Pengembangan Modul Pembelajaran Fisika Elektronik Berbasis Pendekatan Saintifik Materi Gerak Parabola untuk Siswa Kelas X

Bayu Pradana, Sukarmin Sukarmin, Dwi Teguh Rahardjo

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengembangkan modul pembelajaran fisika elektronik berbasis pendekatan saintifik pada materi gerak parabola, (2) mengetahui modul pembelajaran elektronik yang dikembangkan memenuhi kriteria baik atau tidak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode pengembangan, yang didasarkan pada model pengembangan ADDIE. Data yang diolah adalah data yang diperoleh dari dataokualitatif yang didukung dengan data kuantitaif yang didapat dari angket. Simpulan yang didapat dari kegiatan penelitian pengembangan modul sebagai berikut: (1) tahap persiapan yaitu kegiatan penyusunan materi dan penentuan aplikasi utama sebagai wadah untuk mendesain modul, (2) pembuatan isi atau konten modul yaitu dengan menggunakan aplikasi Adobe Flash CS6yang didukung dengan aplikasi lainnya untuk membuat gambar, video serta soal evaluasi, (3) tahap penyelesaian yaitu dengan cara melaksanakan validasi ahli dan proses revisi sesuai saran serta masukan dari ahli, (4) Pengujian modul pembelajaran fisika elektronik kepada siswa serta melakukan revisi sesuai saran dan masukan dari siswa. Pengembangan modul pembelajaran fisika elektronik berbasis pendekatan saintifik pada materi gerak parabola untuk siswa kelas X SMA dinilai layak untuk digunakan dengan kriteria sangat baik dari aspek materi, tampilan media serta bahasa berdasarkan validasi ahli, hasil uji coba satu-satu, uji coba kelompok kecil dan uji coba lapangan

 

Keywords

Media Pembelajaran fisika, Pendekatan Saintifik, Gerak Parabola

References

Aunnurrahman. (2014). Belajar dan pembelajaran. Bandung : Alfabeta

Asyhar, N., Mujasam, Yusuf, I., Widyaningsih, S. W. (2017). Pengembangan media pembelajaran fisika berbasis multimedia interaktif pada materi gerak parabola di SMA. Prosiding Seminar Nasional, 3 (1): 18-27.

Azwar, S. (2014). Test prestasi. Yogyakarta : Pustaka Belajar

Darmawati, T., W. (2017). Aplikasi media pembelajaran interaktif gerak parabola menggunakan flash berbasis web. (Skripsi Tidak Dipublikasikan). Universitas Pembangunan Veteran, Jawa Timur.

Depdiknas. (2008). Panduan pengembangan bahan ajar. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas.

Djamarah, S. B. & Zain, A. (2013). Strategi belajar mengajar. Jakarta : PT Rineka Cipta

Febrianti, K. V., Bakri, F., Nasbey, H. (2017). Pengembangan modul digital fisika berbasis discovery learning pada pokok bahasan kinematika gerak lurus. Jurnal Wahana Pendidikan Fisika,2 (2): 18-26.

Prastowo, A. (2011). Panduan kreatif membuat bahan ajar inovatif. Jogjakarta : DIVA Pers.

Rijal B., S. (2014). Pengembangan modul elektronik perakitan dan instalasi komputer sebagai sumber belajar untuk kelas X SMK piri 1 yogyakarta. (Skripsi Tidak Dipublikasikan). Universitas Negeri Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Sadiman, A. S., dkk. (2011). Media pendidikan pengertian, pengembangan dan pemanfaatan. Jakarta : Rajawali Pers.

Sari, A., S. (2016). Pengembangan buku digital melalui aplikasi sigil pada mata kuliah cookies dan candys. Jurnal Science Tech, 1 (2): 46-54.

Sholichah Siti Aas. (2018). Teori-teori pendidikan dalam al-qur’an. Jurnal Pendidikan Islam, 7 (1) : 23-46.

Sugiyanto, D., dkk. (2013). Modul virtual: multimedia flipbook dasar teknik digital. INVOTEC, 9 (2): 101-116. Diperoleh 20 Desember 2018, dari http://ejournal.upi.edu/index.php/invotec/article/view/4860

Suryani, N. (2017), Panduan membuat e-book dengan sigil. Slide Share

Wijaya, C., Djajuri, D., Rusyan, T. (1988). Upaya pembaharuan dalam pendidikan dan pengajaran. Bandung : Remaja Karya CV.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.