Tipologi Ketersediaan Lahan Permukiman sebagai Dasar Pengendalian Penduduk di Kota Semarang Tahun 2040
Abstract
Pertumbuhan penduduk yang pesat di Kota Semarang menimbulkan tekanan terhadap ketersediaan lahan permukiman. Penelitian ini bertujuan mengembangkan tipologi ketersediaan lahan sebagai dasar perumusan arah pengendalian penduduk hingga tahun 2040. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif berbasis spasial dengan analisis data pertumbuhan penduduk dan ketersediaan lahan melalui Sistem Informasi Geografis (SIG). Hasil penelitian menunjukkan perbedaan karakteristik antar kecamatan, yang kemudian diklasifikasikan ke dalam empat kuadran berdasarkan kombinasi tinggi-rendahnya pertumbuhan penduduk dan ketersediaan lahan. Temuan menunjukkan bahwa sebagian besar wilayah dengan pertumbuhan penduduk tinggi justru memiliki ketersediaan lahan rendah, sehingga membutuhkan kebijakan pengendalian yang tepat sasaran. Integrasi analisis spasial dan demografi menjadi keunikan dalam penelitian ini, karena mampu memberikan dasar perencanaan yang lebih akurat dan kontekstual. Tipologi yang dikembangkan berpotensi diadaptasi pada wilayah lain sebagai acuan perumusan kebijakan berbasis wilayah.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Afifah, A. (2013). Analisis Pengaruh Laju Pertumbuhan Penduduk, Tingkat Pengangguran dan Indeks Pembangunan Teknologi Informasi dan Komunikasi terhadap Laju Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia. Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad.
Anindita, F. A., Firmansyah, & Syarifudin, D. (2022). Potensi Ketersediaan Lahan dan Sebarannya bagi Kebutuhan Permukiman. Moderat: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan, 8(1), 134–144. https://doi.org/10.25157/moderat.v8i1.2599
Anisa, A., Septiawan, T., Rahmah, G. L. N., Kadeli, K., Putro, S. A., & Kurnia, T. (2018). Eksplorasi Kondisi Fisik pada Permukiman Pengelolahan Hasil Perikanan Tradisional di Kampung Nelayan Pengasinan, Muara Angke. Langkau Betang: Jurnal Arsitektur, 5(1), 55–67. https://doi.org/10.26418/lantang.v5i1.25771
Apriani, V. I., & Asnawi, A. (2015). Tipologi Tingkat Urban Sprawl di Kota Semarang Bagian Selatan. Teknik PWK, 4(3), 405–416. https://doi.org/10.14710/tpwk.2015.9088.
Arsandi, A. S., Ismiyati, I., & Hermawan, F. (2017). Hubungan Pertumbuhan Penduduk dan Infrastruktur di Kota Semarang. Jurnal Karya Teknik Sipil, 6(4), 15–29.
Azzahra, R. R., & Yesiana, R. (2024). Kebutuhan Perumahan Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang Tahun 2040. Jurnal Penataan Ruang, 19(1), 1–10. https://doi.org/10.12962/j2716179x.v19i1.19428.
Chatterjee, A., & Chatterjee, S. (2016). Sustainable Metropolitan Development Using Carrying Capacity as a Tool: A Case of Mumbai Metropolitan Region, India. International Advanced Research Journal in Science, Engineering, and Technology, 3(4), 32–35. https://doi.org/10.17148/IARJSET.2016.3407.
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Fifth Edition Reseacrh Design Qualitative, Quantitative, and Mixed Methodes Approaches. In Writing Center Talk over Time: A Mixed-Method Study. https://doi.org/10.4324/9780429469237
De Silva, T., & Tenreyro, S. (2017). Population Control Policies and Fertility Convergence. Journal of Economic Perspectives, 31(4), 205–228.
