PENGARUH KAMPANYE POLITIK DI MEDIA SOSIAL TERHADAP PARTISIPASI PEMILIH MUDA
Sari
Rendahnya partisipasi pemilih pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Surakarta tahun 2024 yang hanya mencapai 73,8%—jauh di bawah target nasional 80%—menjadi permasalahan yang menarik untuk dikaji, terutama mengingat pemilih muda (generasi milenial dan Z) mendominasi daftar pemilih dengan proporsi 51,9%. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kampanye politik melalui media sosial terhadap partisipasi pemilih muda pada Pilkada Kota Surakarta 2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif-asosiatif-kausal dengan teknik purposive sampling terhadap 100 responden pemilih muda berusia 17–39 tahun yang memiliki hak pilih pada Pilkada Kota Surakarta 2024. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner daring berbasis skala Likert 5 poin. Hasil analisis menunjukan bahwa kampanye politik di media sosial berpengaruh signifikan nagatif terhadap partisipasi pemilih muda, dengan nilai negative sebesar -0,053 dan nilai R square sebesar 0,253.
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.




1.png)
1.png)
1.png)
1.png)
1.png)
