Analisis Kesalahan Jawaban Siswa Dalam Mengerjakan Soal Uraian Pada Materi Gerak Harmonik Sederhana

Farizal Arbi Fauzan, Supurwoko Supurwoko, Suharno Suharno

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan jenis kesalahan yang dilakukan siswa dalam mengerjakan soal uraian materi Gerak Harmonik Sederhana, (2) mendeskripsikan penyebab kesalahan siswa, (3) mengatasi agar kesalahan tidak terjadi kembali dalam mengerjakan soal uraian materi Gerak Harmonik Sederhana. Jenis penelitian ini adalah penelitian deksriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah 30 siswa kelas X MIPA 4 SMA Negeri 1 Teras Tahun Pelajaran 2018/2019. Data utama dalam penelitian ini adalah jawaban tes tertulis siswa, sedangkan hasil kegiatan observasi dan wawancara merupakan sumber data pendukung. Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dalam 2 (dua) teknik yaitu teknik tes dan teknik wawancara. Teknik validitas yang digunakan adalah triangulasi data. Jenis Kesalahan yang siswa lakaukan dalam mengerjakan soal uraian pada materi gerak harmonik sederhana adalah kesalahan Encoding, yaitu sebesar 1569,35 %"> , kesalahan Process Skill sebesar 67,74 %, kesalahan Transformation sebesar 46,77 %, kesalahan Comprehension sebesar 10 % dan kesalahan reading sebesar 1,9 %. Kesalahan yang dilakukan siswa dalam mengerjakan soal uraian Fisika pada materi Gerak Harmonik Sederhana terjadi karena siswa belum memahami konsep dengan matang, terburu-buru dalam mengerjakan soal, tidak bisa menentukan persamaan, dan kurang teliti.

Keywords

Analisis kesalahan siswa, Newman Error Analysis (NEA), Gerak Harmonik Sederhana

References

Ahmadi, Abu & Supriyono Widodo. (2004). Psikologi belajar. Jakarta : Rineka Cipta.

Arends, Richard I. (2008). Learning to teach belajar untuk mengajar. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Arikunto Suharsimi. (2008). Dasar-dasar evaluasi pendidikan edisi revisi. Jakarta: Bumi Akasara.

Djaali dan P. Mulyono. (2004). Pengukuran dalam bidang pendidikan. Jakarta: Program Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta.

Hamalik, O. (1990). Metoda belajar dan kesulitan belajar. Bandung : Tarsito

Huda, M. (2013). Model-model pengajaran dan pembelajaran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Husein, S., Herayanti, L., & Gunawan. (2015). Pengaruh penggunaan multimedia interaktif terhadap penguasaan konsep dan keterampilan berpikir kritis siswa pada materi suhu dan kalor. Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi, 1(3), 221-225.

Jamal, Fakhrul. (2014). Analisis kesulitan siswa dalam pelajaran matematika pada materi peluang kelas XI IPA SMA muhammadiyah meulaboh johan pahlawan. Jurnal Pendidikan Matematika. 1 (11).

Jati dan Priyambodo. (2009). Fisika dasar untuk mahasiswa ilmu komputer dan informatika. Yogyakarta : CV Andi.

Kanduli, dkk. (2018). Analisis kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal operasi aljabar. Jurnal Ilmiah, 20, 1-12.

Komarudin. (2016). Analisis kesalahan siswa dalam pemecahan masalah matematika pada materi peluang berdasarkan high order thinking dan pemberian scaffolding. Jurnal Pendidikan, Komunikasi dan Pemikiran Hukum Islam, 8 (1), 202-217.

Lutan, Rusli. (2000). Pengukuran dan evaluasi penjaskes. Depdikbud : Jakarta.

Nyoman Dantes. (2012). Metode penelitian. Yogyakarta : ANDI.

Newman, Anne. (1983). Strategies for diagnosis and remediation. sydney : harcourt brace jovanovich group.

Pujilestari. (2018). Analisis kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal matematika SMA materi operasi aljabar bentuk pangkat dan akar. JISIP, 2 (1), 226-232.

Rahardjo, Susilo & Gudnanto. (2011). Pemahaman individu teknik non tes. Kudus: Nora Media Enterprise.

Rosyanda, D. (2004). Paradigma pendidikan demokratis, sebuah model pelibatan masyarakat dalam penyelenggaraan pendidikan. Jakarta: Kencana Pronada Media.

Rusman, dkk. (2011). Pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi : mengembangkan profesionalitas guru. Jakarta: PT. Raja Grafindo.

Sardiman. (2010). Interaksi dan motivasi belajar mengajar. Jakarta: Rajawali Pers.

Sari dkk. (2013). Analisis kesalahan dalam menyelesaikan soal materi termodinamika pada siswa SMA. Jurnal Materi dan Pembelajaran Fisika, 3 (1), 5-8.

Sofri. (2017). Analisis kesalahan berdasarkan prosedur newman dalam menyelesaikan soal cerita ditinjau dari gaya kognitif mahasiswa. Aksioma, 8 (1), 17-30.

Sudjana, Nana dan Ibrahim. (2001) . Penelitian dan penilaian pendidikan. Bandung : Sinar Baru Algensindo.

Sugiyono. (2010). Metode penelitian pendidikan pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung : Alpabeta.

Sukardi. (2011). Evaluasi pendidikan : prinsip dan operasionalnya. Jakarta : Bumi Aksara.

Suroso. (2016). Analisis kesalahan siswa dalam mengerjakan soal-soal fisika termodinamika pada siswa SMA negeri 1 magetan. Jurnal Edukasi Matematika dan Sains, 4 (1), 8-18.

Syah, Muhibbin. (2000). Psikologi pemdidikan. Bandung : PT. Remaja Rosda Karya

Syafmen, Wardi. (2014). Identifikasi kesalahan siswa dalam menyelesaiakn soal metematika di SMA (studi kasus SMA N. 11 jambi). Jurnal Ilmiah Universitas Tadulako, 17, 73-77.

Tipler, Paul A. (2001). Fisika untuk sains dan teknik, edisi ketiga jilid 1. Jakarta : Penerbit Erlangga.

Ulifa, S. N. (2014). Hasil analisis kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal matematika pada materi relasi. Jurnal Pendidikan Metematika STKIP PGRI Sidoharjo, 2 (1), 123-124.

Widoyoko, S. Eko Putro. (2013). Evaluasi program pembelajaran. Yogyakarta : Pustaka Pelajar.

Zainal Arifin. (2013). Evaluasi pembelajaran: prinsip teknik prosedur. Bandung : PT. Remaja Rosdakarya.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.