Dien, R. A., Warouw, F., & Karongkong, H. H. (2018). Analisis Kesesuaian Lahan untuk Pengembangan Kawasan Permukiman di Kecamatan Pineleng. Jurnal Spasial, 5(2), 292–302.
Dinda, R., Mariati, H., & Fitriawan, D. (2022). Analisis Proyeksi Penduduk dan Alokasi Kebutuhan Lahan Permukiman di Kota Padang 2020-2030. Jurnal Azimut, 4(1), 19–27. https://doi.org/10.31317/jaz.v4i1.790
Doxiadis, C. . (1972). Ekistics, The Science of Human Settlements. 33(197), 237–247.
Falikhah, N. (2017). Bonus Demografi Peluang dan Tantangan bagi Indonesia. Alhadharah: Jurnal Ilmu Dakwah, 16(32). https://doi.org/10.18592/alhadharah.v16i32.1992
Fuchs, R. J., & Demko, G. J. (1977). Spatial Population Policies in the Socialist Countries of Eastern Europe.
Immel, P. C. D. (2020). High-Modernist Urban Planning in Beijing for Population Control. Journal of Current Chinese Affairs, 49(3), 291–311. https://doi.org/10.1177/1868102620920738
Jayadi, I. M. Y., Christiawan, P. I., & Sarmita, I. M. (2017). Dampak Pertumbuhan Penduduk Terhadap Daya Dukung Lahan Pertanian di Desa Sambangan. Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha, 5(2). https://doi.org/10.23887/jjpg.v5i2.20658
Khoirunisa, R., & Yuwono, B. D. (2023). Urban Flood and Its Correlation with Built-Up Area in Semarang, Indonesia. Smart City, 3(2). https://doi.org/10.56940/sc.v3.i2.2
Lasaiba, M. A., Ansiska, P., & Tetelepta, E. G. (2024). Analisis Spasial Daya Dukung Lahan dan Pertumbuhan Permukiman di Kecamatan Sirimau. Jurnal Tanah dan Sumberdaya Lahan, 11(2), 367–377. https://doi.org/10.21776/ub.jtsl.2024.011.2.8
Latue, Christi, P., & Rakuasa, H. (2023). Analisis Spasial Daya Dukung Lahan Permukiman di Kota Ternate. Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(03), 12–16. https://doi.org/10.56127/jukim.v2i03.601
Litasari, U. C. N., Widiatmaka, Munibah, K., & Machfud. (2022). Mapping the Landslide Risk in Kulon Progo, Indonesia Using GeoTOPSIS. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science. https://doi.org/10.1088/1755-1315/1109/1/012011
Mardiansjah, F. H., Handayani, W., & Setyono, J. S. (2018). Pertumbuhan Penduduk Perkotaan dan Perkembangan Pola Distribusinya pada Kawasan Metropolitan Surakarta. Jurnal Wilayah Dan Lingkungan, 6(3), 87–92. https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/jwl/article/view/3066
Misa, D. P. P., Moniaga, I. L., & Lahamendu, V. (2018). Penggunaan Lahan Kawasan Perkotaan Berdasarkan Fungsi Kawasan (Studi Kasus: Kawasan Perkotaan Kecamatan Airmadidi). Spasial, 5(2), 171–178.
Moleong, L. J. (2013). Metodologi Penelitian Kualitatif. PT Remaja Rosdakarya.
Pangarsa, G. W., Titisari, E. Y., Ridjal, A. M., & Ernawati, D. J. (2012). Tipologi Nusantara Green Architecture. Jurnal Arsitektur, 10(2), 78–94.
Permatasari, C. W., & Mardiatno, D. (2016). Ketersediaan Lahan yang Sesuai untuk Pengembangan Permukiman di Kecamatan Pacitan, Kabupaten Pacitan. Jurnal Bumi Indonesia, 5(2), 1–11.
