PENINGKATAN KEMAMPUAN SOSIAL EMOSIONAL PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN MELALUI KEGIATAN BERMAIN PERAN
Abstract
Perkembangan sosial emosional diartikan sebagai salah satu kemampuan yang dibutuhkan seseorang dalam membangun sebuah interaksi, komunikasi dan melakukan penyesuaian diri terhadap lingungan sekitar. Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan kemampuan sosial emosional melalui penerapan kegiatan bermain peran pada anak usia 5-6 tahun. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian tindakan kelas selama 2 siklus dengan subjek anak usia 5-6 tahun sejumlah 22 anak. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi dengan sumber data guru dan anak. Teknik uji valiiditas data dilakukan dengan triangulasi sumber data dan triangulasi metode. Analisis data yang dilakukan peneliti yaitu dengan analisis data kuantitatif dan kualitatif. Penelitian dilakukan dengan beberapa tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan bermain peran dapat memberikan pengaruh dan mampu meningkatkan kemampuan sosial emosional pada anak usia 5-6 tahun. Persentase peningkatkan kemampuan sosial emosional anak semakin meningkat pada setiap siklus dan telah mencapai minimal target keberhasilan anak yaitu sebesar 75%. Pada akhir siklus 2 hasil ketuntasan kemampuan sosial emosional anak sebesar 83,6%. Hasil ketuntasan tersebut dicapai oleh 18 anak dari 22 nak di kelas. Berdasarkan uraian tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa melalui kegiatan bermain peran dapat meningkatkan kemampuan sosial emosional pada anak usia 5-6 tahun.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Addae, D. (2021). Adults who learn: Evaluating the social impact of an adult literacy project in rural South Africa. Social Sciences & Humanities
Open, 3(1), 100115. https://doi.org/10.1016/j.ssaho.2021.100115
Afrina, R., & Yulsyofriend. (2020). Pengaruh Permainan Boy-Boyan terhadap Perkembangan Sosial Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Tambusai, 4(3).
Alhadad, B., Arfa, U., & Sulman, H. (2020). Penerapan Metode Proyek dalam Mengembangkan Sosial Anak Usia 5-6 Tahun. Jurnal Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini Cahaya PAUD, 2(1), 45–58. https://doi.org/10.33387/cp.v2i1.1956
Arhanuddin, Zubaidah, S., & Bolotio, R. (2021). Upaya Guru Dalam Menerapkan Metode Bermain Peran untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa di RA Al-Idjrah Girian Kota Bitung. Indonesian Journal of Early Childhood Education (IJECE), 1(02), 1–19. https://doi.org/10.30984/ijece.v1i02.139.
Asmani, Jamal Ma’mur. 2015. Sudahkah Anda Menajadi Guru Berkharisma. Yogyakarta: Diva Press.
Cankaya, O., Rohatyn-Martin, N., Leach, J., Taylor, K., & Bulut, O. (2023). Preschool Children’s Loose Parts Play and the Relationship to Cognitive Development: A Review of the Literature. Journal of Intelligence, 11(8), 151. https://doi.org/10.3390/jintelligence11080151
Damayanti, E., Yuspiani, Y., Rejeki, N. I. T., Agusriani, A., & Nurhasanah, N. (2020). Metode Bermain Berperan dalam Perkembangan Moral Anak. NANAEKE: Indonesian Journal of Early Childhood Education, 3(2), 90. https://doi.org/10.24252/nananeke.v3i2.17096.
Elfiadi. (2016). Bermain dan permainan bagi anak usia dini. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran. 7(1).
Febrianti, S. D. A., Hamzah, N., & Sapendi. (2021). Menstimulasi Tingkat Kepercayaan Diri pada Anak dengan Metode Bermain Peran. ALBANNA, 1(1).
Halifah, S. (2020). Pentingnya Bermain Peran Dalam Proses Pembelajaran Anak. Jurnal Ilmiah Sosial dan Pendidikan, 4(3).
Harbiyah, A., R, M., & Lukmanulhakim. (2022). Permainan Tradisional Congklak untuk Mengembangkan Aspek Perkembangan Anak Usia 5-6 Tahun di Paud Taman Pena. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK), 11(10). https://doi.org/10.26418/jppk.v11i10.58787
Hayati, S. N., & Putro, K. Z. (2021). Bermain dan Permainan Anak Usia Dini. Generasi Emas: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 4(1).
Karnia, N., Lestari, J. R. D., Agung, L., Riani, M. A., & Pratama, M. G. (2023). Strategi Pengelolaan Kelas Melalui Penerapan Metode Role Playing Dalam Meningkatkan Partisipasi Siswa Di Kelas 3 MI Nihayatul Amal 2 Purwasari. Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran: JPPP, 4(2). https://doi.org/10.30596/jppp.v4i2.15603
Khaironi, M. (2018). Perkembangan Anak Usia DIni. Jurnal Golden Age Hamzanwadi University, Volume 03 No. 1.
