DI KECAMATAN GUNUNG TOAR KABUPATEN KUANTAN SINGINGI

Yuliadi Saputra, Roza Yulida, Rosnita Rosnita, Yulia Andriani

Abstract


Abstract: This research aims to analyze the effectiveness of rubber farmer communications through the identification of internal and external characteristics and the communication process reviewed from elements of communication. This research applied a survey method in two villages in Gunung Toar sub-district through an interview to 83 respondents by using purposive sampling method. The analysis of the scale of Likert used to analyze the level of cosmopolitan and external characteristics. Descriptive analysis used to analyse the communication processes reviewed from communication elements. Characteristics of the internal and external rubber farmers are: 99% of age-productive respondents, 89% male gender, 42% high school educated and undergraduated, 77% have medium land area (0.5 – 2 ha), 71% experienced farming between 11-20 years, 58% have Between 3-4 people, the level of cosmopolitan respondents judged ineffective. The intensity of the respondents’ rubber counseling is quite effective, the accuracy of the counseling channel is quite effective, and information source is quite effective. The communication process consists of extension, farmer group core management, touke, trader and others as source of information. Message in the form of information about farming in the upstream, cultivation, downstream and supporting subsystems. Media is in the form of meetings, WhatsApps, cellphones, brochures, and rubber farmers as communicants. Feedback in the form of agree, ready to try and rejection feedback. The physical environment is in the village office, sub-district office and in the direct field and counseling is held once a week. 

 

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komunikasi petani karet melalui identifikasi karakteristik internal dan karakteristik eksternal serta proses komunikasi yang ditinjau dari unsur-unsur komunikasi. Penelitian ini menggunakan metode survei pada dua desa di Kecamatan Gunung Toar melaui wawancara responden yang berjumlah 83 responden menggunakan kuesioner. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling. Alat analisis yang digunakan yaitu analisis skala likert yang digunakan untuk menganalisis tingkat kosmopolitan dan karakteristik eksternal. Analisis deskriptif yang digunakan untuk menganalisis proses komunikasi yang ditinjau dari unsur-unsur komunikasi. Karakteristik internal dan eksternal petani karet yaitu: 99% responden berusia produktif, 89% berjenis kelamin laki-laki, 42% berpendidikan SMA dan S1, 77% memiliki luas lahan sedang (0,5 – 2 ha), 71% berpengalaman usahatani antara 11-20 tahun, 58% memiliki tanggungan antara 3-4 orang, tingkat kosmopolitan responden dinilai tidak efektif. Intensitas penyuluhan karet responden cukup efektif, ketepatan saluran penyuluhan cukup efektif, sumber informasi cukup efektif. Proses komunikasi yang terjadi yaitu: penyuluh, pengurus inti kelompok tani, touke, pedagang dan lainnya sebagai sumber informasi. Pesan berupa informasi tentang usahatani pada subsistem hulu, budidaya, hilir dan penunjang. Media berupa pertemuan, whatsapp, handphone dan brosur, petani karet sebagai komunikan. Feedback berupa feedback setuju, siap mencoba dan penolakan. Lingkungan fisik yaitu di kantor desa, kantor camat dan di lapangan langsung serta penyuluhan dilaksanakan satu kali seminggu.

 


Keywords


rubber; internal characteristics; external characteristics; communication elements; communication process; karet; karakteristik internal; karakteristik eksternal; unsur-unsur komunikasi; proses komunikasi

Full Text:

PDF
rticle

References


Ahmadi, A. 2007. Psikologi Sosial. Jakarta: Rineka Cipta.

Association of Natural Rubber Producing Countries (ANRPC). (2018/10/12). Data natural rubber trends & statistics. Retrieved from http://www.anrpc.org.

Badan Pusat Statistik Provinsi Riau. 2018. Provinsi Riau dalam angka 2018. Riau.

Budiyanto, G. 2014. Manajemen Sumber Daya Lahan. Yogyakarta: LP3M UMY.

Harahap, N.H.P., dan Bhima, A.S. 2018. Analisis Daya Saing Komoditas Karet Alam Indonesia ke Pasar Global. Jurnal Transborder, 1(2), 130– 143.

Husein, U. 2011. Metode Penelitian untuk Skripsi dan Tesis Bisnis. Cetakan ke 11. Jakarta: Rajawali Press.

Mardani, T.M., dan Nur, H.S. 2017. Analisis Usahatani Tanaman Pangan Jagung Di Kecamatan Juli Kabupaten Bireuen. Jurnal S. Pertanian, 1 (3), 203 – 204.

Mubarak, W.I., Chayatin, N., Rozikin, K., dan Supradi. 2007. Promosi Kesehatan Sebuah Pengantar Proses Belajar Mengajar dalam Pendidikan. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Notoatmodjo, S. 2003. Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Permana, A.B. 2012. Analisis Tingkat Kesehatan Bank Berdasarkan Metode CAMELS dan Metode RGEC. Skripsi. Universitas Negeri Surabaya. Surabaya.

Rohi. 2008. Efektivitas Komunikasi Pemuka Pendapat Kelompok Tani dalam Menggunakan Teknologi Usahatani Padi. Tesis. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Rukka, H. 2003. Motivasi Petani dalam Menerapkan Usahatani Organik Padi Sawah. Tesis. Sekolah Tinggi Pasca Sarjana IPB. Bogor.

Simanjuntak, E.K.P. 2016. Analisis Penyuluhan dan Keberdayaan Petani Karet Pola Swadaya Di Kecamatan Tanah Putih Kabupaten Rokan Hilir. Skripsi. Universitas Riau. Pekanbaru.

Sugiyono. 2005. Metode Penelitian Administrasi. Bandung: Alfabeta

Sutarno, N.S. 2006. Manajemen Perpustakaan suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Sagung Seto.

Triyanto, A. 2009. Organizational Citizenship Behavior (OCB) dan Pengaruhnya terhadap Keinginan Keluar dan Kepuasan Kerja Karyawan. Jurnal Manajemen, 7(4), 1– 13.




DOI: https://doi.org/10.20961/sepa.v16i2.32226

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

Creative Commons License