Hubungan Guna Lahan Campuran terhadap Sebaran Kasus Terkonfirmasi COVID-19 di Kota Yogyakarta
Abstract
Penularan COVID-19 umumnya terjadi melalui cairan droplet yang keluar dari orang yang telah terinfeksi. Namun, penularannya yang meluas hingga menjangkit banyak negara menimbulkan pertanyaan apakah terdapat cara penularan lain selain melalui kontak erat manusia. Para ahli dalam penelitiannya terhadap pandemi di masa lampau menyatakan bahwa faktor pergerakan manusia dan barang yang turut membawa virus dapat menjadi salah satu penyebab meluasnya penularan penyakit. Selain itu, penyebaran pandemi ini tidak lepas dari peran spasial dan peran kota sebagai wilayah dengan padat aktivitas dan interaksi. Di Indonesia, kota dengan fungsi pelayanan fasilitas publik skala kota bahkan regional disebut dengan kota yang memiliki fungsi sebagai Pusat Kegiatan Nasional. Lingkungan terbangun dan pusat-pusat kegiatan sebagai tempat berkumpul tidak lepas dari aktivitas penggunaan lahan. Akan tetapi, tempat yang ramai dan padat aktivitas sangat berpotensi dalam meningkatkan penyebaran virus. Dengan adanya fungsi ini, maka pergerakan manusia dan barang masif terjadi hingga dapat menyebabkan transmisi lokal yang terjadi di Kota Yogyakarta. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana hubungan guna lahan campuran terhadap sebaran kasus terkonfirmasi COVID-19 di Kota Yogyakarta. Penelitian dilakukan menggunakan teknik analisis kategorisasi, teknik analisis indeks entropi, teknik analisis Sistem Informasi Geografis, dan teknik analisis statistika crosstab. Hasil perhitungan statistika penelitian ini menunjukkan guna lahan campuran berhubungan signifikan terhadap sebaran kasus COVID-19.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Adminwarta. (2021). Satgas Covid-19 Yogya Konsentrasi Turunkan Mobilitas di Permukiman. Portal Berita Pemerintah Kota Yogyakarta. https://warta.jogjakota.go.id/detail/index/16408
Alidadi, M., & Sharifi, A. (2022). Effects of the Built Environment and Human Factors on the Spread of COVID-19: A Systematic Literature Review. Science of the Total Environment, 850, 1–13. https://doi.org/10.1016/j.scitotenv.2022.158056
Astanto, S. B. (2021). COVID-19: Problem Semiotika Ruang Pasar Tradisional Yogyakarta dan Solusi Desain Interior Berkelanjutan. Lintas Ruang: Jurnal Pengetahuan & Perancangan Desain Interior, 8(1), 1–7.
Auerbach, J. D., Forsyth, A. D., Davey, C., & Hargreaves, J. R. (2023). Living with COVID-19 and Preparing for Future Pandemics: Revisiting Lessons from the HIV Pandemic. The Lancet HIV, 10(1), 62–68. https://doi.org/10.1016/S2352-3018(22)00301-0
Bahadure, S., & Kotharkar, R. (2015). Assessing Sustainability of Mixed Use Neighbourhoods through Residents’ Travel Behaviour and Perception: The Case of Nagpur, India. Sustainability, 7(9), 12164–12189. https://doi.org/10.3390/su70912164
Bayode, T., Popoola, A., Akogun, O., Siegmund, A., Magidimisha-Chipungu, H., & Ipingbemi, O. (2022). Spatial Variability of COVID-19 and its Risk Factors in Nigeria: A Spatial Regression Method. Applied Geography, 138, 1–8. https://doi.org/10.1016/j.apgeog.2021.102621
Chen, Z., Lemey, P., & Yu, H. (2024). Approaches and Challenges to Inferring the Geographical Source of Infectious Disease Outbreaks Using Genomic Data. The Lancet Microbe, 5(1), 81–92. https://doi.org/10.1016/S2666-5247(23)00296-3
Cordes, J., & Castro, M. C. (2020). Spatial Analysis of COVID-19 Clusters and Contextual Factors in New York City. Spatial and Spatio-Temporal Epidemiology, 34, 100355. https://doi.org/10.1016/j.sste.2020.100355
Hamidi S., Sabouri, S. & Ewing, R. (2020). Does Density Aggravate the COVID-19 Pandemic?: Early Findings and Lessons for Planners J. Am. Plan. Assoc. 86, 495-509
Hardani, Auliya, N. H., Andriani, H., Fardani, R. A., Ustiawaty, J., Utami, E. F., Sukmana, D. J., & Istiqomah, R. R. (2020). Metode Penelitian Kualitatif & Kuantitatif. CV. Pustaka Ilmu.
