Analisis sistem pelayanan prima untuk wisatawan di balai pelestarian situs manusia purba Sangiran

Mayta Eka Maharani, Wiedy Murtini, Cicilia Dyah Sulistyaningrum Indrawati

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk (1) menerapkan standar pelayanan prima di Balai Pelestarian Situs Manusia Purba Sangiran terhadap wisatawan, (2) mengatasi kendala yang dialami pegawai dalam memberikan pelayanan kepada wisatawan, dan (3) melakukan upaya untuk mengatasi hambatan dalam memberikan pelayanan kepada wisatawan. wisatawan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) standar pelayanan prima di BPSMPS telah dilaksanakan sesuai pedoman yaitu Permendikbud No. 31 Tahun 2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Balai Pelestarian Situs Manusia Purba Sangiran dan SOP lembaga . Implementasinya adalah 1) fasilitas pelayanan yang diberikan oleh BPSMPS yaitu pelayanan pendidikan dan pelayanan museum, 2) pelayanan pegawai, setiap pegawai harus memberikan pelayanan yang maksimal, namun kenyataan di lapangan pegawai tidak berorientasi pada pelanggan, 3) pelayanan ruang display kurang tersusun rapi dan teratur. Tapi fosilnya tidak lengkap. (2) Kendala yang dialami dalam memberikan pelayanan prima di BPSMPS antara lain (a) terbatasnya fasilitas parkir dan (b) kebersihan kamar mandi BPSMPS yang masih minim. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi kendala dalam memberikan pelayanan prima kepada wisatawan di BPSMPS antara lain (a) meningkatkan intensitas kebersihan kamar mandi dan menambah tempat parkir, (b) melakukan pembekalan sebelum memberikan pelayanan, (c) monitoring dan evaluasi.

Kata kunci: kualitatif; pengunjung; sistem layanan yang optimal

Abstract: This study aims to (1) implement excellent service standards at the Sangiran Ancient Human Site Preservation Center for tourists, (2) address the obstacles experienced by employees in providing services to tourists, and (3) make efforts to overcome obstacles in providing services to tourists. This study uses a qualitative method with a case study approach. Data collection techniques by observation, interviews, and document analysis. The results of this study indicate that: 1) the standard of excellent service at BPSMPS has been implemented according to the guidelines, namely Permendikbud No. 31 of 2015 concerning the Organization and Work Procedure of the Sangiran Ancient Human Site Preservation Center and the institution's SOPs. The implementation is 1) service facilities provided by BPSMPS, namely educational services and museum services, 2) employee services, each employee must provide maximum service, but the reality in the field is that employees are not customer oriented, 3) display room services are arranged in a neat and orderly manner. But the fossils are incomplete. (2) The obstacles experienced in providing excellent service at BPSMPS include (a) limited parking facilities and (b) the cleanliness of BPSMPS bathrooms, which is still minimal. Efforts made to overcome obstacles in providing excellent service to tourists at BPSMPS include (a) increasing the intensity of bathroom cleanliness and adding parking spaces, (b) conducting briefings before providing services, (c) monitoring and evaluating.

Keywords: excellent service system, qualitative; visitors



Keywords

kualitatif; pengunjung; sistem layanan yang optimal; excellent service system, qualitative; visitors

Full Text:

PDF

References

Agusriyani, A., & Septayuda, I. (2021). Penanganan Surat Masuk dan Surat Keluar di Pengadilan Negeri Palembang Kelas IA Khusus. SEMHAVOK, 6-12.

Arifin, R., Latif, N. & Putri, A. N. P. (2020). Pengelolaan Surat Menyurat pada Kantor Balai Latihan Masyarakat Makassar Berbasis Web. Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi, 10(1), 68-76.

Basya, M. R., & Puspasari, D. (2021). Analisis Pengelolaan Arsip di Kantor Kecamatan Bungah Kabupaten Gresik. Jurnal Pendidikan Administrasi Perkantoran, 9(2), 439–453.

Endang R., S., Mulyani, S., & Suyetty. (2015). Modul Mengelola Sistem Kearsipan. Jakarta: Erlangga.

Hafizh, M., & Nelisa, M. (2018). Sistem Penyimpanan Arsip di Kantor Camat Koto XI Tarusan Pesisir Selatan. Jurnal Ilmu Informasi Perpustakaan dan Kearsipan, 6(2), 19-26.

