Budidaya Anggur dengan Sistem Pemantauan Berbasis IOT pada Kelompok Wanita Tani “Sekar Arum” Desa Genengan, Kecamatan Jumantono, Kabupaten Karanganyar

Fitria Roviqowati, Ahmad Yunus, Edi Purwanto, Retna Bandriyati Arniputri, Samanhudi Samanhudi, Muji Rahayu, Gani Cahyo Handoyo, Andriyana Setyawati, Iswahyudi Iswahyudi, Joko Prihanto

Abstract

Desa Genengan memiliki potensi geografis yang mendukung budidaya anggur, namun pengembangannya oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) “Sekar Arum” terkendala oleh keterbatasan pengetahuan teknik budidaya modern dan sistem pemantauan lingkungan yang masih konvensional. Program pengabdian ini bertujuan untuk: (1) meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota KWT mengenai budidaya anggur dan teknik grafting, (2) mengimplementasikan sistem pemantauan lingkungan berbasis Internet of Things (IoT), dan (3) menganalisis efektivitas pelatihan serta kendala adopsi teknologi. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan teoritis dan praktik, implementasi demplot, serta pemasangan perangkat IoT yang memantau suhu, kelembaban tanah, intensitas cahaya, dan pH. Evaluasi menggunakan pretest-posttest dan kuesioner kepuasan. Hasil menunjukkan partisipasi 22 anggota (100%). Terjadi peningkatan pengetahuan yang signifikan dengan nilai rata-rata pretest 71,03 menjadi posttest 93,05 (gain 22,02 poin). Tingkat keberhasilan praktek grafting mencapai 75%. Berdasarkan angket yang telah dibagian diperoleh data bahwa keseluruhan peserta menyatakan materi yang disampaikan bermanfaat. Tingkat ketertarikan pada kegiatan 72,2% menyatakan sangat menarik serta 22,8% menyatakan menarik. Keseluruhan peserta menyatakan tertarik untuk melakukan budidaya anggur di rumah. Sistem IoT beroperasi dengan baik, meski mengalami kendala konektivitas internet. Analisis mengungkap penerimaan yang lebih tinggi terhadap materi budidaya konvensional dibandingkan teknologi IoT, serta ketergantungan pada infrastruktur digital sebagai penghambat utama. Program ini berhasil meningkatkan kapasitas teknis kelompok dan membuka jalan menuju pertanian presisi. Keberlanjutan memerlukan pendampingan lanjutan, penguatan aspek bisnis, dan solusi infrastruktur komunikasi yang adaptif.


Kata kunci: budidaya anggur; IoT; kelompok wanita tani; pertanian presisi; pemberdayaan masyarakat

Full Text:

PDF

References

Abdelmohsen, M., & Rashedy, A. (2024). Callusing soil of grafted grape cuttings as a positive feature for climate change. Revista Brasileira De Fruticultura, 46. https://doi.org/10.1590/0100-29452024019

Assunção, M., Santos, C., Brazão, J., Eiras‐Dias, J., & Fevereiro, P. (2019). Understanding the molecular mechanisms underlying graft success in grapevine. BMC Plant Biology, 19(1). https://doi.org/10.1186/s12870-019-1967-8

Badan Pusat Statistik Kabupaten Karanganyar. (2021). Kecamatan Jumantono dalam Angka. Penerbit: BPS Kabupaten Karanganyar.

Cahyanurani, A., & Mr, R. (2020). Studi kualitas air pada tambak budidaya anggur laut (Caulerpa racemosa) di balai besar perikanan budidaya air payau (BBPBAP) Jepara. Samakia Jurnal Ilmu Perikanan, 11(2), 58-65. https://doi.org/10.35316/jsapi.v11i2.670

Carrere, C., Spilmont, A., Loupit, G., Beutin, P., Stessels, C., Ollat, N., … & Cookson, S. (2022). Evaluation of criteria to assist the selection of good quality grafted grapevines prior to their commercialisation. Oeno One, 56(2), 15-27. https://doi.org/10.20870/oeno-one.2022.56.2.4792

Cookson, S., Clemente‐Moreno, M., Hévin, C., Mendome, L., Delrot, S., Magnin, N., … & Ollat, N. (2014). Heterografting with nonself rootstocks induces genes involved in stress responses at the graft interface when compared with autografted controls. Journal of Experimental Botany, 65(9), 2473-2481. https://doi.org/10.1093/jxb/eru145

