Self-monitoring and career guidance services as predictors of student career planning

Lu'luah Buchairoh, Anton Subarno

Abstract

Abstrak: Tingginya tingkat pengangguran terbuka lulusan SMK yang mencapai sekitar 8% pada data BPS tahun 2025 menunjukkan pentingnya perencanaan karir sejak di bangku sekolah. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh self-monitoring dan layanan bimbingan karir terhadap perencanaan karir siswa kelas X MPLB di SMK Negeri 3 Surakarta. Pendekatan yang digunakan yaitu kuantitatif dengan desain kausalitas. Sebanyak 108 siswa dijadikan sampel yang diambil dari populasi kelas X MPLB. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert 1–4, kemudian dianalisis menggunakan teknik regresi linear berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa self-monitoring memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap perencanaan karir (sig. 0,014 < 0,05; thitung 2,503 > ttabel 1,982). Layanan bimbingan karir juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan (sig. 0,000 < 0,05; thitung 6,916 > ttabel 1,982). Secara simultan, kedua variabel tersebut berkontribusi signifikan terhadap perencanaan karir (sig. 0,000 < 0,05; Fhitung 74,575 > Ftabel 3,08). Model regresi yang diperoleh yaitu Y = 7,381 + 0,198X₁ + 0,800X₂, dengan koefisien determinasi sebesar 0,579. Temuan ini menjadi dasar bagi guru bimbingan dan konseling untuk mengoptimalkan layanan bimbingan karir sekaligus mengembangkan kemampuan self-monitoring guna mendukung perencanaan karir siswa yang lebih matang.

 

Kata kunci: persiapan kerja; konseling sekolah; pendidikan kejuruan; perkembangan vokasional remaja; kesiapan kerja


Abstract: Vocational high school (VHS) graduates in Indonesia face an open unemployment rate of approximately 8% (BPS, 2025), highlighting the urgency of occupational preparation at the secondary level. This study analyzed the effects of self-monitoring and career guidance services on career planning among Grade X Business and Digital Marketing Management (MPLB) students at SMK Negeri 3 Surakarta. A quantitative causality design was employed with 108 students selected through saturated sampling. Data were collected via a four-point Likert-scale questionnaire and analyzed using multiple linear regression. Self-monitoring exerted a positive and significant effect on career planning (t = 2.503, p = .014). Career guidance services also showed a positive and significant effect (t = 6.916, p = .000). Simultaneously, both variables significantly predicted career planning (F = 74.575, p = .000), with a coefficient of determination of 0.579. Career guidance services contributed the larger share (effective contribution = 45%; relative contribution = 77%), while self-monitoring contributed 13.7% (relative = 23%). The regression equation was Ŷ = 7.381 + 0.198X₁ + 0.800X₂. These findings indicate that school counselors should optimize career guidance delivery and develop students' self-monitoring skills to support more mature occupational decision-making.

 

Keywords: occupational preparation; school counseling; vocational education; youth occupational development; work readiness

Keywords

persiapan kerja; konseling sekolah; pendidikan kejuruan; perkembangan vokasional remaja; kesiapan kerja; occupational preparation; school counseling; vocational education; youth occupational development; work readiness

Full Text:

PDF

References

Adawiyah, R., Margawati, N. L., & Anggriana, T. M. (2025). Upaya mereduksi dampak negatif media sosial melalui bimbingan klasikal dengan teknik self monitoring pada siswa kelas VIII E SMPN 4 Madiun. Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi, 2(5), 350–357. https://doi.org/10.71282/jurmie.v2i5.334

Agustina, M. T., Rahayu, P. P., & Talenta, P. I. (2024). Pengembangan program layanan bimbingan karir pada peserta didik SMK Akpelni Semarang. Wahana Dedikasi: Jurnal PKM Ilmu Kependidikan, 7(2), 336–345. https://doi.org/10.31851/wdk.v7i2.17180

Alfisana, K. (2023). Hubungan antara self monitoring dengan impulsive buying produk fashion secara daring pada mahasiswi Program Studi Ekonomi Syariah IAIN Kediri [Skripsi tidak dipublikasikan]. IAIN Kediri.

