PENGARUH ALAT BANTU PEMBELAJARAN TERHADAP KEMAMPUAN LOMPAT TINGGI GAYA STRADDLE PADA SISWI KELAS XI SMKN 1 SUKOHARJO TAHUN PELAJARAN 2015/2016

Mahindro Bungo Sukirno, Agustiyanto Agustiyanto

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknyapengaruh penerapan modifikasi alat bantu pembelajaran terhadap peningkatankemampuan lompat tinggi gaya straddle pada siswi kelas XI SMKN 1 SUKOHARJO Tahun 2015/2016.

Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi experiment atau eksperimen semu dengan menggunakan rancangan pre-tes dan post-tes group. Populasi penelitian ini adalah siswi kelas XI SMK NEGERI 1 Sukoharjo Tahun Ajaran 2015/2016 yang berjumlah 329 siswi, yang terbagi dalam 10 kelas : XI A 25, XI B 22, XI C 36, XI D 36, XI E 35, XI F 36, XI G 34, XI H 35, XI I 34, XI J 36. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah random sampling yang masing-masing kelas diambil 10%. Jadi, sampel yang digunakan berjumlah 35 siswi. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan teknik tes dan pengukuran lompat tinggi gaya straddle dari Andi Suhendro (1999: 2.56). Teknik analisis data yaitu dengan teknik uji perbedaan yang dalam hal ini mengunakan Paired Sample Tes dari aplikasi SPSS 20.0.

Hasil penelitian menunjukan bahwa sebelum mendapat perlakuan dengan menggunakan alat bantu tali dan kotak di tes awal dengan nilai sebesar 2465 dari total 35 siswi yang mengikuti tes. Selanjutnya, diberikan latihan (treatment) dengan mengunakan alat bantu tali dan kotak lebih tinggi. Hasil tes menunjukan peningkatan sebesar 325 poin dengan total nilai berjumlah 2790 dari 35 siswi. Apabila di rata-rata dengan hasil tes awal sebesar 70,42857 dan tes akhir dengan jumlah sebesar 79,71429. Dengan demikian, apabila dipersentasikan peningkatanya sebesar 13,18%.

Simpulan penelitian ini adalah ada pengaruh alat bantu pembelajaran terhadap kemampuan lompat tinggi gaya straddle pada siswi kelas XI SMKN 1 Sukoharjo tahunpelajaran 2015/2016. Dikarenakan hasil out put uji tes dapat dilihat bahwa Sig (2 tailed) = 0.000, hal itu berarti bahwa probabilitas < 0.05 yang berarti Ho ditolak. Dengan demikian, dapat diambil kesimpulan bahwa alat bantu tali dan kotak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan lompatan pada siswi kelas XI SMKN 1 Sukoharjo tahun pelajaran 2015/2016.

Full Text:

PDF

References

Arikunto, S. 2006. Prosedur Penelitian. Surakarta: PT Asdi Mahasta.

Atmojo, M.B. 2010. Tes dan Pengukuran Pendidikan Jasmani/Olahraga. UNS Press.

Bahagia, Y., Yusuf, U. & Suherman, A. 1999/2000. Atletik. Depdikbud. Direktorat

Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Bagian Proyek Penataran Guru SLTP Setara DIII.

Bernhard, G. 1993. Atletik, Prinsip Dasar Latihan Loncat Tinggi, Jauh, Jangkit dan Loncat Galah. Semarang: Dahara Prize.

Brotosuryo, S., Sunardi, & Furqon, M.H. 1994. Perencanaan Pengajaran Pendidikan

Jasmani dan Kesehatan. Jakarta: Depdikbud. Direktorat Jenderal Pendidikan

Dasar dan Menengah. Direktorat Pendidikan Guru dan Tenaga Teknis Bagian

Proyek Penataran Guru Pendidikan Jasmani dan Kesehatan SD Setara D II.

________. 1995. Perencanaan Pengajaran Pendidikan Jasmani dan Kesehatan.

Jakarta: Depdikbud. Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah.

Direktorat Pendidikan Guru dan Tenaga Teknis. Bagian Peroyek Peningkatan

Mutu Guru dan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan SD Setara D-II.

Cholik, T.M., & Lutan, R. 2001. Pendidikan Jasmani dan Kesehatan. Bandung: CV. Maulana.

Dimyati, & Mujiyono. 2009. Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Djumidar, M.A., & Widya. 2005. Belajar Berlatih Gerak-Gerak Dasar Atletik dalam

Bermain. Jakarta. PT Raja Grafindo Persada.

Gino, H.J., Suwarni, Suripto, Maryanto, & Sutijan. 1998. Belajar dan Pembelajaran II.

Surakarta: UNS Press.

Hadi, S. 1995. Metodologi Research. Yogyakarta: Andi Offset

Jarver, J. 2013. Belajar dan Berlatih Atletik. Bandung: CV Pionor Jaya.

Lutan, R. 2000. Strategi Belajar Mengajar Penjaskes. Jakarta: Depdiknas. Direktorat

Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Bagian Proyek Penataran Guru SLTP Setara D-III.

Robman, M., & Amir, S. 2013. Strategi & Desain Pengembangan Sistem

Pembelajaran. Jakarta: Prestasi Pustaka.

Sidik, D.Z. 2010. Mengajar dan Melatih Atletik. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Soegito, Wijanarko, B., Ismaryati. 1994a. Pendidikan Atletik I. Jakarta. Depdikbut.

Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah. Direktorat Pendidikan

Guru dan Pendidikan Tenaga Teknis Bagian Proyek Penataan Guru Pendidikan

Jasmani dan Kesehatan SD Serta D II.

________. 1994b. Pendidikan Atletik II. Jakarta. Depdikbud. Direktorat Jenderal

Pendidikan Dasar dan Menengah. Direktorat Pendidikan Guru dan Pendidikan

Tenaga Teknis Bagian Proyek Penataan Guru Pendidikan Jasmani dan Kesehatan SD Serta D II.

Sudjono, N. 2008. Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Sugiyanto. 1995. Metodologi Penelitian. Surakarta: UNS Press.

Sugiyanto. 1996. Belajar Gerak I. Surakarta: UNS Press.

Sugiyanto, & Kristiyanto, A. 1998. Belajar Gerak II. Surakarta: UNS Press.

Suharno, H.P. 1993. Ilmu Coaching Umum. Yogyakarta: FKIP Yogyakarta.

Suhendro, A. 2007. Dasar-Dasar Kepelatihan. Jakarta: Universitas Terbuka.

Sutikno, M.S. 2013. Belajar dan Pembelajaran Upaya Kreatif dalam Mewujudkan

Pembelajaran yang Berhasil. Lombok. Holistika.

Syarifuddin, A. 1992. Atletik. Jakarta: Depdikbud. Dirjendikti. Proyek Pembinaan Tenaga Kependidikan.

Syarifuddin, A., & Muhadi. 1992. Pendidikan Jasmani dan Kesehatan. Jakarta:

Depdikbud. Dirjendikti. Proyek Pembinaan Tenaga Kependidikan.

Tim Dosen. 2012. Pedoman Penulisan Skripsi FKIP UNS. Surakarta: UNS Press.

Waluyo. 2013. Teknologi Pendidikan dalam Penjas. Surakarta: Cakrawala Media.

Wiarto, G. 2013. Atletik. Yogyakarta: Graha Ilmu

Refbacks

  • There are currently no refbacks.