PENGARUH LATIHAN DOUBLE LEG BOX BOUND DAN DOUBLE LEG SPEED HOP TERHADAP KECEPATAN RENANG GAYA DADA 100 METER PADA MAHASISWA PEMBINAAN PRESTASI RENANG POK FKIP UNS TAHUN 2015

Boby Marindra, Haris Nugroho

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Pengaruh latihan double leg box boun dan latihan double leg speed hop terhadap kecepatan renang gaya dada 100 meter pada mahasiswa Pembinaan Prestasi Renang POK FKIP UNS tahun 2015, (2) Latihan yang lebih baik pengaruhnya antara latihan double leg box bounddan latihan double leg speed hop terhadap kecepatan renang gaya dada 100 meter pada mahasiswa Pembinaan Prestasi Renang POK FKIP UNS tahun 2015. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan Pre test Pos . Populasi dalam penelitian ini adalah Mahasiswa Pembinaan Prestasi Renang POK FKIP UNS tahun yang berjumlah 20 orang. Sampel yang diambil sebanyak 20orang. Penelitian ini menggunakan penelitian populasi. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari dua variabel: variabel independen yakni latihan

Double Leg Box Bounddan Double Leg Speed Hop, variabel dependent yakni Kecepatan Renang Gaya Dada 100 Meter. Seluruh data yang diperlukan dalam penelitian ini diperoleh melalui tes dan pengukuran terhadap Kecepatan Renang Gaya Dada 100 Meter diperoleh melalui tes renang gaya dada dengan menempuh jarak 100 meter dari FINA hand book. Teknik analisis data dengan menggunakan uji perbedaan (t-test) dengan taraf signifikansi .

Berdasarkan hasil penelitian dapat menunjukkan bahwa: 1) Ada pengaruh latihan double leg box bound dan latihan double leg speed hop terhadap kecepatan renang gaya dada 100 meter pada mahasiswa Pembinaan Prestasi Renang POK FKIP UNS tahun 2015 (thitung = 4,124 > ttabel= 2,262 pada taraf signifikansi 5%), 2) Latihan double leg speed hop lebih baik pengaruhnya terhadap kecepatan renang gaya dada 100 meter pada mahasiswa Pembinaan Prestasi Renang POK FKIP UNS tahun 2015. Persentasi peningkatan kecepatan renang gaya dada 100 meterpada kelompok II (kelompok latihan double leg speed hop) = 7,651%> kelompok I (Kelompok latihan double leg box bound)= 4,042%. Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah: 1) Ada pengaruh latihan double leg box bound dan latihan double leg speed hop terhadap kecepatan renang gaya dada 100 meter pada mahasiswa Pembinaan Prestasi Renang POK FKIP UNS tahun 2015, 2) Latihan double leg speed hop lebih baik pengaruhnya daripada latihan double leg box bound terhadap kecepatan renang gaya dada 100 meter pada mahasiswa Pembinaan Prestasi Renang POK FKIP UNS tahun 2015.

Full Text:

PDF

References

Arikunto, S. 1996. Prosedur Penelitian. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Astrand, P Olof. dan K. Rodahl. 1977. Physiolological Base of Exercise. New York:

Mc. Graw-Hill Company.

Bompa, Tudor O. 1994. Theory and Metodology of Training. Dubuque, lowa: Kendall

Hunt Publishing Company.

Bunn, J. W. 1972. Scientific Principles of Coaching. Englewood Cliffs, New Jersey:

Prentice-Hall.

Colwin, Cacil M. 1977. An Introdution to Swimming Coaching. Ontario: Allenbio

Graphics Ltd.

Donald, A Chu. 1992. Jumping into Plyometrics. Illinois: Leisure Press.

Dumadi & Kasiyo Dwijowinoto. Renang (materi, metode, penilaian).

Depdikbud.Dirjendikti.

Dwijowinoto, Kasiyo. (1980). Renang Perkembangan Pengajaran Teknik dan Taktik.

Semarang: IKIP.

FINA hand book, 2009-2013. Peraturan Perlombaan Renang.

Guyton, Arthur C. 1994. Buku Ajar Fisiologi Kedokteran.Ed. 7. Jakarta: EGC.

Hadisasmita, Yusuf dan Aip Syarifuddin . 1996. Ilmu Kepelatihan Dasar. Jakarta:

Depdikbud Dirjendikti

Harsono. 1998. Coaching dan Aspek-aspek Psikologis dalam Coaching. Jakarta:

Departemen Pendidikan danm Kebudayaan. Dirjen Dikti.

Hay, J.G. 1985. The Biomechanics of Sport Techniques. Englewood Cliffs, New Jersey:

Prentice-Hall Inc.

Hidayatullah, M.F., & Doewes, Muchsin. 2002. Plaiometrik: Untuk Meningkatkan

Power. Surakarta: UNS Press.

Hogg, J. 1977. Success in Swimming. London: John Murray Publisher Ltd.

Ismaryati 2008. Tes & Pengukuran Olahraga. Surakarta: UNS Press.

Jonath U. Hagg E. & Krempel R. 1987. Atletik I, Alih Bahasa Suparmo. Jakarta: PT

Rosda Jaya Putra.

Josef, Nosseck,. 1982. General Theory of Training. Lagos: National Institute for Sport.

Kirkendall, Don R., Gruber, Joseph J. dan Johnson, Robert E. 1980. Measurement and

Evaluation For Physical Educators. USA: Wm. C. Brown Company Publisher.

Luttgens, K., & Hamilton, N. 1997. Kinesiology Scientific Basic of Human Motion.

Dubuque, lowa: A Times Mirror Company.

Maglischo, Ernest W. 1982. Swimming Faster: A Comprehensive guide to The Science

of Swimming. California: Mayfield Publising Company.

Midtlying, J. 1983. Swimming. Philladelphia: CBC College Publising.

Sajoto, M.. 1995. Peningkatandan Pembinaan Kekuatan Kondisi Fisik Dalam

Olahraga. Semarang: IKIP Semarang Press.

Nazir, Moh. 1985. Metode Penelitian. Jakarta: Ghalia Indah.

Mulyono B. 1993. Tes dan Pengukuran dalam Pendidikan Jasmani/Olahraga.

Surakarta: UNS Press.

Sudjana. 1992. Metodologi Penelitian. Jakarta: Grafindo.

Sugiyanto. 1994. Penelitian pendidikan. Surakarta: UNS

Suharno HP. 1993. Metodologi Kepelatihan. Yogyakarta: Yayasan STO.

Suhendro, Andi. 2004. Dasar-dasar Kepelatihan. Jakarta: Universitas Terbuka.

Suryatna, Ermat & Adang Suherman. 2004. Renang Kompetitif. Jakarta: Depdiknas

Syarifuddin, Aip. 1996. Belajar Aktif Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, untuk

Sekolah Dasar Kelas I Sampai Kelas IV. Jakarta: Penerbit PT Gramedia.

Thomas D. G, 1996. Renang Tingkat Pemula, Alih Bahasa Alfons P. Jakarta: PT Raja

Grafindo Persada.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.