Penerapan Model Experiential Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Kelas IV SD
Abstract
Kemampuan memecahkan masalah merupakan dasar penting untuk menghadapi beragam tantangan kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan langkah model experiential learning dan meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Penelitian ini menggunakan metode PTK secara kolaboratif bersama guru dengan 20 siswa sebagi subjek penelitian. Data dalam penelitian ini meliputi data kuantitatif dan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik observasi, wawancara, dan tes. Validitas data diuji menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian penerapan model experiential learning melalui langkah pengalaman nyata, observasi refleksi, penyusunan konsep abstrak, dan eksperimen aktif. Peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa pada siklus I = 71,88%, siklus II = 81,34%, siklus III = 87,56%. Peningkatan tersebut ditunjukkan oleh perubahan kemampuan siswa dari yang semula kesulitan memahami masalah dan menentukan strategi, menjadi mampu memahami, merencanakan, dan menyelesaikan masalah secara mandiri dan sistematis. Kesimpulan pada penelitian ini yaitu penerapan model experiential learning dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika pada materi pengukuran luas dan volume siswa kelas IV SD Negeri 2 Seliling tahun ajaran 2025/2026.
Keywords
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.


