Analisis Potensi Lingkungan Sekitar Sebagai Sumber Belajar Biologi yang Berdayaguna

Mohamad Joko Susilo

Abstract

The environment is an object of unlimited biological studies. However, not every object is the scope of biological studies. To raise the potential of the surrounding environment to be an object of useful biological study needs a series of analysis process first. This study aims to analyze the potential of the surrounding environment that can be used as a biological learning resource. Based on the findings it is found that to raise the environment as a learning resource can be done through the steps: 1) analyzing the curriculum (KI, KD, and learning objectives); 2) ensuring the relevance of the chosen method with consideration; 3) ensuring the relevance of the chosen method with consideration of material characteristics to be taught; 4) determine the characteristics of student development with local geographic background; and 5) to ensure potential sources of learning from the environment by considering the relevance, adequacy, and consistency of the material with the applicable curriculum, the learning objectives to be achieved, and the achievement level of the learning materials.

Keywords

analysis, potential, environment, learning resources, biology

Full Text:

PDF

References

’Ulum, I. (2014). Pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar anak. Jurnal Pendidikan Anak, 3(2). Retrieved from https://journal.uny.ac.id/index.php/jpa/article/view/11707

AECT. (1977). Selecting media for learning. Washington DC: Association for Education Communication and Technology.

Dale, E. (1969). Audiovisual methods in teaching (3rd ed.). Dryden Press. Retrieved from https://books.google.co.id/books?id=s6ocAAAAMAAJ&q=learning+resources+Edgar+Dale+(1969)&dq=learning+resources+Edgar+Dale+(1969)&hl=id&sa=X&ved=0ahUKEwifsovcw4TcAhVGX30KHTQdARwQ6AEIKzAA

Departemen Pendidikan Nasional. (2008). Panduan pengembangan materi pembelajaran. Jakarta: Direktorat Jendral Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas.

Elmovriani, D., Priyono, A., Prasetyo, B., & Ridlo, S. (2016). Keanekaragaman jenis kupu-kupu di wana wisata Penggaron sebagai bahan penyusun modul pembelajaran Biologi. Journal of Innovative Science Education, 5(1), 1–9. Retrieved from http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jise

Eurika, N., & Hapsari, A. I. (2017). Analisis potensi tembakau Na oogst sebagai sumber belajar biologi. Jurnal Biologi Dan Pembelajaran Biologi, 2(2), 11–22.

Faridah, L. A., Sari, M. S., & Ibrohim. (2017). Analisis pengembangan perangkat pembelajaran dan pemanfaatan potensi lokal sebagai sumber belajar biologi sma di Lamongan. In Prosiding TEP & PDs Transformasi Pendidikan Abad 21 (pp. 363–371). Malang: Universitas Negeri Malang.

Hasbiyati, H. (2015). Pemanfaatan limbah tahu sebagai potensi sumber belajar ipa pada materi pengelolaan lingkungan. Jurnal Bioshell, 04(01), 257–267.

Hendarwati, E. (2013). Pengaruh pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar melalui metode inkuiri terhadap hasil belajar siswa sdn i sribit delanggu pada pelajaran ips. Pedagogia, 2(1), 59–70.

Irawan, A., & Susilo, M. J. (2014). Identifikasi potensi sumber belajar biologi sma kelas x di sekitar Goa Cerme Kabupaten Bantul untuk materi keanekaragaman jenis tumbuhan semak. JUPEMASI-PBIO, 1(1), 113–116.

istialina. (2016). Pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar pada subtema hewan dan tumbuhan di lingkungan rumahku kelas iv sd negeri 3 jeumpa kabupaten Bireuen. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Prodi PGSD, 1(1), 59–68. Retrieved from https://media.neliti.com/media/publications/188662-ID-pemanfaatan-lingkungan-sebagai-sumber-be.pdf

Januszewski, A. (2001). Educational technology : the development of a concept. Englewood, Colorado: Libraries Unlimited, Inc. Retrieved from https://books.google.co.id/books?id=mlZsIIoOaSYC&pg=PA83&lpg=PA83&dq=learning+resources+(aect)&source=bl&ots=zkBWjyqZ6b&sig=fCAvr5QoZY2Z0lonlAqYvXBsVKk&hl=id&sa=X&ved=0ahUKEwiamv3WsITcAhVCWX0KHUQTAf0Q6AEIfjAJ#v=onepage&q=learning resources (aect)&f=fa

Jayanti, U. N. A. D., Susilo, H., & Suarsini, E. (2017). Analisis kebutuhan bentuk sumber belajar dan media pembelajaran biologi berbasis potensi lokal untuk kelas x sma di provinsi Lampung. In Prosiding Seminar Pendidikan IPA Pascasarjana UM (Vol. 2, pp. 591–599). Malang: Pascasarjana Universitas Negeri Malang.

