PENDAMPINGAN PELATIHAN TEKNOLOGI LASER CUTTING BAGI PERAJIN WAYANG KULIT WUKIRSARI: PENGUATAN PEMAHAMAN DAN INOVASI DESAIN BERBASIS BUDAYA

Andrian Wisnu Dewangga, Apri Nuryanto, Surono -, M. Lies Endarwati

Abstract

Desa Wisata Wukirsari di Kabupaten Bantul dikenal sebagai sentra kerajinan wayang kulit yang memiliki nilai budaya tinggi. Proses produksi yang masih manual menyebabkan keterbatasan efisiensi dan variasi desain, sementara perkembangan teknologi manufaktur seperti laser cutting membuka peluang untuk peningkatan presisi dan inovasi dalam pembuatan wayang kulit. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan perajin terhadap teknologi laser cutting serta mendorong pengembangan variasi desain berbasis digital. Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif dan berbasis praktik langsung (hands-on training) melalui empat tahap utama: analisis kebutuhan, pelatihan teknis, implementasi, dan pendampingan berkelanjutan. Sebanyak 25 perajin aktif mengikuti kegiatan ini selama enam bulan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap prinsip kerja dan parameter operasi mesin laser cutting sebesar 88%, serta peningkatan keterampilan operasional dengan 80% peserta mampu mengoperasikan mesin secara mandiri. Variasi desain wayang kulit meningkat melalui pemanfaatan perangkat lunak grafis digital seperti CorelDRAW dan AutoCAD, dengan 70% peserta berhasil membuat desain modifikasi baru yang menggabungkan unsur tradisional dan kontemporer. Kegiatan pendampingan ini memperlihatkan efektivitas pendekatan partisipatif dalam membangun kemandirian teknologis sekaligus menjaga kesinambungan nilai budaya. Integrasi antara teknologi modern dan keterampilan tradisional menjadi model pemberdayaan masyarakat kreatif berbasis budaya lokal yang adaptif terhadap perkembangan industri kreatif.

References

Dubina, I. N., Carayannis, E. G., & Campbell, D. F. J. (2012). Creativity economy and a crisis of the economy? Coevolution of knowledge, innovation, and creativity. Journal of the Knowledge Economy, 3(1), 1–24. https://doi.org/10.1007/s13132-011-0042-0

Eltawahni, H. A., Hagino, M., Benyounis, K. Y., Inoue, T., & Olabi, A. G. (2012). Effect of CO₂ laser cutting process parameters on edge quality and operating cost of AISI316L. Optics & Laser Technology, 44(4), 1068–1072. https://doi.org/10.1016/j.optlastec.2011.10.009

Holmquist, A., Magnusson, M., & Livholts, M. (2019). Reinventing tradition: Exploring the creation of new meaning through innovations involving craft-based design. Creativity and Innovation Management, 28(1), 124–137. https://doi.org/10.1111/caim.12282

Naresh, & Khatak, P. (2022). Laser cutting technique: A literature review. Materials Today: Proceedings, 56, 2484–2489. https://doi.org/10.1016/j.matpr.2021.11.009

Prayitno, A. (2023). Digitalization in administration business: Opportunities and challenges in the technology era. Jurnal Sosial Sains dan Komunikasi, 2(1), 147–157.

Rahman, M., & Ramli, M. (2021). Participatory community empowerment models in the creative industry. International Journal of Social Sciences Research, 9(2), 54–67.

Suharyanto, A. (2020). Model pelatihan partisipatif dalam pengembangan UMKM. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 7(1), 12–25.

Tannenbaum, K. (2018). Carving out a new future: Wayang kulit craftsmanship in Central Java, Indonesia. Honolulu: University of Hawaii Press.

Temeltas, H., & Kaya, C. (2021). Transfer of craft knowledge to new product development through collaboration between craftsmen and designers. The Design Journal, 24(6), 865–886. https://doi.org/10.1080/14606925.2021.1981991

Refbacks

  • There are currently no refbacks.