KEEFEKTIFAN PELATIHAN KEBERMAKNAAN HIDUP TERHADAP PENURUNAN TINGKAT DEPRESI PADA LANSIA DI PANTI WREDHA DHARMA BAKTI SURAKARTA

I Kadek Edwin Trisnapati, Istar Yuliadi, Aditya Nanda Priyatama

Abstract


Problem yang umum terjadi pada lansia adalah depresi. Insidensi depresi paling tinggi terjadi pada lansia yang menjadi penghuni panti rawat wredha. Depresi merupakan satu masa terganggunya fungsi perasaan manusia yang sedih dan murung disertai dengan beberapa gejala. Salah satu bentuk keterampilan yang diharapkan mampu menurunkan tingkat depresi pada lansia adalah melalui penemuan makna hidup. Makna hidup merupakan sesuatu yang dianggap penting dan berharga, serta memberikan nilai khusus bagi seseorang.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan pelatihan kebermaknaan hidup dalam menurunkan tingkat depresi pada lansia di Panti Wredha Dharma Bakti Surakarta. Pelatihan kebermaknaan hidup merupakan suatu proses pendidikan jangka pendek yang mempergunakan prosedur sistematis dan terorganisir, guna membantu individu untuk mencapai dan memenuhi tujuan hidup sehingga mampu menurunkan tingkat depresi menuju pada hidup yang lebih berkualitas dan bahagia.

Subjek penelitian ini adalah lansia di Panti Wredha Dharma Bakti Surakarta berjumlah 10 orang. Desain penelitian ini adalah desain eksperimen pretest-posttest control group design dengan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol masing-masing sebanyak 5 orang. Kelompok eksperimen diberikan pelatihan kebermaknaan hidup sebanyak tiga kali pertemuan menggunakan  metode ceramah dan diskusi, studi kasus, role play ,simulasi dan permainan , dan latihan. Metode pengumpulan data dilakukan melalui modul pelatihan dan Geriatric Depression Scale (GDS). Teknik analisis data menggunakan  analisis statistik nonparametrik uji 2 Sampel Independen Kolmogorov-Smirnov dan uji Wilcoxon dengan bantuan komputer program SPSS for MS windows versi 16.0.

Berdasarkan hasil perhitungan uji 2 Sampel Independen Kolmogorov-Smirnov diperoleh nilai z sebesar 1,581 dan probabilitas (p) sebesar 0,013 (p<0,05). Sedangkan hasil perhitungan uji Wilcoxon diperoleh nilai z sebesar -2,060 dan probabilitas (p) signifikansi 0,039 (p<0,05). Hasil tersebut menunjukkan bahwa pelatihan kebermaknaan hidup efektif dalam menurunkan tingkat depresi pada lansia di Panti Wredha Dharma Bakti Surakarta

Keywords


pelatihan kebermaknaan hidup, tingkat depresi pada lansia di Panti Wredha Dharma Bakti Surakarta

rticle

References


As’ad, M. 2003. Seri Ilmu Sumber Daya Manusia: Psikologi Industri. Yogyakarta: Liberty.

Azwar, S. 2003. Penyusunan Skala Psikologi. Yogyakarta : Pustaka Pelajar.

Backman, L. dan Forsell, Y. 1994. Episodic Memory functioning in a community-based sample of old adults with major depression: Utilization of cognitive support. Journal of Abnormal Psychology, 103, 361-370.

Badan Pusat Statistik. Data Statistik Indonesia: Jumlah Penduduk menurut Kelompok Umur, Jenis Kelamin, Provinsi, dan Kabupaten/Kota, 2010. Available from:http://demografi.bps.go.id/versi1/index.php?option=com_tabel&task=&Itemid=1. [Accessed 21 Januari 2012]

Bastaman, HD.2007. Logoterapi: Psikologi untuk Menemukan Makna Hidup dan Meraih Hidup Bermakna. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Billings, AG., Cronkite, RC., dean Moos, RH. 1983. Social Environmental Factors ini Unipolar Depression: Comparisons of Depressed Patients and Nondepressed Controls. Journal of Psychology. 92, 119-133.

