Budidaya Anggur dengan Sistem Pemantauan Berbasis IOT pada Kelompok Wanita Tani “Sekar Arum” Desa Genengan, Kecamatan Jumantono, Kabupaten Karanganyar
Abstract
Anggur (Vitis vinifera) adalah salah satu buah paling populer di dunia, dan dapat dikonsumsi mentah atau diolah menjadi berbagai produk seperti jus atau selai. Anggur dapat tumbuh di berbagai jenis tanah, budidaya anggur harus memperhatikan faktor lingkungan utama yang mempengaruhi pertumbuhan serta perkembangan budidaya tanaman diantaranya adalah suhu, kelembaban tanah dan udara, intensitas cahaya serta status kesuburan tanahnya. Anggur merupakan tanaman merambat dengan sistem penanaman khusus, seperti menggunakan tiang atau kawat sebagai penyangga. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi pada masyarakat cara mengembangkan kebun anggur dengan menerapkan teknologi modern IoT untuk membudidayakan anggur yang pada akhirnya dapat meningkatkan kemandirian keluarga. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah deskriptif. Pelaksanaan program pengabdian masyarakat ini dilakukan dalam beberapa tahapan, meliputi persiapan bahan dan materi, penyuluhan dan pengenalan, praktik/demplot budidaya anggur, penerapan IoT, pendampingan, seminar dan publikasi, pelaporan. Tahap persiapan melibatkan pencarian mitra, pengumpulan informasi tentang status mitra, dan merekomendasikan tindakan. Pelaksanaan melibatkan komunikasi dan pelatihan di lokasi mitra. Selain itu, pemantauan dan evaluasi berkala akan dilakukan untuk memantau perkembangan mitra pasca kegiatan. Melalui program pengabdian masyarakat ini, diharapkan minat masyarakat terhadap budidaya anggur akan meningkat, yang pada akhirnya berujung pada peningkatan kemandirian ekonomi. Adapun target luaran adalah sebagai berikut: publikasi pada jurnal nasional ber-ISSN yang dapat diakses secara online, publikasi pada media cetak / online, peningkatan daya saing perekonomian masyarakat dan penerapan iptek di masyarakat serta produk inovasi teknologi tepat guna yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.
References
Abdelmohsen, M., & Rashedy, A. (2024). Callusing soil of grafted grape cuttings as a positive feature for climate change. Revista Brasileira De Fruticultura, 46. https://doi.org/10.1590/0100-29452024019
Assunção, M., Santos, C., Brazão, J., Eiras‐Dias, J., & Fevereiro, P. (2019). Understanding the molecular mechanisms underlying graft success in grapevine. BMC Plant Biology, 19(1). https://doi.org/10.1186/s12870-019-1967-8
Badan Pusat Statistik Kabupaten Karanganyar. (2021). Kecamatan Jumantono dalam Angka. Penerbit: BPS Kabupaten Karanganyar.
Cahyanurani, A., & Mr, R. (2020). Studi kualitas air pada tambak budidaya anggur laut (Caulerpa racemosa) di balai besar perikanan budidaya air payau (BBPBAP) Jepara. Samakia Jurnal Ilmu Perikanan, 11(2), 58-65. https://doi.org/10.35316/jsapi.v11i2.670
Carrere, C., Spilmont, A., Loupit, G., Beutin, P., Stessels, C., Ollat, N., … & Cookson, S. (2022). Evaluation of criteria to assist the selection of good quality grafted grapevines prior to their commercialisation. Oeno One, 56(2), 15-27. https://doi.org/10.20870/oeno-one.2022.56.2.4792
Cookson, S., Clemente‐Moreno, M., Hévin, C., Mendome, L., Delrot, S., Magnin, N., … & Ollat, N. (2014). Heterografting with nonself rootstocks induces genes involved in stress responses at the graft interface when compared with autografted controls. Journal of Experimental Botany, 65(9), 2473-2481. https://doi.org/10.1093/jxb/eru145
