Optimalisasi Potensi Desa Berbasis Sumber Daya Lokal Di Desa Sungai Rasau, Kebupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan
Abstract
Desa Sungai Rasau yang terletak di Kecamatan Bumi Makmur, Kabupaten Tanah Laut, Provinsi Kalimantan Selatan memiliki potensi sumber daya lokal yang beragam, meliputi sektor pertanian lahan basah, perikanan air tawar, kerajinan berbasis bahan alam, serta potensi ekowisata riparian. Namun demikian, pemanfaatan potensi tersebut masih bersifat konvensional dan belum didukung oleh perencanaan usaha, pencatatan keuangan, serta strategi promosi yang memadai. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengoptimalkan potensi sumber daya lokal melalui pendampingan usaha mikro dan penguatan kapasitas masyarakat desa. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan partisipatif yang meliputi observasi lapangan, wawancara, diskusi kelompok terpumpun (FGD), serta rangkaian pelatihan dan pendampingan yang mencakup penyusunan Business Model Canvas (BMC), pembukuan keuangan sederhana, dan promosi usaha melalui media sosial. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa rangkaian pendampingan tersebut mampu meningkatkan pemahaman peserta dalam menyusun perencanaan usaha yang lebih terstruktur, melakukan pencatatan keuangan sederhana, serta memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi produk berbasis potensi lokal. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong terbentuknya jejaring kolaborasi antar-pelaku usaha dan penguatan peran kelembagaan desa, khususnya BUMDes, sebagai simpul pendukung keberlanjutan usaha. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa optimalisasi potensi sumber daya lokal melalui pendampingan usaha yang terintegrasi dan partisipatif dapat menjadi strategi awal yang efektif dalam mendorong kemandirian ekonomi dan pembangunan desa yang berkelanjutan.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Chaffey, D., & Smith, P. (2022). Digital Marketing Excellence (5th ed.). Routledge. https://doi.org/10.4324/9781003009498
Fielt, E. (2013). Conceptualising business models: Definitions, frameworks and classifications. Journal of Business Models, 1(1), 85–105.
Joyce, A., & Paquin, R. L. (2016). The triple layered business model canvas: A tool to design more sustainable business models. Journal of Cleaner Production, 135, 1474–1486. https://doi.org/10.1016/j.jclepro.2016.06.067
Knowles, M. S., Holton III, E. F., & Swanson, R. A. (2014). The Adult Learner: The definitive classic in adult education and human resource development. Routledge. https://doi.org/10.4324/9781315816951
Kolb, D. A. . (2015). Experiential learning : experience as the source of learning and development. Pearson Education, Inc.
Mardikanto, Totok., & Soebiato, Poerwoko. (2012). Pemberdayaan masyarakat dalam perspektif kebijakan publik. Alfabeta.
OECD. (2010). SMEs, Entrepreneurship and Innovation. OECD. https://doi.org/10.1787/9789264080355-en
OECD. (2020). A Territorial Approach to the Sustainable Development Goals. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/e86fa715-en
Osterwalder, Alexander., Pigneur, Yves., Clark, Tim., & Smith, Alan. (2010). Business model generation : a handbook for visionaries, game changers, and challengers. Wiley.
Rahayu, M., Sari, B., Utami, N. E., & Emarawati, J. A. (2022). Laporan Keuangan Mudah dengan Si APIK bagi UMKM. IKRA-ITH ABDIMAS, 6(1), 53–61. https://doi.org/10.37817/ikra-ithabdimas.v6i1.2369
Taiminen, H. M., & Karjaluoto, H. (2015). The Usage of Digital Marketing Channels in SMEs. Journal of Small Business and Enterprise Development, 22(4), 633–651. https://doi.org/10.1108/JSBED-05-2013-0073
Tambunan, T. (2019). Recent evidence of the development of micro, small and medium enterprises in Indonesia. Journal of Global Entrepreneurship Research, 9(1), 18. https://doi.org/10.1186/s40497-018-0140-4
Tiago, M. T. P. M. B., & Veríssimo, J. M. C. (2014). Digital marketing and social media: Why bother? Business Horizons, 57(6), 703–708. https://doi.org/10.1016/j.bushor.2014.07.002
Refbacks
- There are currently no refbacks.

