Kesiapan Aksesibilitas Jalur Pedestrian Kawasan Transit Terminal Tirtonadi, Kota Surakarta Berdasarkan Konsep Transit Oriented Development (TOD)

Andindita Aulia Dewi, Soedwiwahjono Soedwiwahjono, Kuswanto Nurhadi

Abstract

Transit Oriented Development (TOD) merupakan konsep ruang kota yang berorientasi pada pejalan kaki dan pengguna transportasi publik. Salah satu klasifikasi area TOD ialah kawasan transit, kawasan dengan stasiun transit dan penggunaan lahan yang mendorong aktivitas transit. Kota Surakarta merupakan salah satu kota yang menerapkan konsep TOD dalam pengembangan kawasan. Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RI menetapkan Terminal Tirtonadi sebagai kawasan transit dengan konsep TOD. Konsep TOD menekankan pentingnya berjalan kaki yang ditunjang dengan adanya jalur pedestrian. Jalur pedestrian berguna untuk meningkatkan aksesibilitas di kawasan transit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesiapan aksesibilitas jalur pedestrian di kawasan transit Kota Surakarta berdasarkan Konsep TOD. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menjabarkan variabel menjadi indikator-indikator terukur. Penelitian ini menggunakan pendekatan deduktif serta teknik analisis skoring dan deskriptif. Data dalam penelitian diperoleh melalui observasi. Hasil perhitungan skoring menunjukan bahwa tingkat kesiapan tiap variabel berbeda-beda dan menunjukan bahwa aksesibilitas jalur pedestrian di kawasan transit Terminal Tirtonadi berdasarkan konsep TOD tergolong belum siap, dengan tiga kriteria kesiapan tergolong tidak siap, tiga kriteria lainnya tergolong belum siap dan dua kriteria tergolong siap. Beberapa faktor yang mempengaruhi kesiapan tersebut berasal dari aspek stakeholder dan rencana.

Keywords

Aksesibilitas; jalur pedestrian; Transit Oriented Development (TOD).

Full Text:

PDF

References

Conesa, A. (2018). The Accessibility Assessment and The Regional Range of Transit-Oriented Development: An application of Schedule Accessibility Measures in the Nord Pas-de-Calais region. The Jurnal of Transport and Land Use, 11(1), 119-141. http://dx.doi.org/10.5198/jtlu.2018.850

Fani. (2016). Transit – Oriented Development (TOD). Diakses dari http://www.itdp-indonesia.org/tod/transit-oriented-development-tod/.

Florida Department of Transportation. (2012). Florida TOD Guidebook. Diakses dari http://www.fltod.com/Florida%20TOD%20Guidebook-sm.pdf

Handayeni, Ketut Dewi M E. (2014). TOD Best Practice: Lesson Learned for GHG Mitigation on Transportation Sector in Surabaya City, Indonesia. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 135, 152-158. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2014.07.340

Hasibuan, H. S. (2014). The Role of Transit Oriented Development in Constructing Urban Environment Sustainability, the Case of Jabodetabek, Indonesia. Procedia Environmental Science, 20, 622-631. https://doi.org/10.1016/j.proenv.2014.03.075

Institute for Transportation & Develompent Policy (ITDP) Indonesia. (2017). TOD Standard Volume 3.0. Diakses dari http://www.itdp-indonesia.org/library/tod-standard-3/

Kementerian Pekerjaan Umum (2014). Pedoman Perencanaan, Penyediaan, dan Pemanfaatan Prasarana dan Sarana Jaringan Pejalan Kaki di Kawasan Perkotaan No. 03/PRT/M/2014. Diakses dari http://pug-pupr.pu.go.id/_uploads/Produk_Pengaturan/Permen%20PUPR%20No%2003-2014.pdf

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (2018). Pedoman Perencanaan Teknis Fasilitas Pejalan Kaki No. 02/SE/M/2018. Diakses dari: http://sni.litbang.pu.go.id/image/sni/isi/pd-03---2017---b.pdf

Li, Chia-Nung, Chiang Lin, et al. (2016). TOD District Planning Based on Residents’ Perspectives. ISPRS International Jurnal of Geo-Information, 5(4), 52. https://doi.org/10.3390/ijgi5040052

Metropolitan Atlanta Rapid Transit Authority (MARTA). (2010). Transit-Oriented Development Guidelines. Diakses dari https://www.itsmarta.com/uploadedFiles/More/Transit_Oriented_Development/TOD%20Guidelines%202010-11.pdf

Metropolitan Council. (2006, Juni). Pedestrian-Oriented Features | Guide for Transit-Oriented Development, hal. 5. Diakses dari https://metrocouncil.org/Communities/Services/Livable-Communities-Grants/Maps,-forms-misc/Metropolitan-Council-TOD-Guide-Pedestrian-Oriented.aspx

Mondou, V. (2001). Daily Mobility and Adequacy of the Urban Transportation Network a GIS Application. European Journal of Geography, 192, 15-22. https://doi.org/10.4000/cybergeo.990

National Association of City Transportation Officials. (2008, Juni). San Francisco Better Street Plan. Diakses dari https://nacto.org/docs/usdg/better_streets_plan_san_francisco.pdf

New York City Sidewalk Guideline. (2013). Active Design: Shaping the Sidewalk Experience. Diakses dari https://www1.nyc.gov/site/planning/plans/active-design-sidewalk/active-design-sidewalk.page

Prabawati, G. (2018). Dirjen Hubdar Kemenhub: Terminal Tirtonadi Solo Jadi Pilot Project Pengembangan Terminal TOD. Solo Tribunnews. Diakses dari http://solo.tribunnews.com/2018/04/21/dirjen-hubdar-kemenhub-terminal-tirtonadi-solo-jadi-pilot-project-pengembangan-terminal-tod

U. S. Department of Health and Human Service, Health Resources and Services Administration (n,d). Readiness Assessment & Developing Project Aims. Diakses dari https://www.hrsa.gov/sites/default/files/quality/toolbox/508pdfs/readinessassessment.pdf

Western Australia Department of Transport. (2011). Planning and Designing for Pedestrians: Guidelines. Diakses dari: https://www.transport.wa.gov.au/mediaFiles/active-transport/AT_WALK_P_plan_design_pedestrians_guidelines.pdf

Widyahari, Asti, N. L., & Indrajaru, P. N. (2015). The Potential of Transit-Oriented Development (TOD) and Its Opportunity in Bandung Metropolitan Area. Procedia Environmental Sciences, 28, 474 – 482. https://doi.org/10.1016/j.proenv.2015.07.057

Refbacks

  • There are currently no refbacks.