Hardisman, Semiarty, R., Ariescha, P. A. Y., & Tarigan, H. N. B. (2022). Pandemi; Introspeksi, Edukasi, dan Advokasi Menghadapi Wabah Global Covid-19. Bintang Semesta Media.
Istanabi, T., Miladan, N., & Werdiningtyas, R. (2023). The Influence of Density and Mixed Land Use on the Spread of Covid-19 in Surakarta City. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 1186, 1–11. https://doi.org/10.1088/1755-1315/1186/1/012020
Jayadinata, J. T. (1999). Tata Guna Tanah dalam Perencanaan Pedesaan, Perkotaan, dan Wilayah. Penerbit ITB.
Kan, Z., Kwan, M.-P., Wong, M. S., Huang, J., & Liu, D. (2021). Identifying the Space-Time Patterns of COVID-19 Risk and their Associations with Different Built Environment Features in Hong Kong. Science of The Total Environment, 772, 1–12. https://doi.org/10.1016/j.scitotenv.2021.145379
Kim, D., & Jeon, J. S. (2023). Spatial Relationship between COVID-19 and Previous Infectious Disease Outbreaks: Evidence from South Korea. Heliyon, 9(5), e15635. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2023.e15635
Kim, S., Lee, S., Ko, E., Jang, K., & Yeo, J. (2021). Changes in Car and Bus Usage Amid the COVID-19 Pandemic: Relationship with Land Use and Land Price. Journal of Transport Geography, 96, 1–11. https://doi.org/10.1016/j.jtrangeo.2021.103168
Li, W., Sheng-Chuan, Z., Xiao-Feng, J. I., & Jing-Wen, M. A. (2020). Impact of Traffic Exposure and Land Use Patterns on the Risk of COVID-19 Spread at the Community Level. Zhongguo Gonglu Xuebao/China Journal of Highway and Transport, 33(11), 43–54.
Mokodompit, P. I. S., Kindangen, J. I., & Tarore, R. C. (2019). Perubahan Lahan Pertanian Basah di Kotamobagu. Jurnal Spasial, 6(3), 792–799.
Nugroho, L. E., & Rakhman, A. Z. (2021). Mobilitas Manusia dan Tingkat Penyebaran Covid-19: Sebuah Analisis Kuantitatif. Jurnal Nasional Teknik Elektro Dan Teknologi Informasi, 10(2), 124–130.
Paramita, R. W. D. (2015). Metode Penelitian Kuantitatif. Institut Teknologi dan Bisnis Widya Gama Lumajang.
Putra, E. Y. A., Niken, M., Andika, P. P., Aryanto, M. A. F., & Hidayati, S. R. (2022). Analisis Spatiotemporal Ketahanan Penduduk terhadap COVID-19 di Kabupaten Sleman. Jurnal Plano Buana, 3(1), 53–59. https://doi.org/10.36456/jpb.v3i1.6215
Rusmawan. (2007). Perubahan Penggunaan Lahan Pertanian ke Non-Pertanian dalam Prespektif Sosial Budaya. Geomedia, 5(1), 111–118. https://doi.org/10.21831/gm.v5i1.14207
Segnita, A., & Handayani, W. (2017). Pengukuran Penggunaan Lahan Campuran (Mixed Use) dengan Indeks Entropy di Kota Semarang. Riptek, II(2), 135–150.
Sherow, B., Gacutan, J., Tait, H., Johnston, E. L., & Clark, G. F. (2023). Land Use and COVID-19 Lockdowns Influence Debris Composition and Abundance in Stormwater Drains. Science of the Total Environment, 871, 1–11. https://doi.org/10.1016/j.scitotenv.2023.161908
Tim Katadata. (2020). Pandemi Covid-19 dalam Angka. Katadata.Co.Id. https://katadata.co.id/analisisdata/62261792b4f93/pandemi-covid-19-dalam-angka
Wahid, W. W. C., & Setyono, J. S. (2022). The Urban Environment and Public Health: Associations Between COVID-19 Cases and Urban Factors in Semarang City, Central Java, Indonesia. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 1111, 1–9. https://doi.org/10.1088/1755-1315/1111/1/012067
World Health Organization. (2022). WHO COVID-19: Case Definitions.
Refbacks
- There are currently no refbacks.