El-kenawy, M., Belal, B., & Mohamed, M. (2022). Effect of some rootstocks on vegetative growth, nutrient content, yield and quality of Thompson seedless grapevines and H4 strain under conditions of Egyptian delta region. Egyptian Journal of Horticulture, 49(2), 239-255. https://doi.org/10.21608/ejoh.2022.165538.1212
Farooq, M., Riaz, S., Abid, A., Abid, K., & Naeem, M. (2019). A survey on the role of IoT in agriculture for the implementation of smart farming. IEEE Access, 7, 156237-156271. https://doi.org/10.1109/access.2019.2949703
Jaya, D. (2022). Pendampingan budidaya tanaman anggur di daerah kering pada kelompok tani “Patuh Bersama” di desa penyangga Sukadana, Kek Mandalika, Lombok Tengah. Lumbung Inovasi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 8(3), 642-650. https://doi.org/10.36312/linov.v8i3.1480
Kobayashi, Y., Yamamoto, T., Ikeda, H., Sugihara, R., Kaihori, H., Kawabata, M., … & Suzuki, S. (2020). Effects of constantly high soil water content on vegetative growth and grape quality in Japan with high rainfall during grapevine growing season. Folia Horticulturae, 32(2), 135-145. https://doi.org/10.2478/fhort-2020-0013
Marín, D., Santesteban, L., Dayer, S., Villa-Llop, A., Zamora, F., Gambetta, G., … & Torres, N. (2022). Connection matters: exploring the implications of scion–rootstock alignment in grafted grapevines. Australian Journal of Grape and Wine Research, 28(4), 561-571. https://doi.org/10.1111/ajgw.12559
Omar, Z., R, S., F., A., Aziz, A., Yusup, Z., Rola‐Rubzen, M., … & Bujang, A. (2024). Exploring the challenges of adopting smart farming in the agriculture sector among smallholders in Malaysia. International Journal of Academic Research in Business and Social Sciences, 14(6). https://doi.org/10.6007/ijarbss/v14-i6/21810
Oleinikov, N., Grishin, Y., Kazak, A., & Donskaya, D. (2025). API development for data collection automation on soil and climate conditions in grape growing. BIO Web of Conferences, 179, 06001. https://doi.org/10.1051/bioconf/202517906001
Putri, A. (2023). Dampak La Nina pada produksi dan uji banding waktu pangkas vegetatif tanaman anggur (Vitis vinifera) di kota Palu. Buletin Gaw Bariri, 4(2), 50-59. https://doi.org/10.31172/bgb.v4i2.116
Ramadevi, G., Sankar, G., & Singh, M. (2022). Role of IoT in intelligent agriculture network system. https://doi.org/10.3233/atde220745
Ruslianto, I., Ristian, U., & Hasfani, H. (2022). Sistem pintar untuk anggur (Sipunggur) pada kawasan tropis berbasis Internet of Things (IoT). Jurnal Edukasi Dan Penelitian Informatika (Jepin), 8(1), 121. https://doi.org/10.26418/jp.v8i1.52835
Silva, M., Paiva, A., Pimentel, A., Sánchez, C., Callili, D., Moura, M., … & Tecchio, M. (2018). Yield performance of new juice grape varieties grafted onto different rootstocks under tropical conditions. Scientia Horticulturae, 241, 194-200. https://doi.org/10.1016/j.scienta.2018.06.085
Spachos, P. (2020). Towards a low-cost precision viticulture system using Internet of Things devices. IoT, 1(1), 5-20. https://doi.org/10.3390/iot1010002
Strong, R., Wynn, J., Lindner, J., & Palmer, K. (2022). Evaluating Brazilian agriculturalists’ IoT smart agriculture adoption barriers: Understanding stakeholder salience prior to launching an innovation. Sensors, 22(18), 6833. https://doi.org/10.3390/s22186833
Thagunna, S. (2023). A review on propagation methods of grape (Vitis vinifera L.). Reviews in Food and Agriculture, 4(1), 28-31. https://doi.org/10.26480/rfna.01.2023.28.31
Widiastuti, A., Simarmata, R., & Sumardiyono, C. (2021). Potensi ekstrak lengkuas sebagai fungisida nabati untuk mengendalikan penyakit karat daun anggur (Phakopsora euvitis). Jurnal Fitopatologi Indonesia, 16(3), 135-143. https://doi.org/10.14692/jfi.16.3.135-143
Refbacks
- There are currently no refbacks.






















