Efektivitas Komunikasi Pada Program Layanan Konsultasi Padi Bagi Petani Binaan Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian Tanaman Pangan

Eka Sari, Yogaprasta Adi Nugraha, Feri Ferdinan Alamsyah

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik petani penerima Program Layanan Konsultasi Padi (LKP), frekuensi dan pola keterlibatan petani dalam program, efektivitas komunikasi, serta hubungan karakteristik petani dan intensitas program dengan efektivitas komunikasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 133 petani dari populasi 200 petani binaan Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian Tanaman Pangan. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring, observasi, dan wawancara, kemudian dianalisis secara secara deskriptif menggunakan korelasi Pearson, Spearman, dan uji Chi-Square sesuai skala data. Responden didominasi petani berusia 46–50 tahun (48,87%), laki-laki (89,5%), berpendidikan SMP (55,6%), berpengalaman bertani 16–35 tahun, dan sebagian besar mengelola lahan milik sendiri (71,4%). Efektivitas komunikasi berada pada kategori sangat tinggi, dengan rataan pemahaman 3,35, penerimaan pesan 3,38, dan perubahan sikap 3,38 pada skala 1–4. Hubungan karakteristik tidak seragam: usia berhubungan negatif dengan pemahaman (r=-0,236; p=0,006), sedangkan akses informasi berhubungan dengan perubaan sikap ( Frekuensi kehadiran dan durasi tidak menunjukkan hubungan signfikan secara konsisten, sementara atensi, konsistensi jadwal, dan pengulangan informasi berhubungan positif dengan beberapa indikator efektivitas. Hasil ini menunjukkan pentingnya komunikasi yang jelas, interaktif, konsisten, dan berulang dalam layanan konsultasi pertanian.

Keywords

agricultural communication; agricultural extension; communication effectiveness; farmers; rice consultation service.

Full Text:

PDF

References

Abdilah, R., Yektiningsih, E., & Lestari, D. W. (2023). Efektivitas komunikasi penyuluh pertanian di Desa Kedungsugo Kecamatan Prambon Kabupaten Sidoarjo. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh, 9, 907–919.

Amriani, M., Syamsinar, S., & Sulfiana, S. (2025). Karakteristik petani padi Kecamatan Tonra dan implikasinya terhadap penyusunan programa penyuluhan pertanian. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Tanaman, 4(2), 424–438. https://doi.org/10.55606/jurrit.v4i2.7686

Angraini, E., Herlon, M., Ridho, Z., & Sahfitri, O. (2024). Model perancangan digitalisasi petani padi dalam mendukung Indonesia Emas 2045. Prosiding Seminar Nasional Pembangunan dan Pendidikan Vokasi Pertanian, 5(1), 127–143. https://doi.org/10.47687/snppvp.v5i1.1101

Billah, M. M., Rahman, M. M., Mahimairaja, S., Lal, A., & Naidu, R. (2024). Farmers’ exposure to communication media in receiving agriculture extension and rural advisory services for farm sustainability. Journal of Sustainable Agriculture and Environment, 3(3), e70000. https://doi.org/10.1002/sae2.70000

Dahlan, S. S., Bulkis, S., Akhsan, & Salman, D. (2024). Non-face-to-face interactions in digital extension for innovating in farming communication: A case from South Sulawesi, Indonesia. Journal of Infrastructure, Policy and Development, 8(7), 6131. https://doi.org/10.24294/jipd.v8i7.6131

Fadhlurrahman, I., Sadono, D., & Fatchiya, A. (2024). Partisipasi Petani dalam Kegiatan Penyuluhan Pertanian Secara Daring di Kabupaten Bekasi. Jurnal Penyuluhan Pertanian, 19(1), 36–52. https://doi.org/10.5185/jpp.v19i1.724

Irdiana, E., Nurliza, & Kurniati, D. (2023). Keberhasilan penyuluhan melalui karakteristik penyuluh dan petani. Jurnal Agribisnis Indonesia, 11(2), 247–261. https://doi.org/10.29244/jai.2023.11.2.247-261

Irdiana, E., Nurliza, & Kurniati, D. (2024). Optimalisasi komunikasi penyuluh pertanian dalam aktivitas penyuluhan. Jurnal Penyuluhan, 20(1), 96–114. https://doi.org/10.25015/20202445928

Noor, N. M., Yunus, K., Yusoff, A. M. H., Nasir, N. A. M., & Yaacob, N. H. (2021). Spaced learning: A review on the use of spaced learning in language teaching and learning. Journal of Language and Linguistic Studies, 17(2), 1023–1031. https://doi.org/10.52462/jlls.71

Nurfa, M. A., Yanfika, H., Hassanudin, T., & Nikmatullah, D. (2024). Correlation between agricultural extension communication pattern and the effectiveness of farmer group. Jurnal Penyuluhan Pertanian, 19(1), 26–35.

Rogers, E. M. (2003). Diffusion of innovations (5th ed.). Free Press.

Sepalawan, A. (2026). Improving information access through information technology-based extension for farmers in Tadang Palie Village, Ulaweng District, Bone Regency. Jurnal Ilmiah Sosio Agribis, 26(1), 96–107. https://doi.org/10.30742/jisa26120265294

Somanje, A. N., Mohan, G., & Saito, O. (2021). Evaluating farmers’ perception toward the effectiveness of agricultural extension services in Ghana and Zambia. Agriculture & Food Security, 10(1), 1–16. https://doi.org/10.1186/s40066-021-00325-6

Sugihono, C., Hariadi, S. S., & Wastutiningsih, S. P. (2024). Integrasi pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi untuk meningkatkan layanan penyuluhan pertanian. Jurnal Penyuluhan, 20(2), 178–190. https://doi.org/10.25015/20202450736

Susanti, E. Y., Salampessy, Y. L. A., & Mulyaningsih, A. (2024). Efektivitas pemanfaatan saluran komunikasi interpersonal dalam difusi inovasi varietas unggul baru (VUB) padi di Kabupaten Serang. Jurnal Triton, 15(2), 493–509. https://doi.org/10.47687/jt.v15i2.801

Wahyudi, I., & Neviyarni, N. (2021). Analisis terhadap perhatian dan belajar perseptual dalam aktivitas belajar siswa. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(1), 124–134. https://doi.org/10.31004/edukatif.v3i1.231

Refbacks

  • There are currently no refbacks.