Hakim, M. R., & Mardiyah, S. U. K. (2016). Management of Incoming and Outgoing Mails at Sentolo Sub-District Office Kulon Progo. 420–429.

Hardani, Andriani, H., Ustiawaty, J., Utami, E. F., Istiqomah, R. R., Fardani, R.A., Sukmana, D. J., & Auliya, N. H. (2020). Metode Penelitian Kualitatif & Kuantitatif. Yogyakarta: Pustaka Ilmu.

Hidayat, S. & Jumiatun, U. (2016). Prosedur Pengelolaan Surat untuk Memperlancar Proses Penyampaian Informasi pada Kantor Kecamatan Pamulang. Jurnal Sekretaris, 3(1), 83-115.

Mahmud, M. (2013). Pentingnya Manajemen Sistem Penyimpanan Arsip.

Masykur, F. & Atmaja, I. M. P. (2015). Sistem Administrasi Pengelolaan Arsip Surat Masuk dan Surat Keluar Berbasis Web. Indonesian Journal on Networking and Security, 4(3), 1-7.

Njeru, F. M., Chege, A., & Ng’eno, E. (2017). An Evaluation of Records Management Practices at the Parliamentary Service Commission of Kenya (PSC). Saudi Journal of Humanities and Social Sciences, 2(7), 515–522.

Nuraida, I. (2014). Manajemen Administrasi Perkantoran, Yogyakarta: Kanisius.

Nurmansyah, A. & Yuliani, S. (2021). Pengelolaan Surat Masuk dan Surat Keluar secara E-Office pada KBM Ecotourism PERUM Perhutani Devisi Regional Jawa Barat dan Banten. Jurnal Administrasi Bisnis, 7(1), 92-99.

Purwandari, B. S. (2017). Implementasi Pengelolaan Surat Masuk dan Surat Keluar di Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia. Jurnal Utilitas, 3(1), 20-26.

Putri, H. D., & Masdaini, E. (2021). Sistem Pengarsipan Surat pada Kantor UPTD/KORWIL Disdikbud Muara telang. Adminika, 7, 63–73.

Putri, H. D., Purnamasari, H., & Astuti, E. W. (2020). Analisis Administrasi Surat-Menyurat pada Kantor Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) XYZ Palembang. Jurnal Admika, 6(7), 139–147.

Ridha, M. & Istiqomah, D. E. (2019). Kualitas Pelayanan dalam Pengelolaan Surat PD Pasar Jaya. Jurnal Administrasi Bisnis Terapan, 2(1), 69-79.

Saragih, F. N. Y. & Damanik, R. (2018). Sistem Informasi Administrasi Surat Masuk dan Surat Keluar pada Biro Rektorat Universitas Katolik Santo Thomas Medan. Jurnal MEANS, 3(1), 62-68.

Sedarmayanti. (2015). Tata Kearsipan. Bandung: Mandar Maju.

Sukoco, B. M. (2014). Manajemen Administrasi Perkantoran Modern. Surabaya: Erlangga.

Syafriadi. (2015). Analisis dan Perancangan Sistem Informasi Pengelolaan Surat pada Universitas Cokroaminoto Palopo. Journal Speed - Sentra Penelitian Engineering dan Edukasi, 7(4), 19-27.

Priansa, D. J. (2014). Kesekretarisan Professional Berkompeten, Cerdas, Terampil dan Melayani. Bandung: Alfabeta.

Turahmi, L., Silvia, A., & Siwi, M. K. (2018). Analisis Prosedur Pengelolaan Surat Masuk Dan Surat Keluar di Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kabupaten Tanah Datar. Jurnal Ecogen, 1(6), 379–384.

Ummah, I. R. (2018). Analisis Pengelolaan Arsip di Unit Kearsipan II Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta. JIKAP, 2(3), 85-100.

Utami, R. T. (2013). Sistem Pengelolaan Arsip Dinamis Manual (Fisik) pada Politeknik LP3I Jakarta Kampus Cimone. Jurnal Lentera Bisnis, 2(1), 189-236.

Yatimah, D. (2018). Kesekretarisan Modern & Administrasi Perkantoran. Bandung: CV Pustaka Setia.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.