El-kenawy, M., Belal, B., & Mohamed, M. (2022). Effect of some rootstocks on vegetative growth, nutrient content, yield and quality of Thompson seedless grapevines and H4 strain under conditions of Egyptian delta region. Egyptian Journal of Horticulture, 49(2), 239-255. https://doi.org/10.21608/ejoh.2022.165538.1212

Farooq, M., Riaz, S., Abid, A., Abid, K., & Naeem, M. (2019). A survey on the role of IoT in agriculture for the implementation of smart farming. IEEE Access, 7, 156237-156271. https://doi.org/10.1109/access.2019.2949703

Jaya, D. (2022). Pendampingan budidaya tanaman anggur di daerah kering pada kelompok tani “Patuh Bersama” di desa penyangga Sukadana, Kek Mandalika, Lombok Tengah. Lumbung Inovasi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 8(3), 642-650. https://doi.org/10.36312/linov.v8i3.1480

Kobayashi, Y., Yamamoto, T., Ikeda, H., Sugihara, R., Kaihori, H., Kawabata, M., … & Suzuki, S. (2020). Effects of constantly high soil water content on vegetative growth and grape quality in Japan with high rainfall during grapevine growing season. Folia Horticulturae, 32(2), 135-145. https://doi.org/10.2478/fhort-2020-0013

Marín, D., Santesteban, L., Dayer, S., Villa-Llop, A., Zamora, F., Gambetta, G., … & Torres, N. (2022). Connection matters: exploring the implications of scion–rootstock alignment in grafted grapevines. Australian Journal of Grape and Wine Research, 28(4), 561-571. https://doi.org/10.1111/ajgw.12559

Omar, Z., R, S., F., A., Aziz, A., Yusup, Z., Rola‐Rubzen, M., … & Bujang, A. (2024). Exploring the challenges of adopting smart farming in the agriculture sector among smallholders in Malaysia. International Journal of Academic Research in Business and Social Sciences, 14(6). https://doi.org/10.6007/ijarbss/v14-i6/21810

Oleinikov, N., Grishin, Y., Kazak, A., & Donskaya, D. (2025). API development for data collection automation on soil and climate conditions in grape growing. BIO Web of Conferences, 179, 06001. https://doi.org/10.1051/bioconf/202517906001

Putri, A. (2023). Dampak La Nina pada produksi dan uji banding waktu pangkas vegetatif tanaman anggur (Vitis vinifera) di kota Palu. Buletin Gaw Bariri, 4(2), 50-59. https://doi.org/10.31172/bgb.v4i2.116

Ramadevi, G., Sankar, G., & Singh, M. (2022). Role of IoT in intelligent agriculture network system. https://doi.org/10.3233/atde220745


Ruslianto, I., Ristian, U., & Hasfani, H. (2022). Sistem pintar untuk anggur (Sipunggur) pada kawasan tropis berbasis Internet of Things (IoT). Jurnal Edukasi Dan Penelitian Informatika (Jepin), 8(1), 121. https://doi.org/10.26418/jp.v8i1.52835

Silva, M., Paiva, A., Pimentel, A., Sánchez, C., Callili, D., Moura, M., … & Tecchio, M. (2018). Yield performance of new juice grape varieties grafted onto different rootstocks under tropical conditions. Scientia Horticulturae, 241, 194-200. https://doi.org/10.1016/j.scienta.2018.06.085

Spachos, P. (2020). Towards a low-cost precision viticulture system using Internet of Things devices. IoT, 1(1), 5-20. https://doi.org/10.3390/iot1010002

Strong, R., Wynn, J., Lindner, J., & Palmer, K. (2022). Evaluating Brazilian agriculturalists’ IoT smart agriculture adoption barriers: Understanding stakeholder salience prior to launching an innovation. Sensors, 22(18), 6833. https://doi.org/10.3390/s22186833

Thagunna, S. (2023). A review on propagation methods of grape (Vitis vinifera L.). Reviews in Food and Agriculture, 4(1), 28-31. https://doi.org/10.26480/rfna.01.2023.28.31

Widiastuti, A., Simarmata, R., & Sumardiyono, C. (2021). Potensi ekstrak lengkuas sebagai fungisida nabati untuk mengendalikan penyakit karat daun anggur (Phakopsora euvitis). Jurnal Fitopatologi Indonesia, 16(3), 135-143. https://doi.org/10.14692/jfi.16.3.135-143

Refbacks

  • There are currently no refbacks.