Mulyasa. (2011). Manajemen berbasis sekolah, konsep, strategi dan implementasi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Munajah, & Susilo, M. J. (2015). Potensi sumber belajar biologi sma kelas x materi keanekaragaman tumbuhan tingkat tinggi di kebun binatang Gembira Loka. JUPEMASI-PBIO, 1(2), 184–187.

Oktavianto, E., & Handayani, T. (2017). Analisis vegetasi strata semak di zona inti gumuk pasir desa Parangtritis Kecamatan Kretek Kabupaten Bantul Yogyakarta sebagai sumber belajar biologi sma kelas x. Jurnal Riset Daerah, (Edisi Khusus), 37–54.

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 49 (2014). Jakarta. Retrieved from http://faperta.ugm.ac.id/2014/site/fokus/pdf/permen_tahun2014_nomor049.pdf

Prastowo, A. (2014). Panduan kreatif membuat bahan ajar inovatif. Yogyakarta: Diva Press.

Riefani, M. K., Rahma, K., & Azizah, I. (2016). Identifikasi potensi sumber belajar ipa mata pelajaran biologi di jawa timur park 2 kota Batu, Kabupaten Malang Jawa Timur. In Prosiding Seminar Nasional Pendidikan IPA (pp. 225–234). Malang: S2 IPA UNLAM PRESS.

Situmorang, R. P. (2016). Analisis potensi lokal untuk mengembangkan bahan ajar biologi di sma negeri 2 wonosari. Jurnal Pendidikan Sains Universitas Muhammadiyah Semarang, 04(1), 51–57.

Sudjana, N., & Rivai, A. (2002). Media Pengajaran. Bandung: Sinar Baru Algensindo.

Suhardi. (2012). Pengembangan sumber belajar biologi. (Hartono, Ed.). Yogyakarta: UNY Press.

Sunariyati, S., Suatma, & Miranda, Y. (2017). Pengembangan praktikum biologi di sekolah menengah berbasis etnobiologi. EDUSAINS, 9(2), 212–221. https://doi.org/10.15408/es.v9i2.6580

Susilo, M. J. (2014a). Analisis potensi materi ajar biologi smp berbasis pada potensi lokal dari area sungai Gajah Wong Kabupaten Bantul. Bioedukatika, 2(1), 2338–6630.

Susilo, M. J. (2014b). Potensi Sumber Belajar Biologi SMA Kelas X Versi Kurikulum 2013 Untuk Materi Ekosostem Sawah di Sekitar Gunung Puyuh Pundong Bantul. In Prosiding Seminar Nasional XI Pendidikan Biologi: Biologi, Sains, Lingkungan, dan Pembelajarannya (pp. 1032–1038). Surakarta: Pendidikan Biologi Universitas Negeri Surakarta. Retrieved from http://jurnal.fkip.uns.ac.id/index.php/prosbio/article/view/4994

Susilo, M. J. (2015). Identifikasi tumbuhan berbiji (spermatophyta) sebagai materi pembelajaran ipa-biologi smp berbasis potensi lokal di kawasan pasir pantai depok Kabupaten Bantul. In Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Biologi 2015 (pp. 483–495). Malang: Prodi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Muhammadiyah Malang.

Vitanovi, P. C., & Susilo, M. J. (2014). Analisis potensi sumber belajar ipa ( biologi ) smp pada materi pencemaran air di sungai winongo sebagai pendukung penerapan kurikulum 2013 di Kabupaten Bantul. JUPEMASI-PBIO, 1(1), 176–178.

Yuningsih. (2017). Pengembangan modul pbl berbasis android menggunakan pendekatan analogi untuk meningkatkan kreativitas berdasarkan pola berpikir divergen siswa sma. Universitas Negeri Yogyakarta. Retrieved from eprints.uny.ac.id/53412

Yuningsih, Subali, B., & Aminatun, T. (2017). Analogipedia. Yogyakarta: Pintarstudio. Retrieved from https://play.google.com/store/apps/details?id=com.pintarstudio.analogipedia

Refbacks

  • There are currently no refbacks.