Analisis Kodikologi dan Tekstologi terhadap Naskah Arab Pegon tentang Ajaran Tauhid: Kajian Filologi atas Unsur Fisik, Struktur Teks, dan Kesalahan Salin
Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis aspek kodikologi dan tekstologi pada naskah Layang lan Tanbih, sebuah naskah beraksara Arab Pegon yang memuat ajaran tauhid dan nilai-nilai moral dalam tradisi pesantren Jawa. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan filologi. Analisis kodikologi dilakukan untuk mendeskripsikan karakteristik fisik naskah, meliputi bahan, aksara, tata letak, tinta, serta kondisi manuskrip, sedangkan analisis tekstologi digunakan untuk mengidentifikasi berbagai bentuk kesalahan salin seperti omisi, adisi, subtitusi, ditografi, lakuna, dan transposisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa naskah ditulis menggunakan aksara Arab Pegon berbahasa Jawa pada kertas Eropa dengan tinta hitam dan diperkirakan berasal dari akhir abad ke-19 hingga awal abad ke-20. Variasi tekstual yang ditemukan umumnya tidak mengubah makna pokok teks, tetapi memperlihatkan proses adaptasi penyalinan yang dipengaruhi oleh tradisi tulis pesantren dan karakteristik bahasa lokal. Temuan ini menegaskan bahwa naskah Layang lan Tanbih memiliki nilai penting sebagai sumber kajian filologi sekaligus sebagai warisan budaya tulis Islam Nusantara.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Baried, S. B., Soeratno, S. C., Sawoe, S., Sutrisno, S., & Syakir, M. (1985). Pengantar teori filologi. Yogyakarta: Badan Penelitian dan Publikasi Fakultas Sastra Universitas Gadjah Mada.
Beal, P. (2008). A dictionary of English manuscript terminology, 1450–2000. Oxford, England: Oxford University Press.
Clemens, R., & Graham, T. (2007). Introduction to manuscript studies. Ithaca, NY: Cornell University Press.
Djamaris, E. (1991). Metode penelitian filologi. Jakarta: UI Press.
Fathurahman, O. (2015). Filologi dan penelitian teks-teks keagamaan. Buletin Al-Turas, 21(2), 1–17. https://doi.org/10.15408/bat.v21i2.3827
Gacek, A. (2009). Arabic manuscripts: A vademecum for readers. Leiden, The Netherlands: Brill. https://doi.org/10.1163/ej.9789004170369.i-471
Hasanah, E. U. (2020). Suntingan teks dan analisis semiotika naskah Al-Mahfani (Skripsi, Universitas Airlangga). Retrieved from https://repository.unair.ac.id/101890/
Khairunnisa, R. (2021). Analisis tekstologi dan filologi naskah Islam Melayu. Jurnal Manuskrip dan Filologi, 3(2), 45–59.
Layang lan Tanbih. (2020). Naskah Arab Pegon (Kode BLAS-23 WNSB-KER DPD.8 IU 2020). Koleksi Digital Wanantara. Retrieved from https://wanantara.blasemarang.web.id/index.php/wanantara/catalog/book/590
Maniaci, M. (2002). Archaeology of a medieval manuscript. Turnhout, Belgium: Brepols.
Mardiansyah, D., Marlina, & Fitriyah, L. (2023). Transliterasi naskah kitab Taudlihus Sholah. Titian Ilmu: Jurnal Ilmiah Multi Sciences, 15(1), 23–34. https://doi.org/10.30599/jti.v15i1.1734
Reynolds, L. D., & Wilson, N. G. (1991). Scribes and scholars: A guide to the transmission of Greek and Latin literature (3rd ed.). Oxford, England: Clarendon Press.
Robson, S. O. (1994). Prinsip-prinsip filologi Indonesia. Jakarta: RUL.
Wibisono, A. (2018). Teori filologi dan penerapannya: Masalah naskah-teks dalam filologi. Jumantara: Jurnal Manuskrip Nusantara, 9(2), 123–140.Refbacks
- There are currently no refbacks.





