Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Materi Luas Bangun Datar Pada Siswa Kelas V SDN 1 Candiwulan Tahun Ajaran 2024/2025

Nur Aini Rosita, Moh Salimi

Abstract

Hasil ANBK siswa SDN 1 Candiwulan menunjukkan skor numerasi tinggi yang mengindikasikan kemampuan pemecahan masalah yang baik, namun observasi menunjukkan kemampuan pemecahan masalah siswa yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah siswa dalam matematika pada materi luas bangun datar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, dan wawancara (Sugiyono, 2022). Validitas data diuji dengan menggunakan teknik triangulasi, yang melibatkan penggabungan berbagai teknik pengumpulan data dari sumber yang sama. Analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan (1) tingkat kemampuan pemecahan masalah siswa sebagian besar berada pada kategori sedang dan rendah, dengan langkah yang paling dikuasai merencanakan solusi, (2) siswa kategori tinggi memenuhi semua langkah Polya, siswa kategori sedang memenuhi semua langkah Polya, namun terkadang keliru dalam perhitungan, sehingga dikategorikan dalam kemampuan sedang, sementara siswa kategori rendah belum memenuhi semua langkah Polya. Kesimpulan penelitian ini adalah mayoritas siswa memiliki kemampuan pemecahan masalah pada kategori sedang dan rendah dengan dominasi penguasaan pada langkah merencanakan solusi, sementara hanya siswa kategori tinggi dan sedang yang memenuhi semua langkah Polya, sedangkan siswa kategori rendah tidak memenuhinya.

Keywords

kemampuan pemecahan masalah, matematika, siswa sekolah dasar

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.