Blazer, DG. 2003. Depression in Late Life: Review and Commentary. J Gerontology Med Sci 58A, No.3: 249-265. Available from: http://focus.psychiatryonline.org/cgi/content/full/7/1/118. [accessed 20 Februari 2012]

Bruce, ML. 2002. Psychosocial risk factors for depressive disorders in late life. Biological Psychiatry, 52, 175-184.

Conwell, Y., Duberstein, PR., dan Caine, ED. 2002. Risk factors for suicide in later life. Biological Psychiatry, 52, 193-204.

Davidoff, LL. 1988. Introduction to Psychology terj. Mari Juniati. Jakarta: Penerbit Erlangga.

Davies, AM. 1999. Ageing and Health A Global Challenge for Twenty First Century. Kobe, 20-27.

Depkes RI. 1999. Pedoman pembinaan kesehatan usia lanjut bagi petugas kesehatan: Kebijaksanaan Program. Jilid II. Jakarta: Depkes RI.

Desmita. 2009. Psikologi Perkembangan. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Durand, VM., dan Barlow, DH. 2006. Intisari Psikologi Abnormal Edisi Keempat Buku Pertama. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Erikson, EH. 1989. Identitas dan Siklus Hidup Manusia, terj. Agus Cremers. Jakarta: Gramedia.

Evans, M., dan Mottram, P. 2000. Diagnosis of Depression in Elderly Patients. Mavis Advances in Psychiatric Treatment. Vol 6, 49–56. Available from URL: http://apt.rcpsych.org/cgi/reprint/6/1/49.pdf [Accessed 25 January 2012]

Feldman, RS. 1996. Understanding Psychology. New York: McGraw Hill.

Frances, A., First, MB., dan Pincus, HA. 1995. DSM-IV Guidebook: The Essential Companion to the Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders fourth edition. Washington DC: American Psychiatric Press, Inc.

Frankl, VE. 2003. Logoterapi: Terapi Melalui Pemaknaan Eksistensi. Jogjakarta: Kreasi Wacana.

Gallo, JJ. and Gonzales, J. 2001. Depression and Other Mood Disorder. In: Adelman, A.M., Daly, M.P., and Weiss, B.D., eds. 20 Common Problems in Geriatrics. New York: McGraw-Hill, 205-235.

Ghozali, I. 2006. Aplikasi Analisis Multivariat dengan Program SPSS Cetakan IV. Semarang: Badan Penerbit Universitas Dipenegoro.

Goldstein AP., Krasner L., editor. 1988. Behavioral Assessment: Practical Handbook. 3rd ed. New York: Pegamon Press,320-321.

Grant, I., Patterson, TL., dan Yager, J. 1988. Social supports in relation to physical health and symptomps of depression in the elderly. American Journal of Psychiatry, 145 (10), 1254-1258.

Hadi, S. 1986. Metodologi Research 1. Yogyakarta: Yayasan Penerbitan Fakultas Psikologi UGM.

Hall, CS. dan Lindzey, G. 1993. Theories of Personality, terj. A. Supratiknya. Yogyakarta: Kanisius.

Hardywinoto, ST. 1999. Panduan Gerontologi Tinjauan dari berbagai Aspek. Jakarta: PT Gramedia.

House, JS., Landis, KR., dan Umberson, D. 1988. Social relationship and health. Science, 241, 540-545.

Hoyer, W.J. and Roodin, P.A. 2003. Adult Development and Aging. 5th ed. NewYork: McGraw-Hill.

Hurlock, EB. 1999. Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Rentang Kehidupan Edisi Kelima. Jakarta: Penerbit Erlangga.

Jewall, L. N., Siegall, M. 1998. Psikologi Industri/ Organisasi Modern. Jakarta: Arcan.

