Tindak Tutur Direktif dalam Komik Kisah Petualangan Kyai Sadrach (Directive Speech Acts in the Comic The Adventure Story of Kyai Sadrach).

Chrisnatama Tangguh Prasetyo, Luthf Annisa

Abstract

This study aims to analyse directive speech acts found in the comic Kisah Petualangan Kyai Sadrach. This research employs a qualitative descriptive approach with a pragmatic perspective. The data source of this study is the dialogue between characters in the comic Kisah Petualangan Kyai Sadrach. The data consist of utterances containing directive speech acts collected through reading and note-taking techniques. The analysis is based on the classification of directive speech acts proposed by Searle and Vanderveken (1989). The results show that there are 55 directive utterances classified into 10 types of directive speech acts, namely requesting, asking, commanding, prohibiting, suggesting, ordering, warning, advising, praying, and pleading. Among these types, asking is the most dominant directive speech act with a percentage of 52,7%, indicating that the characters frequently use questions to obtain information and clarify situations within the narrative. The variety of directive speech acts demonstrates how the characters use language to influence the actions of other characters and develop interactions within the storyline.

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tindak tutur direktif yang terdapat dalam komik Kisah Petualangan Kyai Sadrach. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan perspektif pragmatik. Sumber data penelitian berupa dialog antar tokoh yang terdapat dalam komik Kisah Petualangan Kyai Sadrach. Data penelitian berupa tuturan yang mengandung tindak tutur direktif yang diperoleh melalui teknik simak dan catat. Analisis data berpijak pada klasifikasi tindak tutur direktif yang dikemukakan oleh Searle dan Vanderveken (1989). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 55 tuturan direktif yang diklasifikasikan ke dalam 10 jenis tindak tutur direktif, yaitu meminta, bertanya, memerintahkan, melarang, menyarankan, menyuruh, memperingatkan, menasehati, berdoa, dan memohon. Dari keseluruhan data tersebut, bentuk tindak tutur bertanya paling dominan dengan persentase 52,7%. Dominannya tuturan bertanya menunjukkan bahwa tokoh-tokoh dalam komik sering menggunakan pertanyaan untuk memperoleh informasi serta memperjelas situasi yang terjadi dalam alur cerita. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa tindak tutur direktif memiliki kontribusi penting dalam membentuk interaksi antar tokoh dalam komik.

Keywords

Comic dialogue; directive speech acts; Kyai Sadrach; pragmatics

Full Text:

PDF

References

Apriani, P., Aritonang, B., Meidariani, N. W., Studi, P., Jepang, S., Bahasa, F., & Denpasar, U. M. (2021). Makna tindak tutur direktif dalam komik Noragami. Jurnal Daruma: Linguistik, Sastra, dan Budaya Jepang, 1(1), 43–54.

Ardila, E., & Ningsih, R. (2023). Tindak tutur direktif dalam film Mencuri Raden Saleh. Jurnal Sastra Indonesia, 12(3), 206–221.

Austin, J. L. (1962). How to do things with words. Oxford university press.

Ayu, H., & Wirawati, D. (2023). Tindak tutur direktif dalam film Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas. Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, 11(1), 289–304.

Berlianda, C., Wirawan, G., & Safrihady, S. P. (2025). Analisis tindak tutur direktif dalam film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini karya Angga Dwimas Sasongko. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(03), 239–249.

Cangara, H. (2011). Pengantar ilmu komunikasi. PT Raja Grafindo Persada.

Cendriono, N., & Sugianto, A. (2021). Dakwah dalam media sosial: studi kasus tindak tutur kartun Sang Kyai tinjauan pragmatik. Journal of Innovation Research and Knowledge, 1(2), 91–106.

Creswell, J. W. (2012). Educational research: Planning, conducting, and evaluating quantitative and qualitative research. Pearson.

Eisner, W. (2008). Comics and sequential art. W. W. Norton & Company.

Guntur, M., & Khasanah, U. (2024). Tindak tutur ilokusi dalam Manga Detektif Conan volume 72. Mezurashii: Journal of Japanese Studies 6 (2), 277–288. https://doi.org/10.30996/mezurashii.v6i2.11693

Huang, Y. (2015). Pragmatics. Oxford University Press.

Levinson, S. C. (1983). Pragmatics. Cambridge University Press.

McCloud, S., & Martin, M. (1993). Understanding comics: The invisible art (Vol. 106). Kitchen sink press Northampton, MA.

Nuryantiningsih, F. & Pandanwangi, W. D. (2025). Penerapan komik berbahasa jawa sebagai media pembelajaran Bahasa Jawa di SD Wilayah UPK Sumbang. Jurnal Pengabdian Seni, 6(2), 89-94. https://doi.org/10.24821/jps.v6i2.15951

Perdana, A. P., & Santoso, T. (2023). Analisa tindak tutur direktif dalam Manga : New Game ! Praniti: Jurnal Pendidikan, Bahasa & Sastra 3(1), 23–31.

Putra, I. B. G. D., & Maulana, I. P. A. P. (2024). Tindak tutur dalam wacana komik Petualangan Nobita di Luar Angkasa. Metahumaniora Jurnal Bahasa, Sastra dan Budaya, 14(1), 61–68. https://doi.org/10.24198/metahumaniora.v14i1.50708

Putri, R. A. (2024). Tindak tutur ilokusi ekspresif dan direktif dalam komik “ Witch Hunt ” berbasis Webtoon Karya Sso Park (kajian pragmatik ). Journal on Education, 6(2), 11472-11484.

Sa’diyah, H. (2024). Tindak tutur direktif dalam film kartun Ibnu Sina karya Syarif Jamal perspektif Searle. Maliki Interdisciplinary Journal, 2(4), 410–416.

Searle, J. R. (1969). Speech acts: An essay in the philosophy of language. Cambridge University Press.

Searle, J. R., & Vanderveken, D. (1989). Foundations of illocutionary logic. Cambridge University Press.

Sobur, A. (2001). Analisis teks media: suatu pengantar untuk analisis wacana, analisis semiotik dan analisis framing. Remaja Rosdakarya.

Sofiah, N. (2024). Tindak tutur direktif pada komik Digital Webtoon Pupus Putus Sekolah karya Kurnia Harta Winata. Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

Sofiah, N., & Arsanti, M. (2022). Inovasi kajian tindak tutur komik Digital ‘WEE!!!’ karya: Amoeba Uwu dalam era society 5.0. Prosiding Seminar Nasional Daring: Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 2(1), 430–436.

Sudaryanto. (1993). Metode dan aneka teknik analisis bahasa: Pengantar penelitian wahana kebudayaan secara linguistis. Duta Wacana University Press.

Wardana, M. A. W., Rohmadi, M., & Setiawan, B. (2023). Menyelisik tindak tutur direktif dan ekspresif pada serial kartun Indonesia Trung Tung: kajian pragmatik. Lingua: Jurnal Ilmiah, 19(1), 39–57.

Yule, G. (1996). Pragmatics. OUP Oxford.