Khoirurroziq, A., Fadli, M. U., & Hidayat, N. K. (2023). Perkembangan Anak Usia Dini: Tinjauan Teoritis Perspektif Agama Islam. Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1), 497–507. https://doi.org/10.37985/murhum.v4i1.163
Kusumawati, M., & Setiawati, E. (2022). Penerapan Metode Bermain Peran sebagai Upaya Peningkatan Keterampilan Berbicara Bahasa Jawa dan Nilai Karakter Nasionalis. Proceedings Series on Social Sciences & Humanities, 3, 526–530. https://doi.org/10.30595/pssh.v3i.323
Latif, Mukhtar dan Zukhairina. 2013. Orientasi Baru Pendidikan Anak Usia Dini Teori dan Aplikasi. Jakarta: Kencana.
Miyati, I., & Aryani, R. (2022). Upaya Meningkatkan Perkembangan Sosial Emosional pada Anak Usia Dini melalui Bermain Peran. Jurnal Pendidikan Tambusai, 6(2).
Mulyasa. 2013. Pengembangan dan Implementasi Pemikiran Kurikulum. Bandung: Rosdakarya.
Muthmainnah. (2022). Peran Guru dalam Melatih Anak Mengelola Emosi. Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(1).
Novan Ardy Wiyani. 2014. Psikologi Perkembangan Anak Usia Dini “Panduan bagi orang tua dan pendidik PAUD dalam memahami serta mendidik anak usia dini”. Yogyakarta: Gava Media.
Nurhasanah. (2019). Belajar atau Bermain: Upaya Memahami Perkembangan Anak Usia Dini dalam Pembelajaran di Lembaga PAUD. Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(1).
Ozgen, Z. (2023). Nature-Based Education in the Light of Montessori Philosophy: Meaning, Principles and Practices. European Journal of Alternative Education Studies, 8(1). https://doi.org/10.46827/ejae.v8i1.4670
Rahayu, D. P. (2021). Pemberian Stimulasi Anak berbasis Teori Bermain Kognitif Jean Piaget. Jurnal Pendidikan, Pengasuham Kesehatan, dan Gizi Anak Usia Dini, 2(1).
Rahmatunnisa, S., & Halimah, S. (2018). Upaya Meningkatkan Kecerdasan Naturalis Anak Usia 4-5 Tahun Melalui Bermain Pasir. Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 2(1).
Ratnasari, A., & Waspodo, M. (2018). Meningkatkan Kemampuan Sosial Emosional Anak Melalui Aktivitas pada Sentra Bermain Peran di TK Angeline Bogor. Prosiding Teknologi Pendidikan.
Sari, P. P., Sumardi, S., & Mulyadi, S. (2020). Pola Asuh Orang Tua Terhadap Perkembangan Emosional Anak Usia Dini. JURNAL PAUD AGAPEDIA, 4(1), 157–170. https://doi.org/10.17509/jpa.v4i1.27206
Setyowahyudi, R. (2020). Pemikiran Ki Hajar Dewantara dan Maria Montessori tentang Pendidikan Anak Usia Dini. PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini, 9(1), 17–35. https://doi.org/10.26877/paudia.v9i1.5610
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung : Alfabeta, CV
Susanto, Ahmad. 2014. Perkembangan Anak usia Dini. Jakarta: Kencana Prenadamadia Group
Talango, S. R. (2020). Konsep Perkembangan Anak Usia Dini. Early Childhood Islamic Education Journal, 1(1), 92–105. https://doi.org/10.54045/ecie.v1i1.35
Tameon, S. M. (2018). Peran Bermain Bagi Perkembangan Kognitif dan Sosial Anak. Ciencias: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan, 1(1).
Utami, L. K. D. (2018). Kecerdasan Spiritual Sebagai Indikator Pengukuran Keberhasilan Pelaksanaan Pendidikan Karakter. Jurnal Pendidikan Hindu, 5(1). https://doi.org/10.25078/gw.v5i1.609
Watini, S. (2019). Implementasi Model Pembelajaran Sentra pada TK Labschool STAI Bani Saleh Bekasi. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1), 110. https://doi.org/10.31004/obsesi.v4i1.190
Wirachman, R. & Ike Kurniawati. (2023). Studi Deskriptif Model Pembelajaran Role Playing berlandaskan Teori Social Learning berbasis Pedagogik Kreatif. INVENTA : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 7(1), 37–49. https://doi.org/10.36456/inventa.7.1.a6996
Yunita, S., Muzakir, U., & Oktariana, R. (2022). Analisis Penerapan Bermain Peran terhadap Motivasi Belajar Shalat Kelompok B di TK Al-Washliyah Banda Aceh. Jurnal Ilmiah Mahasiswa, 3(1).Refbacks
- There are currently no refbacks.
1.png)