Johnson, David W. & Frank P. Johnson. 1997. Joining Together Group Theory and Group Skills 6th Ed. Unites State of America: A Viacom Company.

Kane. 1999. Essentials of Clinical Geriatrics 4th Edition. USA : McGrow-Hill Companies, 231-245

Kaplan, HI., Sadock, BJ., dan Grebb, JA. 1997. Sinopsis Psikiatri: Ilmu Pengetahuan Perilaku Psikiatri Klinis Edisi Ketujuh Jilid 1. Jakarta: Binarupa Aksara.

Kline, DW., dan Scheiber, F. 1985. Vision and Aging dalam JE., Birren dan KW. Schei (Ed.). handbook of the Psychology of Aging (2th ed.). New York: Van Norstrand Reinhold.

Koeswara, E. 1992. Logoterapi: Psikoterapi Viktor Frankl. Yogyakarta: Kanisius.

Kyle, DJ. & Vernoy, M. 2002. Behavioral Statistics in Action Third Edition. United Stated of America: The McGraw-Hill Companies.

La Rue, A., Dessonville, C., & Jarvick, L.F. 1985. Aging and Mental Disorders. Dalam J.E. Birren & K.W. Schaie (Eds.), Handbook of the psychology of aging (edisi kedua). New York: Van Nostrand Reinhold.

Landefeld. 2004. Current Geriatric Diagnosis and Treatmet. USA : McGrow-Hill, 156-160

Latipun. 2002. Psikologi Eksperimen. Malang: PT. UMM Press.

Lesler dan Zayas, C. 2001. Comprehensive Geriatric Assessment. USA : McGraw Hill Companies, 465-475.

Lewinsohn, PM., Rohde, P., Seely, JR., dan Fischer, SA. 1991. Age and Depression: Unique and Shared Effects. Psychology and Aging, 6, 246-260. Liberty. 2003.

Mangkuprawira, TS. 2002. Manajemen Sumber Daya Manusia Strategik. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Mangoenprasodjo, A.S. dan Hidayati, S.N. 2005. Mengisi Hari Tua dengan Bahagia: Menjadi Manula yang Sehat, Produktif & Penuh Optimisme. Yogyakarta: Pradipta Publishing.

Maramis, WF. dan Maramis, AA. 2009. Catatan Ilmu Kedokteran Jiwa. Surabaya: Airlangga University Press.

Marzuki, MS. 1992. Strategi dan Model Pelatihan. Malang : IKIP Malang.

Maslim, R. 2001. Buku Saku Diagnosis Gangguan Jiwa Rujukan Ringkas Dari PPDGJ-III. Jakarta : Bagian Ilmu Kedokteran Jiwa FK-Unika Atmajaya.

McDowell, I. dan Newell, C. 1996. Measuring Health: A Guide to Rating Scales and Questionnaires Second Edition. New York: Oxford University Press.

National Strategy for Suicide Prevention. 2001. Goals and Objectives for Action: Summary. A join effort of SAMHSA, CDC, NIH, and HRSA. The Center for Mental Health Services. Rockville, MD: Author.

Nevid, JS., Spencer, AR., dan Greene, B. 2005. Psikologi Abnormal Edisi Kelima Jilid 1. Jakarta: Penerbit Erlangga.

_________________________________ 2005. Psikologi Abnormal Edisi Kelima Jilid 2. Jakarta: Penerbit Erlangga.

Newman, B., dan Newman,P. 2006. Development Through Life: A Psychosocial Approach. Belmont: Thomson Wadsworth Learning.

Notosoedirdjo, M. dan Latipun. 2007. Kesehatan Mental: Konsep dan Penerapan Edisi Keempat. Malang: UMM Press.

Papalia, DE., Olds, SE., dan Feldman, RE. 2004. Human Development: Ninth Edition. New York: Mc Graw Hill

Pearson, JL. dan Brown, GK. 2000. Suicide Prevention in Late Life: Directions for science and practice. Clinical Psychology Review, 20, 685-705.

