PENGARUH VIGNA RADIATA TERHADAP ANEMIA

Erindra Budi Cahyanto, Dian Yudita, Sri Mulyani, Mujahidatul Musfiroh, Ika Sumiyarsi Sukamto

Abstract

 

Latar Belakang: Anemia defisiensi besi merupakan masalah yang paling banyak dialami wanita yang tidak mempunyai asupan dan cadangan zat besi yang cukup. Salah satu sumber makanan yang mengandung zat besi adalah kacang hijau  (Vigna Radiata) yang mengandung sekitar 6,7 mg zat besi per 100 gram serta zat nutrisi lainnya yang dapat meningkatkan kadar hemoglobin sebagai parameter status anemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konsumsi jus Vigna radiata  dan status anemia.

Metode: Rancangan penelitian one group pre test post test design. Teknik sampling yang digunakan adalah simple random sampling dengan jumlah sampel 16 subjek mahasiswi Prodi D III Kebidanan STIKES Aisyiyah Surakarta. Intervensi dengan pemberian jus kacang hijau 500 mL selama tujuh hari. Pengukuran hemoglobin pre dan post intervensi di Puskesmas Ngoresan Surakarta.Teknik analisis data dengan uji McNemar.

Hasil: Sebelum dilakukan intervensi, subjek dengan anenia sebanyak 12 orang, tidak anemia empat orang. Setelah intervensi, subjek dengan anemia sebanyak delapan orang, tidak anemi delapan orang. Uji beda Mc Nemar dengan taraf signifikansi  0,05 diperoleh nilai signifikansi (p) 0,03.

Simpulan: Ada hubungan yang bermakna antara konsumsi jus Vigna radiata  dan kadar anemia.

Keywords

Jus Vigna Radiata; Anemia

Full Text:

PDF

References

Arisman. Gizi dalam daur kehidupan: buku ajar ilmu gizi cetakan kedua. Jakarta: EGC, 2004; p: 145.

Kemenkes RI. Riset kesehatan dasar 2013 dalam http://www.depkes.go.id/ resources/download/general/Hasil%20 Riskesdas%202013.pdf, diakses pada 20 Februari 2017, 2013. p:256.

Varona BM, Maria ETG, dan David AV. Makanan penyembuh ajaib penuntun efektif kepada terapi diet.Bandung: Indonesia Publishing House, 2005. p: 239.

Fatmah. Gizi dan kesehatan masyarakat. Jakarta: Rajawali Pers, 2010. p: 141.

Irianto K. Gizi seimbang dalam kesehatan reproduksi. Bandung: Penerbit Alfabeta. 2014; p: 93.

Wirakusumah ES. Jus buah dan sayuran: 148 resep jus untuk menjaga kesehatan dan kebugaran anda. Jakarta: Penebar Swadaya, 2005. pp: 53,97.

Utama TA, Nora L, dan Desi S. Perbandingan zat besi dengan dan tanpa vitamin C terhadap kadar anemia wanita usia subur. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, 2013. 7 (8):344.

Kiswari R. Hematologi & tranfusi. Jakarta: Penerbit Erlangga. 2014. pp:18,94.

Suprapto, Tateng S. Bertanam Vigna Radiata. Jakarta: Penebar Swadaya, 1982. p: 2.

Sari L. Resep-resep herbal ajaib ala bidan. Yogyakarta: Flash Books, 2013. p: 75.

Schlenker ED, Sara LR. Williams’ Essentials of Nutrition and Diet Therapy Tenth Edition. Amerika: Elsevier Mobsy, 2011. p: 151.

Sulistyoningsih H. Gizi untuk kesehatan ibu dan anak.Yogyakarta: Graha. 2011. Ilmu, pp: 56-57.

Dieny FF. Permasalahan gizi pada remaja putri. Yogyakarta: Graha Ilmu, 2014. pp: 49, 53.

Almatsier S. Prinsip dasar ilmu gizi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2010. pp: 13, 250, 252, 255.

Li Y. Iron deficiency and its impact on academic achievement. Journal of Emerald Insight Nutrition & Food Science, 2009.1 (3): 245.

Kurniasari D, Ipik E. Pengaruh Minuman Kacang Hijau terhadap Anemia pada Pendonor Darah di UDD PMI Cabang Kabupaten Pekalongan. Jurnal Ilmiah STIKES Muhammadiyah Pekajangan. 2014.

Heltty. Pengaruh Jus Kacang Hijau terhadap Kadar Anemia dan Jumlah Sel Darah dalam Konteks Asuhan Keperawatan Pasien Kanker dengan Kemoterapi di RSUP Fatmawati Jakarta. Tesis. Univesitas Indonesia. 2008.

Goyle A, Shyam P. Effect of Supplementation of Micronutrient Fortified Biscuits on Haemoglobin and Serum Iron Levels of Adolescent Girls from Jaipur City, India. Journal of Emerald Insight Nutrition & Food Science, 2010. 40 (5): 478-481.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.