Inovasi Pupuk Organik Dari Tulang Ikan Dalam Upaya Mengurangi Limbah Dan Meningkatkan Produksi Pertanian

Anis Tatik Maryani, Nyimas Myrna Elsa Fathia, Miranti Sari Fitriani, Sri Mulyati, Arzita Arzita, Nur Huda

Abstract

Pupuk organik merupakan bahan alami yang digunakan untuk meningkatkan kesuburan tanah dan mendukung pertumbuhan tanaman. Berbeda dengan pupuk kimia, pupuk organik terbuat dari kompos, kotoran hewan, dan limbah pertanian. Penggunaan pupuk organik memiliki banyak manfaat, seperti meningkatkan struktur tanah, memperbaiki retensi air, dan menyediakan nutrisi secara berkelanjutan. Selain itu, pupuk organik mendukung aktivitas mikroorganisme tanah yang penting dalam proses penguraian dan penyerapan nutrisi. Inovasi pemanfaatan limbah tulang ikan sebagai pupuk organik di Desa Ibru, Kecamatan Mestong, Muaro Jambi, bertujuan mengurangi limbah sekaligus meningkatkan produksi pertanian. Limbah tulang ikan kaya akan kalsium, fosfor, dan nitrogen, namun sering dibuang tanpa dimanfaatkan. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan oleh tim Universitas Jambi bekerja sama dengan kelompok wanita tani (KWT). Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan praktik langsung, dan pendampingan pembuatan pupuk organik cair maupun padat. Indikator keberhasilan ditetapkan pada peningkatan pengetahuan, keterampilan, serta kemampuan produksi pupuk organik secara mandiri. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 80% peserta memahami materi dan mampu mempraktikkan pembuatan pupuk organik dari limbah tulang ikan. Pemanfaatan limbah rumah tangga ini diharapkan dapat mengurangi dampak negatif penggunaan pupuk kimia, sekaligus meningkatkan keterampilan dan penghasilan tambahan bagi KWT. Dengan demikian, masyarakat dapat menghemat biaya produksi melalui pembuatan pupuk organik sendiri untuk kegiatan budidaya tanaman.

Full Text:

PDF

References

Arisanti, D., Angelia, I. O., & Amiruddin, A. (2021). Pemanfaatan tepung tulang ikan untuk bidang pertanian oleh masyarakat Desa Tanjung Keramat Gorontalo. Jurnal Ilmiah Pangabdhi, 7(1), 48–50.

Bachtiar, E., Gala, S., Ardah, M. I., Zaman, N., Insan, A. N., & Nuraliyah, A. (2025). Pemberdayaan kelompok perempuan membuat abon ikan bandeng dan pupuk organik cair di Kelurahan Soreang Maros. Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Terapan (JPMIT), 7(1), 1–12.

Bhaskoro, P. T. (2020). Pengaruh penambahan tepung tulang ikan terhadap konsentrasi nitrogen (N), fosfor (P), dan kalium (K) pada pupuk organik cair rumput laut Gracilaria sp. Universitas Airlangga, Surabaya.

Caruso, G. (2015). Fishery wastes and by-products: A resource to be valorised. Journal of Fisheries Sciences, 9(4), 80–83.

Dinas Kelautan dan Perikanan. (2007). Pemanfaatan limbah ikan sebagai pupuk organik. Jakarta: Departemen Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia.

Hidayat, R., & Nurhayati, S. (2019). Pengelolaan limbah ikan di pasar tradisional dan dampaknya terhadap kesehatan masyarakat. Jurnal Pengelolaan Lingkungan, 15(2), 112–121.

Imra, M., Fadnan, A., Abdiani, I. R., & Irawati, H. (2019). Karakteristik tepung tulang ikan bandeng (Chanos chanos) dari limbah industri Baduri Kota Tarakan. Jurnal TechnoFish, 3(2), 60–69.

Mansyur, N. I., Pudjiwati, E. H., & Murtilaksono, A. (2021). Pupuk dan pemupukan. Syiah Kuala University Press.

Mazaya, R. (2013). Kandungan hara nitrogen, fosfor, dan kalium organik pada tubuh ikan dibandingkan bahan organik lain. Jurnal Pertanian Berkelanjutan, 2(1), 45–52.

Rasyid, A., Nurhaeda, Rasbawati, Fitriani, & Novieta, I. D. (2024). Pengaruh pemberian pupuk POC dengan konsentrasi berbeda terhadap laju pertumbuhan dan produksi rumput gajah Taiwan (Pennisetum purpureum). Jurnal Gallus Gallus, 2(2), 94–101.

Sembel, D. T. (2015). Toksikologi lingkungan. Yogyakarta: Andi.

Siregar, M., Sulardi, S., Marisa, J., Samrin, S., Rusiadi, R., Setiawan, A., Ismail, D., Wasito, W., Luta, D. A., & Siswanto, Y. (2018). Uji pemangkasan dan pemberian pupuk kandang terhadap pertumbuhan dan produksi padi Salebu. Jurnal Ilmiah Abdi Ilmu, 1(1), 42–49.

Tangke, U. (2020). Teknik pembuatan tepung tulang tuna pada kegiatan pengabdian PPUPIK Rumah Ikan. Jurnal Dedikasi, 22(1), 90–93.

Ummah, V. R., Septian, D., & Marpaung, S. (2021). Pengaruh pemberian pupuk organik urin kelinci terhadap pertumbuhan tanaman kangkung darat (Ipomoea reptans). Jurnal Agroekoteknologi dan Agribisnis, 5(2), 102–110.

Warintan, S. E., Purwanigsih, P., & Tethool, A. (2021). Pupuk organik cair berbahan dasar limbah ternak untuk tanaman sayuran. Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(6), 1465–1471.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.