Nilai-Nilai Kejuangan S.K. Trimurti sebagai Penguatan Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran Sejarah

Laily Nailul Muna, Musa Pelu, Nur Fatah Abidin

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) peranan S.K. Trimurti pada masa perjuangan kemerdekaan Indonesia dan (2) nilai-nilai kejuangan S.K. Trimurti sebagai penguatan pendidikan karakter dalam pembelajaran sejarah. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi pustaka. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara membaca dan mencatat pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) peranan S.K. Trimurti pada masa perjuangan kemerdekaan Indonesia dibuktikan dengan keikutsertaan S.K. Trimurti dalam berbagai organisasi pergerakan kemerdekaan, kegigihan dalam mengkritik pemerintah kolonial melalui pers, keikutsertaan dalam pertemuan pemuda untuk mempersiapkan kemerdekaan, serta memperjuangkan hak-hak kaum tertindas terutama kaum perempuan dan buruh, (2) nilai-nilai kejuangan S.K. Trimurti antara lain cinta tanah air, gotong royong, kemanusiaan, menegakkan kejujuran dan keadilan, kemandirian, tanggung jawab, berani, religius, pantang menyerah, rela berkorban, rendah hati, dan tabah yang diketahui melalui tulisannya. Simpulan dari penelitian ini adalah peranan S.K. Trimurti pada masa perjuangan kemerdekaan dibuktikan dengan perjuangannya melalui pers dan pergerakan dalam bidang politik. Nilai-nilai kejuangan S.K. Trimurti yang memiliki kesamaan dengan lima karakter utama menurut Kemendikbud dan Profil Pelajar Pancasila yaitu religius, gotong royong, dan mandiri dapat diterapkan dalam pembelajaran sejarah untuk memperkuat pendidikan karakter terhadap siswa. Beberapa nilai kejuangan S.K. Trimurti yang berbeda memerlukan penyesuaian untuk diterapkan dalam pembelajaran.
Kata Kunci: nilai-nilai kejuangan, pendidikan karakter, pembelajaran sejarah

Keywords

nilai-nilai kejuangan, pendidikan karakter, pembelajaran sejarah

Full Text:

PDF

References

Alfian, S. Y. (2018). Pendidikan Karakter Melalui Membaca Kisah Tokoh Sejarah: Menelusuri Pijakannya. Jurnal Pendidikan Sejarah Indonesia, 1(1), 53-62. doi: http://dx.doi.org/10.17977/um033v1i12018053

Andriyanto, & Muslikh. (2018). Nilai-Nilai Kejuangan: Sebagai Warisan Karakter Bangsa. Yogyakarta: Ombak.

Anwar, R. (2009). Sejarah Kecil Petite Histoire Indonesia Jilid 3. Jakarta: Kompas Media Nusantara.

Anwas, O. M. (2011). Membangun Media Massa Publik dalam Menanamkan Karakter Pendidikan. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 17(6), 680-690. doi: https://doi.org/10.24832/jpnk.v17i6.59

Atmosiswartoputra, M. (2018). Perempuan-Perempuan Pengukir Sejarah. Jakarta: Bhuana Ilmu Populer.

Bandura, A. (1977). Social Learning Theory. New Jersey: Practice Hall Inc.

Dianti, P. (2014). Integrasi Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan untuk Mengembangkan Karakter Siswa. JPIS: Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial, 23(1), 58-68. doi: https://doi.org/10.17509/jpis.v23i1.2062

Hamid, A. R. (2020). Pembelajaran Sejarah. Yogyakarta: Ombak.

Hartati, N. S., Thahir, A., & Fauzan, A. (2020). Manajemen Program Penguatan Pendidikan Karakter Melalui Pembelajaran Daring dan Luring di Masa Pandemi Covid 19-New Normal. Journal of Islamic Educational Management, 6(2), 97-116. doi: https://doi.org/10.19109/elidare.v6i2.6915

Jazimah, I. (2016). S.K. Trimurti: Pejuang Perempuan Indonesia. Jakarta: Kompas Media.

Kemendikbud. (2019). Konsep dan Pedoman Penguatan Pendidikan Karakter: Tingkat Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Kemendikbud. (2023, Agustus 2). Profil Pelajar Pancasila: Menggali Makna, Manfaat, dan Implementasinya. Retrieved from kemendikbud.go.id: https://itjen.kemdikbud.go.id/web/profil-pelajar-pancasila-menggali-makna-manfaat-dan-implementasinya/

Kemendiknas. (2011). Panduan Pelaksanaan Pendidikan Karakter. Jakarta: Kementerian Pendidikan Nasional.

KNI. (1989, September 7). Trimurti dan Rendra di Antara Penerima Anugerah Adam Malik. Harian Neraca, hlm. XII.

Kuntowijoyo. (2013). Pengantar Ilmu Sejarah. Yogyakarta: Tiara Wacana.