Perlmutter, M. dan Hall, E. 1985. Adult Development and Aging. Toronto: John Wiley & Sons Inc.

Pikunas, J. 1976. Human Development: An Emergent Science. Tokyo: Mc Graw-Hill Kogakusha Ltd.

Rae, L. 2005. The Art of Training and Development : Effective Planning (penerj. Fiyanty Osman). Jakarta: PT. Bhuana Ilmu Populer.

_____ 2005. The Art of Training and Development : Using Activities (penerj. Fiyanty Osman). Jakarta: PT. Bhuana Ilmu Populer.

Rivai, V. dan Sagala, EJ. 2004. Manajemen Sumber Daya Manusia Untuk Perusahaan, Jakarta, PT. Raja Grafindo Persada

Santrock, J.W. 2002. Life Span Development: Perkembangan Masa Hidup Jilid 2. Jakarta: Penerbit Erlangga.

Schaie, KW. dan Willis, SL. 1991. Adult Development and Aging. New York: Harper Collins Publishers.

Semiun, Y. 2006. Kesehatan Mental 2. Yogyakarta: Kanisius.

_________ 2006. Kesehatan Mental 3. Yogyakarta: Kanisius.

Sendbuehler, JM. dan Goldstein .1977. Suicide and Attempted Suicide Among the Aged. Journal of the American Geriatric Society. 25, 245-248.

Sendbuehler, JM. 1977. Suicide and Attempted Suicide Among the Aged. Journal of the American Geriatric Society. Canadian Medical Association Journal. 117, 418-419.

Seniati, L., Yulianto, A., dan Setiadi, BN. 2009. Psikologi Eksperimen. Jakarta: PT. Indeks.

Simamora, H. 1997. Manajemen Sumber Daya Manusia, Yogyakarta: Bagian

Sundberg, ND., Winebarger, AA., dan Taplin, JR. 2007. Psikologi Klinis: Perkembangan Teori, Praktik, dan Penelitian Edisi Keempat. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Tamher, S. dan Noorkasiani. 2009. Kesehatan Usia Lanjut dengan Pendekatan Asuhan Keperawatan. Jakarta: Penerbit Salemba Medika.

Trihendradi, C. 2007. Statistik Inferen Teori Dasar & Aplikasinya Menggunakan SPSS. Yogyakarta: CV. Andi Offset.

U.S. Department of Health and Human Services (USDHHS). 1999a. Mental Health: A report of the Surgeon General. Rockville, MD: U.S. Department of Health and Human Services, Sustance Abuse and Mental Health Services Administration, Center for Mental Health Services, National Institutes of Health, National Institute of Mental Health.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 1998 Tentang Kesejahteraan Lanjut Usia.

Unutzer, J. 2007. Late-Life Depression. N Eng J Med 357:2269-76. Available from: http://content.nejm.org/cgi/content/full/357/22/2269. [accessed 20 Februari 2012]

Unutzer, J., Katon, W., Callahan, CM., Williams Jr, JW., Hunkeler, E., Harpole, L., Hoffing, M., Penna, RDD., Noel, PH., Lin, EHB., Arean, PA., Hegel, MT., Tang, L., Belin, TR., Oishi, S., dan Langston, C. 2002. Collaborative Care Management of Late Life Depression in The Primary Care Setting. Journal American Medical Association. Dec, 288, 2836-2845. Available from : http://jama.ama-assn.org/content/288/22/2836.full [Accessed 22 January 2012].

Wallace, J., dan O’Hara,MW. 1992. Increases in depressive symptomatology in the rural elderly: Result from a cross-sectional and longitudinal study. Journal of Abnormal Psychology, 106, 499-510.




DOI: https://doi.org/10.20961/jip.v1i1.71942

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 I Kadek Edwin Trisnapati, Istar Yuliadi, Aditya Nanda Priyatama



We would like to thank the following organizations for their support :
Faculty of Psychology, Universitas Sebelas Maret

This work is licensed under a

Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License

rganiza