Implikasi Kebutuhan Fasilitas Pelayanan Penduduk Untuk Pemenuhan Pembangunan Di Kabupaten Ngawi Tahun 2032

Debora Hasian Nauli

Abstract

Kabupaten Ngawi mengalami perubahan jumlah penduduk setiap tahunnya. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Ngawi dalam angka tahun 2018 dan 2022, Kabupaten Ngawi memiliki pertambahan jumlah penduduk sebesar 43.447 jiwa serta pada tahun 2017 – 2018 mengalami laju pertumbuhan penduduk sebesar 0,02% dan meningkat menjadi 0,5% pada tahun 2020 – 2021. Kenaikan jumlah penduduk tersebut menandakan adanya tuntutan kebutuhan penyediaan fasilitas pelayanan penduduk yang mampu menunjang aktivitas pendidikan, ekonomi, kesehatan, dan perdagangan secara memadai. Oleh karena itu, ketersediaan fasilitas pelayanan yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat sangat diperlukan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis kebutuhan fasilitas pelayanan di Kabupaten Ngawi dengan menggunakan unit analisis kecamatan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi untuk mengetahui kondisi objek penelitian secara langsung yang dalam hal ini adalah bangunan fasilitas pelayanan di kabupaten Ngawi serta studi dokumentasi untuk mendapatkan data kependudukan dan data jumlah fasilitas di Kabupaten Ngawi. Hasil penelitian ini menunjukkan Kabupaten Ngawi diproyeksikan akan memiliki jumlah penduduk sebanyak 918.009 jiwa. dan terdapat 8 fasilitas yang membutuhkan penambahan unit fasilitas di tahun 2032.

Full Text:

PDF

References

Adisasmita, R. (2013). Teori-teori Pembangunan Ekonomi: Pertumbuhan Ekonomi dan Pertumbuhan Wilayah. Yogyakarta: Graha Ilmu. Adisasmita, R. (2014). Pertumbuhan Wilayah & Wilayah Pertumbuhan. Yogyakarta: Graha Ilmu. Badan Pusat Statistik Kabupaten Ngawi. (2018). Kabupaten Ngawi Dalam Angka 2018. Ngawi: BPS Kabupaten Ngawi. Badan Pusat Statistik Kabupaten Ngawi. (2022). Kabupaten Ngawi Dalam Angka 2022. Kabupaten Ngawi: Badan Pusat Statistik. Badan Pusat Statistik, Bappenas, UNFPA. (2013). Proyeksi Penduduk Indonesia 2010-2035. Jakarta: Badan Pusat Statistik Muta'ali, L. (2015). Teknik Analisi Regional: untuk perencanaan wilayah, tata ruang, dan wilayah. Yogyakarta: Badan Penerbit Fakultas Geografi (BPFG) Universitas Gadjah Mada Siska, D. (2019). Indeks Hirarki Wilayah Berdasarkan Fasilitas Pelayanan di Kabupaten Banjar. Jurnal Kebijakan Pembangunan Vol.14 No.2, 125-131 Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta Tahil, M. A., & Nahdatunnisa. (2020). Analisis Ketersediaan dan Pemenuhan Kebutuhan Prasarana dan Sarana Permukiman di Kawasan Perkotaan (Studi Kasus: Ketersediaan dan Kebutuhan Sarana Pendidikan di Kota kendari). Jurnal Malige Arsitektur 2(1), 20-29.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.