Prihatin, R. B. (2016). Alih Fungsi Lahan di Perkotaan (Studi Kasus di Kota Bandung dan Yogyakarta). Aspirasi: Jurnal Masalah-Masalah Sosial, 6(2), 105–118. https://doi.org/10.22212/aspirasi.v6i2.507
Putra, R. D. W., & Indradjati, R. P. N. (2021). Studi Deskriptif - Evaluatif Bentuk Tipologi Kawasan (Pembelajaran dari Kota Surabaya). Jurnal Pengembangan Kota, 9(2), 124–142. https://doi.org/10.14710/jpk.9.2.124-142
Putri, G. T., Karmilah, M., & Rahman, B. (2023). Tipologi Permukiman Kumuh Pesisir. Jurnal Kajian Ruang, 3(1). https://doi.org/10.30659/jkr.v3i1.29528
Rahayu, T. A. (2013). Keterkaitan Kota Demak terhadap Kota Semarang dalam Lingkup Wilayah Metropolitan. Jurnal Wilayah Dan Lingkungan, 1(2), 105–122. https://doi.org/10.14710/jvsar.v%vi%i.129
Rahmi, L. (2017). Analisis Proyeksi Pertumbuhan Penduduk Terhadap Kondisi Ketenagakerjaan Di Kota Sawahlunto Sumatera Barat. Georafflesia, 2(1), 95–106.
Ruli, A., & Fadjarani, S. (2018). Penataan Permukiman Kumuh Berbasis Lingkungan. Jurnal Geografi, 15(1), 56–67. https://doi.org/https://doi.org/10.15294/jg.v15i1.11888
Rumondor, V. V, Lakat, R. M. ., & Sembel, A. (2024). Analisis Kebutuhan dan Permintaan Rumah di Kota Bitung. Jurnal Spasial, 11(2), 24–32.
Sari, N. A., & Natha, K. S. (2016). Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Pertumbuhan Penduduk, dan Inflasi terhadap Jumlah Penduduk Miskin di Provinsi Bali Periode 1999 – 2013. Jurnal Ekonomi Pembangunan Universitas Udayana, 5(12), 1347–1585.
Setyoko, A. (2025). Menilik Sebab Akibat Perubahan Penggunaan Lahan di Kabupaten Sleman. Jurnal Kajian Ruang, 5(1), 18–40.
Silver, C. (2024). Rapid Urbanization: The Challenges and Opportunities for Planning in Indonesia Cities. In Rapid Urbanization: The Challenges and Opportunities for Planning in Indonesia Cities (Issue October, pp. 35–48). Springer International Publishing. https://doi.org/10.1007/978-981-97-0122-3
Sugiyono. (2020). Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D. Alfabeta.
Suhaeni, H. (2010). Tipologi Kawasan Perumahan dengan Kepadatan Penduduk Tinggi dan Penanganannya. Jurnal Permukiman, 5(3), 116–123. https://doi.org/10.31815/jp.2010.5.116-123
Syukur, M. (2013). Analisa Ketersediaan Lahan bagi Pertumbuhan Penduduk Perkotaan menggunakan Sistem Informasi Geografis. Teknik A, 20(1), 12–16.
Umamit, P. S., Warrouw, F., & Takumansang, E. D. (2018). Analisa Ketersediaan Lahan Permukiman di Kota Kotamobagu. Spasial, 5(2), 266–275.
Wahyu Aji, B. T., & Parman, S. (2015). Analisis Kesesuaian Penggunaan Lahan Berdasarkan Arahan Fungsi Kawasan di Kabupaten Boyolali. Geo-Image Journal, 4(1).
Wesnawa, I. G. A. (2015). Geografi Permukiman. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Zahra, P. A. A., Yesiana, R., Anggraini, P., & Muning, I. (2021). Analisis Perkembangan dan Faktor-faktor yang Mempengaruhi Lahan Terbangun di Kota Semarang. Jurnal Riptek, 15(1), 47–55. https://doi.org/10.35475/riptek.v15i1.119Refbacks
- There are currently no refbacks.











