Pengembangan Media Pembelajaran Augmented Reality Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik

Visualy Seyu Rahmatin, Encep Andriana, Laksmi Evasufi Widi Fajari

Abstract

Banyak peserta didik sekolah dasar masih mengalami kesulitan dalam mengasah keterampilan berpikir kritis, terutama dalam pelajaran IPAS, karena kurangnya media pembelajaran yang interaktif dengan konteks kehidupan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan media pembelajaran berbasis Augmented Reality sebagai sarana untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dalam pelajaran IPAS. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi lima tahap, yaitu analisis, perancangan, pengembangan, penerapan, dan evaluasi. Teknik pengumpulan data mencakup wawancara, observasi, angket, validasi ahli, dokumentasi, serta  pretest dan posttest. Hasil validasi menunjukkan media pembelajaran berbasis AR tergolong sangat layak dengan rata-rata skor sebesar 93,63%. Sementara itu, uji efektivitas melalui perhitungan N-Gain Score menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan berpikir kritis peserta didik dengan rata-rata N-Gain mencapai 0,84 atau 84,31% termasuk pada kategori tinggi. Respon terhadap media ini juga tergolong positif dan menunjukkan efektivitas yang baik. Media pembelajaran AR terbukti layak dan efektif untuk digunakan dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik pada topik keanekaragaman flora dan fauna.

Keywords

Augmented Reality, Media Pembelajaran, Berpikir Kritis

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.