Badan Pusat Statistik. (2025). Tingkat pengangguran terbuka berdasarkan tingkat pendidikan. https://www.bps.go.id/id/statistics-table/2/MTE3OSMy/tingkat-pengangguran-terbuka-berdasarkan-tingkat-pendidikan.html

Budiman, C., Gunawan, G., & Hidayat, D. R. (2020). Layanan bimbingan karir teori Donal E. Super guna meningkatkan kematangan karir pada peserta didik di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling Undiksha, 11(1). https://doi.org/10.23887/jjbk.v11i1.27383

Dislere, V., & Vronska, N. (2020). Evaluation of career counsellors' competences in career guidance. Dalam The proceedings of the international scientific conference Rural environment. Education. Personality (REEP) (Vol. 13, hlm. 385–399). https://doi.org/10.22616/REEP.2020.046

Edi, F. R. S. (2021). Kepercayaan diri dan penyesuaian sosial dengan employability pada siswa SMK. Happiness: Journal of Psychology and Islamic Science, 5(2), 61–72. https://doi.org/10.30762/happiness.v5i2.385

Fitriah, S. N. (2024). Hubungan regulasi diri dan dukungan sosial dengan perencanaan karir siswa SMA Al-Fattah Singosari Malang [Disertasi doktoral, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim]. http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/67280

Hasanah, H., Rahmawati, W. K., & Damayanti, N. E. (2019). Pengaruh layanan bimbingan karir terhadap perencanaan karir siswa kelas XI IPS 2 SMA Negeri Pasirian Kabupaten Lumajang tahun ajaran 2017/2018. SUCCESS: Jurnal Bimbingan Konseling dan Pendidikan, 1(2), 70–90. http://jurnal.unipar.ac.id/index.php/success/article/view/263

Karamoy, Y. K., Afif, H. N., & Mutakin, F. (2023). Pengembangan modul bimbingan karir tentang perencanaan karir siswa. Ghaidan: Jurnal Bimbingan Konseling Islam dan Kemasyarakatan, 7(1), 38–47. https://doi.org/10.19109/ghaidan.v7i1.17146

Kasan, I. A., & Ibrahim, A. (2022). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi perencanaan karir di kelas X SMA Negeri 1 Tilamuta. Pendas Mahakam: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar, 7(2), 83–89. https://doi.org/10.24903/pm.v7i2.1111

Oktafiani, A. P., Yovitha, Y., & Widiharto, A. (2023). Perencanaan karir siswa kelas XI IPS SMA Negeri 1 Kedungwuni. Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi, 3(1), 55–61. http://www.jurnal.umbarru.ac.id/index.php/jubikops/article/view/187

Pramono, G. V., & Wibowo, D. H. (2020). Hubungan self monitoring dengan impulsive buying terhadap produk fesyen pada mahasiswi rantau. Jurnal Psikologi Perseptual, 4(2). https://doi.org/10.24176/perseptual.v4i2.3702

Sahir, S. H. (2022). Metodologi penelitian. Penerbit KBM Indonesia.

Sugiyono. (2023). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Tolentino, L., Sibunruang, H., & Garcia, P. R. J. M. (2019). The role of self-monitoring and academic effort in students' career adaptability and job search self-efficacy. Journal of Career Assessment, 27(4), 726–740. https://doi.org/10.1177/1069072718816715

Wahyuningsih, D. D., Nugroho, I. S., & Cindy, R. (2025). Pendampingan perencanaan karir dan persiapan memasuki dunia kerja bagi siswa SMK Negeri 1 Mojosongo Boyolali. SUBSERVE: Community Service and Empowerment Journal, 3(1), 133–138. https://doi.org/10.36728/scsej.v3i1.82

Yusrawati, Y. (2018). Implementasi layanan bimbingan karier di Sekolah Menengah Kejuruan. KELUARGA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, 4(2), 148–154.

Zona, M. A., & Zulvia, Y. (2022). Perencanaan karir bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan. Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat, 22(2), 242–250. https://doi.org/10.24036/sb.02360

Refbacks

  • There are currently no refbacks.