Lickona, T. (2012). Mendidik Untuk Membentuk Karakter: Bagaimana Sekolah Dapat Memberikan Pendidikan tentang Sikap Hormat dan Tanggung Jawab. (J. A. Wamaungo, Trans.) Jakarta: Bumi Aksara.

Lionar, U., & Fithriah, R. (2023). Analisis Nilai Pendidikan Karakter pada Tokoh Sejarah Lokal Sumatera Barat Sebagai Sumber Belajar dalam Pembelajaran Sejarah. Jurnal Paedagogy: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan, 10(1), 277-288.

Moleong, L. J. (2021). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Murtadlo, M., Alia, N., & Basri, H. H. (2021). Indeks Karakter Siswa Jenjang Pendidikan Menengah. Jakarta: Litbang Diklat Press.

Notodidjojo, S. I. (1982). S.K. Trimurti: Wanita Pengabdi Bangsa. Jakarta: PT Gunung Agung.

Priyambodo. (1993, Agustus 16). Pelaku Dalam Peristiwa 17 Agustus 1945 Bercerita. Berita Yudha, hlm. XII.

Priyambodo. (1995, November 1). Sejauhmana Aktualisasi Peran Pemuda Hadapi Tantangan Masa Kini dan Mendatang??? Berita Yudha, hlm. 2.

Raihan, S., Nuraeni, et al. (2022). Ilmu Pendidikan. Padang: PT Global Eksekutif Teknologi.

Ricklefs, M. C. (2008). Sejarah Indonesia Modern 1200-2008. Jakarta: Serambi.

Rulianto, & Hartono, F. (2018). Pendidikan Sejarah sebagai Penguat Pendidikan Karakter. Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial, 4(2), 127-134. doi: https://doi.org/10.23887/jiis.v4i2.16527

Sarjono, M. (2019). Kisah Menarik Seputar Kemerdekaan Indonesia. Semarang: ALPRIN.

Sirnayatin, T. A. (2017). Membangun Karakter Bangsa Melalui Pembelajaran Sejarah. Jurnal SAP, 1(3), 312-321.

Sudrajat, A. (2011). Mengapa Pendidikan Karakter?. Jurnal Pendidikan Karakter, 1(1), 47-58. doi: https://doi.org/10.21831/jpk.v1i1.1316

Supana, R. (1997, Agustus 10). SK Trimurti: Wartawan Tanpa Matahari Senja. Berita Yudha, hlm. 7.

Suyahman, Widaningsih, Y. S., & Rahayu, M. H. (2020). Nilai-Nilai Kejuangan. Klaten: Lakeisha.

Syaputra, E. (2019). Pandangan Guru terhadap Integrasi Kearifan Lokal dalam Pembelajaran Sejarah: Studi Deskriptif di Beberapa SMA di Bengkulu Selatan dan Kaur. IJSSE: Indonesian Journal of Social Science Education, 1(1), 1-10.

Trimurti, S.K. (1946, Januari 24). Perdjoeangan Boeroeh. Kedaulatan Rakyat, hlm. 2.

Trimurti, S.K. (1974). Hidupku sebagai Wartawan Pejuang. Dalam S.K. Trimurti, et al, Wartawan Wanita Berkisah (hlm. 1-38). Jakarta: Badan Penerbit Indonesia Raya.

Trimurti, S.K. (1978). Sikap Humor dalam Keseriusan Pejuang-Pejuang Muda. Dalam Bunga Rampai Soempah Pemoeda (hlm. 64-70). Jakarta: Balai Pustaka.

Trimurti, S.K. (1982). Pemusatan Kekuasaan (Asia Raya, 6 Juni 1945). Dalam P. Darmosugito, Menjelang Indonesia Merdeka (hlm. 208-209). Jakarta: Gunung Agung.

Trimurti, S.K. (1986). Sukarni yang Kukenal. Dalam S. Mustoffa, Sukarni: Dalam Kenangan Teman-Temannya (hlm. 208-214). Jakarta: Sinar Harapan.

Trimurti, S.K. (1986). Sukarno Si Pria. Dalam C. Wild, & P. Carey, Gelora Api Revolusi: Sebuah Antologi Sejarah (hlm. 115-120). Jakarta: Gramedia.

Trimurti, S.K. (1993). Dari Politik ke Kebatinan. Dalam Memoar: Senarai Kiprah Sejarah (hlm. 208-238). Jakarta: Pustaka Utama Grafiti.

Winarsih. (2019). Pendidikan Karakter Bangsa. Tangerang: Loka Aksara.

Zafri, Z., & Hastuti, H. (2018). Building Character Education with The History an Islamic Empires in Nusantara: A Theoretical Study. International Journal of Research in Counseling and Education, 02 (01), 52–56. doi: https://doi.org/10.24036/00332za0002

Zed, M. (2014). Metode Penelitian Kepustakaan. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.