Efektivitas Relapse Prevention Pasca Rehabilitasi Untuk Mencegah Residivis Penyalahguna Narkotika di Kota Surakarta

Nimas Ayu, Riska Andi Fitriono

Abstract

Penelitian ini mengkaji pelaksanaan relapse prevention pasca rehabilitasi sebagai upaya penanggulangan residivis penyalahguna narkotika di Kota Surakarta. Tingkat kekambuhan (relapse) yang tinggi dalam satu tahun pertama pasca rehabilitasi menunjukkan perlunya pendekatan yang komprehensif dan berkelanjutan. Faktor penyebab relapse meliputi aspek intrapersonal, seperti kondisi psikologis individu, dan aspek interpersonal yang berkaitan dengan lingkungan sosial serta dukungan keluarga. Pendekatan medis, termasuk terapi agonis-antagonis opiat, terapi farmakologis untuk alkoholisme, penanganan gangguan psikiatrik komorbid, dan Cognitive Behaviour Therapy (CBT), terbukti efektif dalam menurunkan risiko kekambuhan dengan pengawasan medis yang ketat. Pendekatan sosial yang menekankan dukungan lingkungan dan komunitas juga sangat penting dalam mempertahankan hasil rehabilitasi jangka panjang. Kesimpulannya, relapse prevention yang terpadu antara intervensi medis dan sosial, melibatkan kolaborasi antara pemerintah, tenaga medis, keluarga, dan masyarakat, dapat meningkatkan efektivitas pemulihan dan mengurangi angka residivis penyalahguna narkotika di Surakarta secara signifikan. Metode yang digunakan adalah yuridis empiris dengan pendekatan konseptual. Penulis mengkaji bagaimana pelaksanaan relapse prevention pasca rehabilitasi sebagai upaya penanggulangan residivis penyalahguna narkotika? Apakah relapse prevention pasca rehabilitasi dapat menanggulangi residivis penyalahguna narkotika?

Keywords

Kota Surakarta; Pasca Rehabilitasi; Relapse Prevention; Residivis Narkotika

References

Jurnal: Ardani, I., & Cahyani, H. S. H. (2019). Efektivitas Metode Therapeutic Community DalamPencegahan Relapse Korban Penyalahguna Napza Di Panti Sosial Pamardi Putra GalihPakuan Bogor Tahun 2017. Buletin Penelitian Sistem Kesehatan, 22(3). https://doi.org/10.22435/hsr.v22i3.1281. Christiana, Runturambi, A. J. S., Mamoto, B. J. (2023). KETAHANAN KELUARGA DANPENCEGAHAN KEKAMBUHAN ADIKSI NARKOTIKA PADA REMAJA. EMPATI: Jurnal IlmuKesejahteraan Sosial, 12(1), 44-54. DOI: 10.15408/empati. Linus, K. S. J., & Hutasoi, H. B. K. (2023). Penyembuhan dan Pencegahan padaKecanduan Narkoba dan Zat Adiktif: Sebuah Tinjauan Pustaka. MAHESA : MalahayatiHealth Student Journal, 3(2), 494–502. https://doi.org/10.33024/mahesa.v3i2.9273 Muliati, E., & Soetikno, N. (2022). PENGARUH DUKUNGAN SOSIAL TERHADAP SELFEFFICACY PADA PECANDU NARKOBA DI MASA REHABILITASI. Prosiding Senapenmas,2(1). Nur, S., Ali, R. A., Zakky, D., Lufthansyahrizal, M. F., Rosyidah, Q., Indrawanto, I. S., &Cakrawati, H. (2025). Pengaruh Intervensi Psikososial terhadap Kepatuhan Minum Obatpada Pasien dengan Skizofrenia. CoMPHI Journal: Community Medicine and PublicHealth of Indonesia Journal, 5(3), Article 3. Putri, M., & Damaiyanti, S. (2020). PENGARUH COGNITIVE BEHAVIOR THERAPY (CBT)DAN RELAPSE PREVENTION TRAINING (RPT) TERHADAP PENCEGAHAN PERILAKUKEKAMBUHAN (RELAPSE) PADA RESIDEN POST REHABILITASI NARKOBA. MEDIA BINAILMIAH, 15(2), Article 2. https://doi.org/10.33758/mbi.v15i2.743 Raharni, R., Idaiani, S., & Yuniar, Y. (2020). Kekambuhan pada Pasien PenyalahgunaNarkotika, Psikotropika, Zat Adiktif (Napza) Pasca Rehabilitasi: Kebijakan dan ProgramPenanggulangan. Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, 30(2), 183–198.https://doi.org/10.22435/mpk.v30i2.2699 Raharni, S., Idaiani, S., & Prihatini, N. (2020). Kekambuhan pada Pasien PenyalahgunaNarkotika, Psikotropika, Zat Adiktif (NAPZA) Pasca Rehabilitasi: Kebijakan dan ProgramPenanggulangan. Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, 30(2), 183–198.https://doi.org/10.22435/mpk.v30i2.2699 Rivaldi, M., Kusmawati, A., & Tohari, M. A. (2020). INTERVENSI SOSIAL MELALUI TERAPIPSIKORELIGIUS PADA REMAJA PENYALAHGUNAAN NARKOBA. KHIDMAT SOSIAL: Journalof Social Work and Social Services, 1(2), Article 2. Internet: Suci Nurhaliza. (2022, June 14). Banyak pecandu narkoba alami “relapse” sebelumpulih jangka panjang. Antara News. https://www.antaranews.com/berita/2938669/banyak-pecandu-narkoba-alami-relapse-sebelum-pulih-jangka-panjang Supiadi, E. (2024). The IMPLEMENTASI MODEL HIPNOTERAPI UNTUK MENGURANGIGEJALA RELAPSE KORBAN PENYALAHGUNAAN NARKOBA. Jurnal Ilmiah RehabilitasiSosial (Rehsos), 6(2), Article 2. https://doi.org/10.31595/rehsos.v6i2.1184 Sweileh, W. M. (2024). Research landscape analysis on dual diagnosis of substance useand mental health disorders: Key contributors, research hotspots, and emerging research topics. Annals of General Psychiatry, 23(1), 32. https://doi.org/10.1186/s12991-024-00517-x WHO. (2020, June 22). Manajemen Penarikan Alkohol OLEH WHO | InternationalSociety of Substance Use Professionals. https://www.issup.net/id/knowledge-share/research/2020-06/manajemen-penarikan-alkohol-oleh-who.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.