Analysis of High School History Grade XI Using Ernest Renan's Nationalism Approach

Aditya Prawira, Isa Maryati

Abstract

This article aimed to study how the state of Indonesian society before independence and after independence, which was explained by the high school history textbook by Sardiman by using the approach of Ernest Renan's nationalism theory. Ernest Renan, whether in the revised edition history textbook, has instilled the value of a united life will and whether in this history textbook also expresses the shared aspirations of the Indonesian people.

Keywords

nationalism, textbooks, the Ernest Renan approach

Full Text:

PDF

References

Alisjahbana s Takdir, Sanusi Pane, Purbatjaraka. 1935. Menuju Masyarakat dan Kebudayaan Baru Indonesia- Prae- Indonesia. Dokumen: Pujangga Baru dan Suara Umum

Babaii, Ansary. 2002. Universal Characteristics of EFL/ESL Text books: A Step Toward systematic textbook Evaluation. Journal : The Internet TESL Journal, Vol. VIII, No. 2,

Banks, James A. 2007. Educating citizens in a multicultural society. New York: Teachers College Columbia University p.1

Darmawan W. 2010. “Historiography Analysis of History Text Book from Neerlandocentric to Scientific” dalam Historia: International Journal of History Education, Vol. XI, No. 2., 99-118

Ernest renan. 2003. Nationalism in Europe, 1815 to the present. Routledge : USA and Canada.

Hasan, S Hamid. 2012. Pendidikan Sejarah Indonesia Isu dalam Ide dan Pembelajaran. Bandung: Rizqi Press. Hlm.29

Hapsari, Ratna. 2012. Sejarah Indonesia Jilid 2 untuk SMA/MA Kelas XI Kelompok Wajib. Jakarta: Penerbit Erlangga. Hal. 172-176

Krippendorff, klaus. 1980. Analisis Isi : pengantar teori dan metodologi ( alih bahasa farid Wajidi). Jakarta : Raja Grafindo persada. Halaman 1-2 dan 35-36

UU RI nomor 20 tahun 2003 tentang sistem pendidian nasional oleh Presiden Republik Indonesia. Bab 1 Ketentuan Umum, pasal 1

UU RI nomor 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional oleh Presiden Republik Indonesia. Bab II dasar, fungsi dan tujuan, pasal 3

Pane, Sanusi. 1935. Persatuan Indonesia. Suara Umum nomer 276

Peraturan pendidikan nasional republik Indonesia (Depdiknas) nomor 2 tahun 2008

Purwanta, H., 2012. Buku Teks Pelajaran Sejarah SMA : Analisis Isi dan Wacana Nasionalisme. Tesis. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia

Purwanta, H., 2019. Hakekat Pendidikan Sejarah. Surakarta: Uns Press

Sardiman & Amurwani. 2013. Sejarah Indonesia. Jakarta: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan

__________________. 2017. Sejarah Indonesia. Jakarta: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan

Soekarnoputri.2001. Soekarnoism is to Kill Soekarno. Kompas : Perpusnas

Amin, Ismail. 2015. Kisah Tiga Sahabat Pendiri Bangsa dan Pejuang Kemerdekaan.https://www.kompasiana.com/ismailamin/55d4b8571f23bd060c045c62/kisah-tiga-sahabat-pendiri-bangsa-dan-pejuang-kemerdekaan?page=all#sectionall diakses pada 17 Desember 2019

Bengkulu Satu. 2018. Sekilas Sejarah Awal Sumpah Pemuda. https://www.bengkulusatu.co.id/literasi/sekilas-sejarah-awal-sumpah-pemuda/ diakses pada 17 December 2019

Hamzah, Ahmad Cholis. 2019. Obsesi Bung Hatta: Perekonomian Indonesia Dikelola dengan Jiwa Tolong Menolong. https://www.goodnewsfromindonesia.id/2019/08/05/obsesi-bung-hatta. diakses pada 17 December 2019

Kurniawan, Hasan. 2014. Sumpah Pemuda dan Cita-Cita Indonesia raya. https://daerah.sindonews.com/read/920769/29/sumpah-pemuda-dan-cita-cita-indonesia-raya-1415267697 diakses pada 17 Desember 2019

Nugroho, Bagus Prihantoro. 2018. Antara AR Baswedan dan Kwee Thian Hong dalam Sumpah Pemuda. https.//m.detik.com/news/berita.d-4276433/antara-ar-baswedan-dan-kwee-thian-hong-dalam-sumpah-pemuda. Diakses pada 05.41 tanggal 10 Desember 2019

Sobana Hardjasaputra yang dimuat didalam artikel https://www.ayobandung.com/read/2019/01/24/43800/sejarawan-masyarakat-indonesia-kurang-menghargai-sejarah diakses 2 Desember 2019

Ravando Lie. 2018. Sumpah Pemuda dan Kiprah Orang Tionghoa di Balik “Indonesia raya”. https://tirto.id/sumpah-pemuda-dan-kiprah-orang-tionghoa-di-balik-indoesia-raya-c8Jl. Diakses pada 05.30 tanggal 10 Desember 2019

Tribun Kaltim, 3 November 2013. Seorang pemuda bernama Tristan Alif Naufal.

Wareza, Monica. 2019. Mata berkaca-kaca, Ini Pengakuan Agnesmo Soal darahIndonesiaCNBCIndonesia.https://www.cnbcindonesia.com/lifestyle/20191130192636-33-119312 diakses pada 2 Desember 2019 14.53

Refbacks

  • There are currently no refbacks.